{"id":184746,"date":"2026-05-12T12:27:19","date_gmt":"2026-05-12T04:27:19","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=184746"},"modified":"2026-05-12T12:31:24","modified_gmt":"2026-05-12T04:31:24","slug":"siswi-sma-di-bengkayang-dirawat-usai-diduga-minum-racun-rumput","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/siswi-sma-di-bengkayang-dirawat-usai-diduga-minum-racun-rumput\/","title":{"rendered":"Siswi SMA di Bengkayang Dirawat Usai Diduga Minum Racun Rumput"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Polres Bengkayang masih menunggu kondisi korban pulih untuk memastikan penyebab seorang siswi SMA yang diduga meminum racun rumput.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BENGKAYANG<\/strong> &#8211; Kepolisian Resor (Polres) Bengkayang belum menyimpulkan penyebab seorang siswi kelas XI Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Bengkayang yang diduga meminum racun rumput hingga harus menjalani perawatan di rumah sakit. Polisi menyatakan pemeriksaan belum dapat dilakukan secara menyeluruh karena kondisi korban masih lemah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seksi Hubungan Masyarakat (Sihumas) Polres Bengkayang melalui Pejabat Sementara (PS) Kepala Subseksi Penerangan Masyarakat (Kasubsi Penmas), Hendra Prihartanto, mengatakan korban masih dalam penanganan medis sehingga belum bisa dimintai keterangan oleh dokter maupun penyidik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Korban saat ini masih menjalani penanganan di rumah sakit, sehingga belum bisa dimintai keterangan oleh dokter maupun pihak kepolisian,&#8221; katanya saat dikonfirmasi sebagaimana diberitakan Tribunpontianak, Senin (11\/05\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Hendra, laporan pengaduan terkait peristiwa itu sudah diterima. Polres Bengkayang juga telah berkoordinasi dengan pihak Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) untuk menindaklanjuti informasi awal yang beredar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Terkait kondisi korban yang masih belum bisa berbicara,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hendra menegaskan, polisi belum dapat memastikan berbagai informasi yang berkembang, termasuk dugaan kekerasan seksual (KS) maupun dugaan korban mengonsumsi racun rumput. Menurut dia, kedua hal itu belum bisa dikaitkan sebelum pemeriksaan selesai dilakukan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Dugaan terkait korban mengalami KS maupun adanya konsumsi racun rumput masih belum dapat kami korelasikan, karena proses pemeriksaan belum selesai,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meski demikian, ia membenarkan korban sempat meminum racun rumput. Korban kemudian dibantu pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Lumar untuk dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bengkayang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Namun, terkait penyebab awal kejadian, kami belum mengetahui secara pasti,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Polres Bengkayang, kata Hendra, memilih berhati-hati dalam memberikan keterangan karena sebagian informasi yang beredar masih bersumber dari masyarakat dan hasil penelusuran wartawan di lapangan. Polisi belum dapat menetapkan kualifikasi perkara sebelum memperoleh keterangan lengkap dari korban dan pihak terkait.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Dari pihak kepolisian sendiri, kami belum berani menyimpulkan ataupun memberikan kualifikasi kasus karena pemeriksaan belum dilakukan secara menyeluruh,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menambahkan, proses penanganan kasus tersebut saat ini masih berada pada tahap pengaduan. Keterangan korban menjadi bagian penting untuk memastikan duduk perkara dan menentukan langkah hukum berikutnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Jadi, inti permasalahannya masih belum bisa dipastikan,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Polisi berharap publik tidak berspekulasi sebelum hasil pemeriksaan lengkap diperoleh. Penanganan kasus ini juga perlu mengedepankan perlindungan terhadap korban, terutama karena korban masih berstatus pelajar. []\n<p>Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Polres Bengkayang masih menunggu kondisi korban pulih untuk memastikan penyebab seorang siswi SMA yang diduga meminum racun rumput. BENGKAYANG &#8211; Kepolisian Resor (Polres) Bengkayang belum menyimpulkan penyebab seorang siswi kelas XI Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Bengkayang yang diduga meminum racun rumput hingga harus menjalani perawatan di rumah sakit. Polisi menyatakan pemeriksaan belum dapat &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":184748,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[3488,2273],"tags":[26878,26877,26874,4861,26873,12394,26875,883,26872,26876,26871,26879],"class_list":["post-184746","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kabupaten-bengkayang-provinsi-kalimantan-barat-kalbar","category-kalimantan-barat-kalbar","tag-berita-bengkayang","tag-dugaan-kekerasan-seksual","tag-hendra-prihartanto","tag-kalimantan-barat","tag-kasus-siswi-sma","tag-polres-bengkayang","tag-polsek-lumar","tag-ppa","tag-racun-rumput","tag-rsud-bengkayang","tag-siswi-sma-bengkayang","tag-tribunpontianak"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/184746","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=184746"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/184746\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":184756,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/184746\/revisions\/184756"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/184748"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=184746"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=184746"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=184746"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}