{"id":184216,"date":"2026-05-09T19:29:19","date_gmt":"2026-05-09T11:29:19","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=184216"},"modified":"2026-05-09T19:29:19","modified_gmt":"2026-05-09T11:29:19","slug":"menlu-iran-kritik-as-sebut-diplomasi-selalu-digagalkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/menlu-iran-kritik-as-sebut-diplomasi-selalu-digagalkan\/","title":{"rendered":"Menlu Iran Kritik AS, Sebut Diplomasi Selalu Digagalkan"},"content":{"rendered":"<p data-start=\"2796\" data-end=\"2961\">Iran menilai Amerika Serikat lebih mengedepankan aksi militer dibanding diplomasi di tengah meningkatnya ketegangan kawasan Teluk dan Selat Hormuz.<\/p>\n<p data-start=\"0\" data-end=\"358\"><strong data-start=\"0\" data-end=\"11\">TEHERAN<\/strong> &#8211; Pemerintah Iran kembali mempertanyakan komitmen diplomasi Amerika Serikat (AS) setelah meningkatnya aktivitas militer Washington di kawasan Teluk. Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran, <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Abbas Araghchi<\/span><\/span>, menilai AS lebih mengutamakan pendekatan militer dibandingkan jalur perundingan untuk menyelesaikan ketegangan kedua negara.<\/p>\n<p data-start=\"360\" data-end=\"545\">Kritik itu disampaikan Araghchi melalui unggahan di media sosial X pada Sabtu (09\/05\/2026). Ia menuding Washington selalu memilih langkah militer ketika peluang diplomasi mulai terbuka.<\/p>\n<p data-start=\"547\" data-end=\"663\">&#8220;Setiap kali solusi diplomatik ada di meja perundingan. AS memilih petualangan militer yang gegabah,&#8221; kata Araghchi.<\/p>\n<p data-start=\"665\" data-end=\"758\">&#8220;Apa pun penyebabnya, hasilnya sama: rakyat Iran tidak pernah tunduk pada tekanan,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p data-start=\"760\" data-end=\"1064\">Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah, terutama setelah aktivitas militer AS di sekitar Teluk menjadi sorotan pemerintah Iran. Teheran menilai pengerahan kekuatan militer Washington justru memperbesar risiko konflik regional dan memperumit upaya perdamaian.<\/p>\n<p data-start=\"1066\" data-end=\"1429\">Dalam percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri Turki, <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Hakan Fidan<\/span><\/span>, Araghchi juga menyampaikan kekhawatiran Iran terhadap keseriusan AS dalam mendukung penyelesaian konflik melalui diplomasi. Ia menyebut peningkatan aktivitas angkatan laut AS semakin memperdalam keraguan Teheran terhadap komitmen Washington untuk mengakhiri perang.<\/p>\n<p data-start=\"1431\" data-end=\"1663\">Ketegangan antara Iran dan AS belakangan terus meningkat menyusul berbagai insiden militer di kawasan Teluk dan Selat Hormuz. Situasi itu memicu kekhawatiran internasional terhadap stabilitas keamanan jalur perdagangan energi dunia.<\/p>\n<p data-start=\"1665\" data-end=\"1912\">Pernyataan terbaru Iran tersebut sebagaimana dilansir Detiknews, Sabtu (09\/05\/2026), yang mengutip laporan <em data-start=\"1772\" data-end=\"1793\">Middle East Monitor<\/em>, <em data-start=\"1795\" data-end=\"1815\">Tasnim News Agency<\/em>, dan <em data-start=\"1821\" data-end=\"1837\">Anadolu Agency<\/em> terkait respons Teheran atas kebijakan militer AS di kawasan Timur Tengah.<\/p>\n<p data-start=\"1914\" data-end=\"2150\">Hingga kini belum ada tanda-tanda penurunan tensi antara kedua negara. Namun, sejumlah pihak internasional terus mendorong agar Washington dan Teheran kembali mengedepankan jalur diplomasi guna mencegah konflik lebih luas di kawasan. []\n<p data-start=\"1914\" data-end=\"2150\">Redaksi1<\/p>\n<p data-start=\"2152\" data-end=\"2182\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Iran menilai Amerika Serikat lebih mengedepankan aksi militer dibanding diplomasi di tengah meningkatnya ketegangan kawasan Teluk dan Selat Hormuz. TEHERAN &#8211; Pemerintah Iran kembali mempertanyakan komitmen diplomasi Amerika Serikat (AS) setelah meningkatnya aktivitas militer Washington di kawasan Teluk. Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran, Abbas Araghchi, menilai AS lebih mengutamakan pendekatan militer dibandingkan jalur perundingan untuk &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":92,"featured_media":184218,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,2254],"tags":[15084,9642,16072,26143,26142,7612,17772,22607,15308,18733,12245,5723],"class_list":["post-184216","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-berita-internasional","tag-abbas-araghchi","tag-amerika-serikat","tag-anadolu-agency","tag-diplomasi-iran-as","tag-hakan-fidan","tag-iran","tag-konflik-iran-as","tag-middle-east-monitor","tag-selat-hormuz","tag-tasnim-news-agency","tag-teheran","tag-timur-tengah"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/184216","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/92"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=184216"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/184216\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":184219,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/184216\/revisions\/184219"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/184218"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=184216"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=184216"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=184216"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}