{"id":184925,"date":"2026-05-12T19:16:45","date_gmt":"2026-05-12T11:16:45","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=184925"},"modified":"2026-05-12T19:16:45","modified_gmt":"2026-05-12T11:16:45","slug":"kpk-umumkan-harta-prabowo-tembus-rp206-triliun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kpk-umumkan-harta-prabowo-tembus-rp206-triliun\/","title":{"rendered":"KPK Umumkan Harta Prabowo Tembus Rp2,06 Triliun"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2096\" data-end=\"2249\"><em>KPK mempublikasikan LHKPN Presiden Prabowo Subianto periode 2025 dengan total kekayaan mencapai Rp2,066 triliun yang dapat diakses publik secara terbuka.<\/em><\/p>\n<p data-start=\"0\" data-end=\"368\"><strong data-start=\"0\" data-end=\"11\">JAKARTA<\/strong> &#8211; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempublikasikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periode pelaporan 2025 milik Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang mencatat total kekayaan mencapai Rp2.066.764.868.191 atau sekitar Rp2,066 triliun. Data tersebut kini dapat diakses secara terbuka oleh masyarakat melalui laman resmi KPK.<\/p>\n<p data-start=\"370\" data-end=\"586\">KPK menyampaikan bahwa publikasi LHKPN Presiden merupakan bagian dari upaya transparansi penyelenggaraan negara sekaligus dorongan bagi pejabat publik lainnya untuk melaporkan kekayaan secara tepat waktu dan terbuka.<\/p>\n<p data-start=\"588\" data-end=\"682\">Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan laporan tersebut sudah tersedia untuk diakses publik.<\/p>\n<p data-start=\"684\" data-end=\"927\">\u201cLHKPN Bapak Presiden sudah menyala, lengkap dan saat ini sudah dipublikasikan. Sebagai bentuk transparansi, bisa mengakses masyarakat secara terbuka melalui laman elhkpn.kpk.go.id,\u201d ujar Budi Prasetyo dikutip dari Antara, Selasa (12\/05\/2026).<\/p>\n<p data-start=\"929\" data-end=\"1103\">Menurut KPK, kepatuhan pelaporan harta kekayaan oleh kepala negara menjadi contoh penting bagi seluruh penyelenggara negara dalam menjaga integritas dan akuntabilitas publik.<\/p>\n<p data-start=\"1105\" data-end=\"1279\">KPK juga menegaskan bahwa keterbukaan data LHKPN merupakan instrumen pengawasan publik yang diharapkan dapat memperkuat pencegahan praktik korupsi di lingkungan pemerintahan.<\/p>\n<p data-start=\"1281\" data-end=\"1481\">Dengan dipublikasikannya laporan tersebut, masyarakat dapat melihat secara langsung transparansi kekayaan pejabat negara sebagai bagian dari penguatan sistem pemerintahan yang bersih dan akuntabel. []\n<p data-start=\"1281\" data-end=\"1481\">Redaksi1<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KPK mempublikasikan LHKPN Presiden Prabowo Subianto periode 2025 dengan total kekayaan mencapai Rp2,066 triliun yang dapat diakses publik secara terbuka. JAKARTA &#8211; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempublikasikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periode pelaporan 2025 milik Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang mencatat total kekayaan mencapai Rp2.066.764.868.191 atau sekitar Rp2,066 triliun. Data tersebut kini &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":92,"featured_media":184926,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[9295,35],"tags":[20674,17280,27187,27186,220,224,27189,8619,27190,6770,27188],"class_list":["post-184925","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-jakarta","category-berita-nasional","tag-akuntabilitas-publik","tag-antara","tag-elhkpn-kpk-go-id","tag-harta-kekayaan-presiden","tag-korupsi","tag-kpk","tag-laporan-kekayaan-pejabat","tag-lhkpn","tag-pemerintahan-indonesia","tag-prabowo-subianto","tag-transparansi-pejabat-negara"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/184925","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/92"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=184925"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/184925\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":184927,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/184925\/revisions\/184927"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/184926"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=184925"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=184925"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=184925"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}