{"id":185000,"date":"2026-05-13T12:13:03","date_gmt":"2026-05-13T04:13:03","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=185000"},"modified":"2026-05-13T12:13:34","modified_gmt":"2026-05-13T04:13:34","slug":"rumah-warga-rusak-proyek-jembatan-cusa-banjarmasin-disorot","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/rumah-warga-rusak-proyek-jembatan-cusa-banjarmasin-disorot\/","title":{"rendered":"Rumah Warga Rusak, Proyek Jembatan Cusa Banjarmasin Disorot"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Warga Sungai Andai mengeluhkan kerusakan rumah dan penurunan lantai yang diduga terjadi akibat getaran pengerjaan proyek Jembatan Cusa di Banjarmasin.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BANJARMASIN<\/strong> &#8211; Keluhan warga di kawasan Sungai Andai, Kota Banjarmasin, mencuat setelah rumah yang berada di sekitar proyek Jembatan Cemara Ujung-Sungai Andai (Cusa) diduga mengalami kerusakan dan penurunan lantai akibat aktivitas pengerjaan jembatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah satu warga, Aulia, mengaku rumahnya mengalami sejumlah kerusakan saat proyek berlangsung. Ia menyebut bagian atap rumahnya penyok setelah terkena truk molen yang melintas menuju jalur pengecoran. Selain itu, beberapa bagian dalam rumah juga mengalami perubahan, mulai dari lantai yang menurun hingga dinding toilet yang retak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Aulia menunjukkan pintu rumah yang kini terganjal lantai saat dibuka. Kondisi itu, menurut dia, tidak pernah terjadi sebelum proyek Jembatan Cusa dikerjakan. Ia menduga getaran dari pemasangan tiang pancang menjadi salah satu penyebab perubahan struktur lantai rumahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cBagaimana tidak, saat tiduran juga terasa getarannya ke rumah,\u201d keluhnya, sebagaimana diberitakan Radar Banjarmasin, Selasa, (12\/05\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain lantai yang menurun, Aulia juga sempat menunjukkan dinding toilet yang sebelumnya retak. Namun, kerusakan tersebut sudah ia perbaiki sendiri. Ia menilai rumahnya yang didominasi material beton berpotensi lebih terdampak oleh getaran pengerjaan proyek jembatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Aulia mengaku telah menyampaikan keluhan kepada pihak pelaksana proyek. Namun, hingga pekerjaan selesai, ia belum menerima kompensasi maupun perbaikan atas kerusakan yang dialami rumahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKontraktornya dari Surabaya kalau tidak salah, katanya mau disampaikan ke dinas sampai sekarang juga tidak ada,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia mengatakan tidak mengetahui secara pasti dinas di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin yang bertanggung jawab atas proyek tersebut. Karena itu, ia merasa kesulitan menyampaikan keluhan secara langsung dan mengira persoalan tersebut telah diteruskan oleh pihak pelaksana.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Aulia juga menyebut belum pernah ada pihak pemerintah yang datang ke rumahnya untuk melakukan survei kondisi bangunan sejak sebelum pelaksanaan proyek hingga saat ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cTidak ada survei ke tempat saya, apalagi memberi uang debu,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSaya tidak masalah duit, setidaknya bertanggung jawab dengan memperbaiki. Paling tidak ada pembicaraan,\u201d tambah Aulia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kekhawatiran Aulia bertambah setelah proyek Jembatan Cusa diwacanakan masuk tahap revisi perencanaan, khususnya pada bagian pondasi sisi Sungai Andai. Ia khawatir pekerjaan lanjutan kembali menimbulkan getaran dan berdampak pada rumah warga di sekitar proyek.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKalau mengerjakan pondasi susulan mereka pasti menekan material lagi ke tanah. Otomatis kembali meghadapi getaran,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Bidang (Kabid) Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin Kartika Estaurina mengakui pekerjaan jembatan memiliki risiko dampak fisik, termasuk getaran akibat pemasangan tiang pancang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kartika menjelaskan, klaim kerusakan rumah warga akibat pekerjaan konstruksi idealnya diselesaikan melalui mediasi. Proses itu melibatkan pelaksana proyek, pemerintah daerah, dan warga terdampak untuk membahas kemungkinan ganti rugi atau perbaikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cIni sudah dilakukan saat pekerjaan pemancangan itu dilaksanakan pada tahun 2024,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meski demikian, Kartika memastikan laporan warga tersebut akan ditindaklanjuti. Ia mengatakan pihak penyedia bersama Dinas PUPR Kota Banjarmasin akan dilibatkan untuk melakukan pengecekan langsung ke lapangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSaya coba tanyakan dulu, laporan ini akan segera ditindaklanjuti,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tindak lanjut atas keluhan warga dinilai penting untuk memastikan proyek infrastruktur tidak hanya mengejar penyelesaian fisik, tetapi juga memperhatikan keselamatan, kenyamanan, dan hak masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi pembangunan. []\n<p>Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Warga Sungai Andai mengeluhkan kerusakan rumah dan penurunan lantai yang diduga terjadi akibat getaran pengerjaan proyek Jembatan Cusa di Banjarmasin. BANJARMASIN &#8211; Keluhan warga di kawasan Sungai Andai, Kota Banjarmasin, mencuat setelah rumah yang berada di sekitar proyek Jembatan Cemara Ujung-Sungai Andai (Cusa) diduga mengalami kerusakan dan penurunan lantai akibat aktivitas pengerjaan jembatan. Salah satu &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":185011,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2275,2276],"tags":[27320,7964,27321,27318,27315,27319,27322,27323,27317,27316,19235],"class_list":["post-185000","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kota-banjarmasin-provinsi-kalimantan-selatan","category-kalimantan-selatan-kalsel","tag-aulia-sungai-andai","tag-banjarmasin","tag-cemara-ujung-sungai-andai","tag-dinas-pupr-banjarmasin","tag-jembatan-cusa","tag-kartika-estaurina","tag-kerusakan-rumah-warga","tag-proyek-infrastruktur-banjarmasin","tag-proyek-jembatan-banjarmasin","tag-rumah-warga-rusak","tag-sungai-andai"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/185000","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=185000"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/185000\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":185015,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/185000\/revisions\/185015"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/185011"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=185000"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=185000"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=185000"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}