{"id":184616,"date":"2026-05-11T19:32:21","date_gmt":"2026-05-11T11:32:21","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=184616"},"modified":"2026-05-11T19:36:23","modified_gmt":"2026-05-11T11:36:23","slug":"transformasi-digital-ubah-dunia-kerja-kemnaker-perkuat-sdm-masa-depan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/transformasi-digital-ubah-dunia-kerja-kemnaker-perkuat-sdm-masa-depan\/","title":{"rendered":"Transformasi Digital Ubah Dunia Kerja, Kemnaker Perkuat SDM Masa Depan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Kemnaker menyiapkan empat pilar strategis 2026 untuk membangun SDM masa depan yang adaptif, inklusif, produktif, dan mampu bersaing di tengah perubahan dunia kerja berbasis teknologi.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>JAKARTA <\/strong>&#8211; Kesiapan sumber daya manusia (SDM) muda menjadi kunci menghadapi perubahan dunia kerja yang semakin dipengaruhi teknologi, kreativitas, dan inovasi. Karena itu, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan empat pilar strategis prioritas 2026 untuk memperkuat ekosistem ketenagakerjaan nasional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor mengatakan, transformasi dunia kerja tidak cukup dijawab dengan menyiapkan tenaga kerja konvensional. Indonesia, kata dia, harus membangun SDM masa depan yang adaptif, inovatif, dan mampu menciptakan nilai baru.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cTransformasi digital telah mengubah wajah ketenagakerjaan secara fundamental. Meski pekerjaan konvensional bergeser, peluang baru berbasis kreativitas dan teknologi terbuka lebar. Kita membutuhkan talenta yang tidak hanya menunggu lowongan pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan nilai dan inovasi baru,\u201d ujar Afriansyah saat memberikan sambutan pada Examination Authority (EXOT) 2026 Sekolah Menengah Pertama (SMP)-Sekolah Menengah Atas (SMA) Al-Wildan Islamic School Jakarta, Minggu (10\/05\/2026), sebagaimana diberitakan Sumber Berita, Minggu (10\/05\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Afriansyah menegaskan, Kemnaker berkomitmen memperkuat transformasi ekosistem ketenagakerjaan nasional melalui empat pilar strategis. Langkah itu disiapkan untuk menjawab kesenjangan kompetensi dan perubahan kebutuhan industri akibat perkembangan teknologi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pilar pertama adalah Pusat Pelatihan Vokasi yang difokuskan pada program skilling dan reskilling. Program ini diarahkan untuk memperkecil kesenjangan kompetensi sekaligus menyiapkan SDM agar sesuai dengan kebutuhan industri masa depan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pilar kedua adalah Talent &amp; Innovation Hub (TIH). Program ini diposisikan sebagai inkubator strategis nasional untuk mengubah ide kreatif menjadi produk komersial serta melahirkan inovator baru yang mampu bersaing di dunia kerja modern.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pilar ketiga adalah pelatihan dan penempatan penyandang disabilitas. Afriansyah menyebut langkah ini sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif, setara, dan terbuka bagi seluruh warga negara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pilar keempat adalah Labor Productivity Clinics. Program ini menjadi instrumen untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing perusahaan nasional agar mampu berkompetisi di tingkat global.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Afriansyah, keempat pilar tersebut akan diintegrasikan ke dalam satu ekosistem ketenagakerjaan yang adaptif, inklusif, dan produktif. Integrasi ini diharapkan mampu memperkuat daya saing nasional di tengah perubahan ekonomi global.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia juga menilai kesiapan SDM pada sektor ekonomi kreatif menjadi fondasi penting menuju kemandirian ekonomi nasional. Menurut dia, kreativitas, teknologi, dan inovasi harus menjadi bagian utama dalam pembangunan ketenagakerjaan masa depan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cIndonesia Emas 2045 hanya dapat terwujud apabila ekonomi kreatif menjadi pilar pembangunan. Kemandirian ekonomi inilah yang akan membawa Indonesia menjadi bangsa maju dan berdaya saing global,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui empat pilar strategis tersebut, Kemnaker berharap transformasi ketenagakerjaan tidak hanya menciptakan pekerja yang siap mengisi lapangan kerja, tetapi juga melahirkan talenta yang mampu menciptakan peluang, inovasi, dan nilai ekonomi baru bagi Indonesia. []\n<p>Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kemnaker menyiapkan empat pilar strategis 2026 untuk membangun SDM masa depan yang adaptif, inklusif, produktif, dan mampu bersaing di tengah perubahan dunia kerja berbasis teknologi. JAKARTA &#8211; Kesiapan sumber daya manusia (SDM) muda menjadi kunci menghadapi perubahan dunia kerja yang semakin dipengaruhi teknologi, kreativitas, dan inovasi. Karena itu, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan empat pilar strategis &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":184623,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[9295,35],"tags":[22581,26764,26760,9259,26761,21497,4589,19287,15037,24738,19053,6482,24384,26763,26762,24737,24134,11068,10865],"class_list":["post-184616","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-jakarta","category-berita-nasional","tag-afriansyah-noor","tag-al-wildan-islamic-school","tag-dunia-kerja-2026","tag-ekonomi-kreatif","tag-empat-pilar-kemnaker","tag-indonesia-emas-2045","tag-jakarta","tag-kementerian-ketenagakerjaan","tag-kemnaker","tag-labor-productivity-clinics","tag-pelatihan-vokasi","tag-penyandang-disabilitas","tag-reskilling","tag-sdm-masa-depan","tag-skilling","tag-talent-innovation-hub","tag-tih","tag-transformasi-digital","tag-wamenaker"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/184616","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=184616"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/184616\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":184631,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/184616\/revisions\/184631"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/184623"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=184616"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=184616"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=184616"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}