{"id":183981,"date":"2026-05-08T10:33:29","date_gmt":"2026-05-08T02:33:29","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=183981"},"modified":"2026-05-08T10:33:57","modified_gmt":"2026-05-08T02:33:57","slug":"misteri-motor-hilang-usai-tabrakan-di-sekadau-terjawab","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/misteri-motor-hilang-usai-tabrakan-di-sekadau-terjawab\/","title":{"rendered":"Misteri Motor Hilang Usai Tabrakan di Sekadau Terjawab"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Sepeda motor Honda Blade yang sempat diduga hilang setelah kecelakaan di Nanga Taman ternyata ditemukan polisi di semak-semak sekitar 50 meter dari titik tabrakan.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>SEKADAU <\/strong>&#8211; Penemuan sepeda motor Honda Blade di semak-semak sekitar 50 meter dari lokasi kecelakaan di Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau (Sekadau), Kalimantan Barat (Kalbar), mengakhiri dugaan hilangnya kendaraan tersebut setelah tabrakan pada Selasa 5 Mei 2026 malam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sepeda motor itu sebelumnya terlibat kecelakaan lalu lintas di ruas jalan dekat Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Nanga Taman sekitar pukul 23.00 WIB. Kendaraan sempat tidak terlihat setelah insiden sehingga pengendara dan keluarganya melapor ke Kepolisian Sektor (Polsek) Nanga Taman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Kepolisian Resor (Polres) Sekadau Triyono menjelaskan, kecelakaan bermula saat sepeda motor Yamaha Mio yang dikendarai F melaju dari arah Rawak. Motor itu kemudian menabrak bagian belakang Honda Blade yang dikendarai S.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Benturan di jalan lurus tersebut membuat kedua pengendara terjatuh. Pengendara Honda Blade bahkan sempat kehilangan kesadaran beberapa saat setelah kejadian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPengendara hanya mengalami luka ringan berupa lecet di tangan dan kaki,\u201d ujar Triyono, sebagaimana dilansir Sumber Berita, Kamis, (07\/05\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah kondisi membaik, kedua pengendara berusaha memeriksa lokasi kejadian. Namun, Honda Blade yang sebelumnya terlibat kecelakaan sudah tidak terlihat di sekitar jalan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Minimnya penerangan pada malam hari membuat kendaraan itu sempat diduga hilang. Kedua pengendara juga sempat melakukan pencarian secara mandiri, tetapi belum membuahkan hasil.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Keesokan harinya, pengendara Honda Blade bersama keluarganya mendatangi Polsek Nanga Taman untuk melaporkan kejadian tersebut. Polisi kemudian memanggil pengendara Yamaha Mio dan melakukan pengecekan ulang di lokasi kecelakaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Triyono, kedua pengendara diketahui sama-sama berasal dari Desa Lubuk Tajau, Kecamatan Nanga Taman, meski berbeda kampung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam pencarian bersama, polisi akhirnya menemukan Honda Blade di semak-semak pinggir jalan. Posisi kendaraan yang berada cukup jauh dari titik tabrakan membuat motor sulit terlihat dari badan jalan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat ditemukan, Honda Blade mengalami sejumlah kerusakan. Knalpot motor patah, pedal bengkok, dan posisi transmisi kendaraan masih berada di gigi empat. Polisi menduga benturan dari belakang membuat motor tetap melaju tanpa kendali hingga keluar jalur dan masuk ke area semak dekat rumah warga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peristiwa itu akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan oleh kedua pihak tanpa proses hukum lanjutan. Triyono mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara pada malam hari, terutama di jalan dengan penerangan terbatas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cJaga jarak aman dan kurangi kecepatan untuk menghindari kecelakaan lalu lintas,\u201d kata Triyono. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sepeda motor Honda Blade yang sempat diduga hilang setelah kecelakaan di Nanga Taman ternyata ditemukan polisi di semak-semak sekitar 50 meter dari titik tabrakan. SEKADAU &#8211; Penemuan sepeda motor Honda Blade di semak-semak sekitar 50 meter dari lokasi kecelakaan di Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau (Sekadau), Kalimantan Barat (Kalbar), mengakhiri dugaan hilangnya kendaraan tersebut setelah &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":183998,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2273,2380],"tags":[25805,25802,4861,1875,24810,25804,18128,25799,5752,25800,2611,25801,25803],"class_list":["post-183981","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kabupaten-sekadau-provinsi-kalimantan-barat-kalbar","tag-desa-lubuk-tajau","tag-honda-blade","tag-kalimantan-barat","tag-kecelakaan-lalu-lintas","tag-kecelakaan-malam-hari","tag-motor-ditemukan-di-semak","tag-motor-hilang","tag-nanga-taman","tag-polres-sekadau","tag-polsek-nanga-taman","tag-sekadau","tag-triyono","tag-yamaha-mio"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/183981","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=183981"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/183981\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":184004,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/183981\/revisions\/184004"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/183998"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=183981"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=183981"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=183981"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}