{"id":184619,"date":"2026-05-11T19:35:13","date_gmt":"2026-05-11T11:35:13","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=184619"},"modified":"2026-05-11T19:36:30","modified_gmt":"2026-05-11T11:36:30","slug":"irigasi-modern-rentang-bikin-petani-indramayu-bisa-tanam-dua-kali-setahun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/irigasi-modern-rentang-bikin-petani-indramayu-bisa-tanam-dua-kali-setahun\/","title":{"rendered":"Irigasi Modern Rentang Bikin Petani Indramayu Bisa Tanam Dua Kali Setahun"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Modernisasi irigasi Rentang oleh Hutama Karya meningkatkan kepastian pasokan air bagi 16.308 hektare lahan pertanian dan mendorong masa tanam petani Indramayu menjadi dua kali setahun.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>JAWA BARAT <\/b>&#8211; Modernisasi jaringan irigasi Rentang di Kabupaten Indramayu mulai memberi dampak langsung bagi petani, terutama melalui peningkatan masa tanam dari satu kali menjadi dua kali setahun setelah pasokan air dari saluran induk lebih terjaga dan terukur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Manfaat itu dirasakan setelah Perseroan Terbatas (PT) Hutama Karya (Persero) menyelesaikan proyek modernisasi irigasi ICB Package LMS-02: Utara Main Canal Upgrading Works For Rentang Irrigation Modernization Project. Proyek senilai Rp582 miliar tersebut berfokus pada rehabilitasi dan peningkatan kapasitas saluran induk sepanjang 30,16 kilometer.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pekerjaan konstruksi proyek itu telah selesai sejak 29 April 2025. Infrastruktur tersebut menjadi bagian dari program strategis Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama Kementerian Pertanian (Kementan) dalam membangun sistem irigasi terpadu berbasis elektrik yang terintegrasi secara terpusat di Bendung Rentang, sebagaimana dilansir Hutama Karya, Senin (11\/05\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Cakupan layanan proyek LMS-02 membentang di lima kecamatan, yakni Rancajawat, Tukdana, Widasari, Lohbener, dan Arahan. Total lahan pertanian yang mendapatkan layanan air dari jaringan tersebut mencapai 16.308 hektare.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berbeda dari sistem irigasi konvensional, LMS-02 menerapkan modernisasi melalui pintu air elektrik dan teknologi telemetri. Pekerjaan konstruksi mencakup pembangunan 20 unit bangunan offtake, 9 unit diversion offtake, 14 unit rumah generator atau generator house, serta 17 unit telemetri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah satu tahun difungsikan, modernisasi irigasi tersebut menunjukkan dampak signifikan. Selain meningkatkan frekuensi masa tanam, sistem bangunan yang lebih kokoh juga mampu menekan tingkat kehilangan air atau water losses karena debit air dapat tertahan lebih optimal, termasuk pada masa pengeringan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Modernisasi ini juga dilengkapi pembangunan jalan inspeksi yang membantu mobilitas petani, terutama saat panen raya. Akses tersebut ikut menekan biaya logistik, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendorong peningkatan nilai ekonomi lahan di sekitar kawasan irigasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pelaksana Tugas (Plt.) Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero) Hamdani mengatakan, LMS-02 memiliki peran penting sebagai saluran pembawa air utama sebelum air dialirkan ke jaringan sekunder.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cJika LSS berfokus pada saluran sekunder dan pembuang, maka LMS-02 ini adalah jantungnya saluran induk yang membawa air utama untuk dibagi ke petak-petak sekunder hingga tersier. Kami berharap modernisasi sistem pintu elektrik ini memudahkan pengelolaan air sehingga produktivitas panen di Indramayu terus meningkat. Hutama Karya terus berkomitmen memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan nasional melalui infrastruktur yang berkualitas,\u201d tutup Hamdani.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan modernisasi irigasi tersebut, petani di Indramayu diharapkan memperoleh kepastian pasokan air yang lebih baik. Infrastruktur ini juga menjadi penopang penting peningkatan produktivitas pertanian sekaligus mendukung agenda ketahanan pangan nasional. []\n<p>Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Modernisasi irigasi Rentang oleh Hutama Karya meningkatkan kepastian pasokan air bagi 16.308 hektare lahan pertanian dan mendorong masa tanam petani Indramayu menjadi dua kali setahun. JAWA BARAT &#8211; Modernisasi jaringan irigasi Rentang di Kabupaten Indramayu mulai memberi dampak langsung bagi petani, terutama melalui peningkatan masa tanam dari satu kali menjadi dua kali setahun setelah pasokan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":184627,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[9359,35],"tags":[26792,26780,26787,11853,8035,25438,26778,199,15207,4538,26781,26791,26785,25431,26779,26783,26788,26782,26786,26784,26789,26790],"class_list":["post-184619","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-jawa-barat","category-berita-nasional","tag-arahan","tag-bendung-rentang","tag-hamdani","tag-hutama-karya","tag-indramayu","tag-infrastruktur-pertanian","tag-irigasi-rentang","tag-kementan","tag-kementerian-pu","tag-ketahanan-pangan","tag-lms-02","tag-lohbener","tag-masa-tanam","tag-modernisasi-irigasi","tag-petani-indramayu","tag-pintu-air-elektrik","tag-rancajawat","tag-saluran-induk","tag-sawah-indramayu","tag-telemetri-irigasi","tag-tukdana","tag-widasari"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/184619","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=184619"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/184619\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":184633,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/184619\/revisions\/184633"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/184627"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=184619"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=184619"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=184619"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}