{"id":184348,"date":"2026-05-10T10:51:08","date_gmt":"2026-05-10T02:51:08","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=184348"},"modified":"2026-05-10T11:18:48","modified_gmt":"2026-05-10T03:18:48","slug":"modus-titip-makanan-terbongkar-narkotika-gagal-masuk-lapas-ketapang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/modus-titip-makanan-terbongkar-narkotika-gagal-masuk-lapas-ketapang\/","title":{"rendered":"Modus Titip Makanan Terbongkar, Narkotika Gagal Masuk Lapas Ketapang"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Petugas Lapas Ketapang menemukan sabu dan pil ekstasi yang disembunyikan dalam makanan titipan pengunjung untuk warga binaan.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KETAPANG<\/strong> &#8211; Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ketapang menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu dan pil ekstasi yang disembunyikan dalam makanan titipan pengunjung, Sabtu (09\/05\/2026). Temuan itu memperkuat kewaspadaan jajaran pemasyarakatan terhadap modus penyelundupan barang terlarang melalui layanan penitipan barang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penggagalan tersebut terjadi saat seorang pengunjung datang ke loket penitipan barang Lapas Ketapang. Barang yang dititipkan disebut berupa wafer, daging ayam, dan nasi untuk salah satu warga binaan pemasyarakatan (WBP), sebagaimana diberitakan Sumber Berita, Sabtu (09\/05\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sesuai prosedur pengamanan, petugas melakukan pemeriksaan terhadap seluruh barang titipan. Saat pemeriksaan berlangsung, petugas menemukan bayangan klip putih pada makanan tersebut. Setelah diperiksa lebih lanjut, petugas mendapati tiga kantong klip yang diduga berisi sabu serta dua klip berisi pil ekstasi yang disembunyikan di dalam wafer, daging ayam, dan nasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Petugas kemudian mengamankan barang bukti dan melakukan interogasi terhadap pengunjung yang membawa titipan tersebut. Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP) Lapas Ketapang selanjutnya melaporkan kejadian itu kepada Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Lapas (Kalapas) Ketapang Japaham Sinaga untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai tindak lanjut, Lapas Ketapang berkoordinasi dengan Kepolisian Resor (Polres) Ketapang untuk proses serah terima barang bukti dan penanganan hukum terhadap pengunjung yang membawa barang titipan tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Plt. Kalapas Ketapang Japaham Sinaga menegaskan, pihaknya akan terus memperketat pengawasan terhadap seluruh layanan di Lapas Ketapang, terutama pemeriksaan barang titipan dan kunjungan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPengunjung yang membawa barang tersebut sudah kami amankan dan selanjutnya kami serahkan kepada pihak Kepolisian Resort Ketapang untuk ditindaklanjuti sesuai proses hukum yang berlaku. Kami berkomitmen penuh untuk menjaga Lapas tetap bersih dari peredaran narkotika maupun barang-barang terlarang lainnya,\u201d tegas Japaham.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Barat (Kalbar) Jayanta mengapresiasi kesigapan petugas Lapas Ketapang dalam menggagalkan upaya penyelundupan narkotika tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKemarin kita telah melaksanakan ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, narkoba dan penipuan. Alhamdulillah, hari ini petugas kita berhasil menggagalkan masuknya narkotika ke dalam Lapas Ketapang. Ini membuktikan bahwa jajaran Pemasyarakatan Kalimantan Barat serius dan berkomitmen dalam memerangi peredaran narkoba di lingkungan pemasyarakatan,\u201d ujar Jayanta.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jayanta juga mengingatkan seluruh jajaran pemasyarakatan di Kalbar agar terus meningkatkan kewaspadaan, integritas, dan sinergi dengan aparat penegak hukum. Langkah itu dinilai penting untuk mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari telepon seluler ilegal atau handphone ilegal, narkoba, dan penipuan (HALINAR). []\n<p>Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Petugas Lapas Ketapang menemukan sabu dan pil ekstasi yang disembunyikan dalam makanan titipan pengunjung untuk warga binaan. KETAPANG &#8211; Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ketapang menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu dan pil ekstasi yang disembunyikan dalam makanan titipan pengunjung, Sabtu (09\/05\/2026). Temuan itu memperkuat kewaspadaan jajaran pemasyarakatan terhadap modus penyelundupan barang terlarang melalui &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":184355,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2273,30],"tags":[26331,26328,2666,21614,26330,26329,4861,26327,26326,26333,12444,2723,1121,26332,3080],"class_list":["post-184348","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kabupaten-ketapang-provinsi-kalimantan-barat-kalbar","tag-barang-titipan-lapas","tag-ditjenpas-kalbar","tag-ekstasi","tag-halinar","tag-japaham-sinaga","tag-jayanta","tag-kalimantan-barat","tag-lapas-kelas-iib-ketapang","tag-lapas-ketapang","tag-pemasyarakatan-bersih-narkoba","tag-penyelundupan-narkoba","tag-polres-ketapang","tag-sabu","tag-warga-binaan-pemasyarakatan","tag-wbp"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/184348","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=184348"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/184348\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":184371,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/184348\/revisions\/184371"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/184355"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=184348"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=184348"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=184348"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}