{"id":185350,"date":"2026-05-15T18:33:24","date_gmt":"2026-05-15T10:33:24","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=185350"},"modified":"2026-05-15T18:40:13","modified_gmt":"2026-05-15T10:40:13","slug":"tekan-fatalitas-kecelakaan-polda-kalbar-gencarkan-edukasi-dan-tilang-elektronik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/tekan-fatalitas-kecelakaan-polda-kalbar-gencarkan-edukasi-dan-tilang-elektronik\/","title":{"rendered":"Tekan Fatalitas Kecelakaan, Polda Kalbar Gencarkan Edukasi dan Tilang Elektronik"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Ditlantas Polda Kalbar mengedepankan operasi kewilayahan, edukasi masyarakat, pemetaan titik rawan kecelakaan, dan optimalisasi ETLE untuk menekan angka kecelakaan serta fatalitas korban.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PONTIANAK<\/strong> &#8211; Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Barat (Kalbar) memperkuat langkah humanis, edukatif, dan preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas serta fatalitas korban di wilayah Kalbar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Upaya itu dilakukan setelah hasil evaluasi internal menunjukkan mayoritas kecelakaan lalu lintas dipicu faktor kelalaian manusia atau human error. Faktor tersebut meliputi rendahnya disiplin berlalu lintas, pelanggaran aturan, hingga kurangnya konsentrasi pengendara saat berada di jalan raya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Kalbar Valentinus Asmoro mengatakan, pihaknya secara rutin menggelar operasi kewilayahan, seperti Operasi Keselamatan Kapuas, Operasi Patuh Kapuas, dan Operasi Zebra Kapuas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Operasi tersebut difokuskan untuk meningkatkan disiplin masyarakat sekaligus menindak pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal. Beberapa pelanggaran yang menjadi prioritas penindakan antara lain pengendara tidak menggunakan helm, melawan arus, menggunakan telepon genggam saat berkendara, hingga melebihi batas kecepatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSelain operasi penegakan hukum, kami juga terus melakukan pemetaan titik rawan kecelakaan (black spot) serta rekayasa arus lalu lintas dengan menurunkan personel Patroli Jalan Raya (PJR) di jalur-jalur utama guna mencegah terjadinya kecelakaan. Di bidang edukasi, kami menggandeng media massa dan stakeholder terkait untuk mengampanyekan keselamatan berlalu lintas secara luas,\u201d ujar Valentinus Asmoro, Jumat (15\/05\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Valentinus menambahkan, pendekatan pencegahan juga diperkuat melalui edukasi langsung kepada masyarakat. Sasaran utama edukasi tersebut yakni generasi muda yang masih mendominasi korban kecelakaan lalu lintas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sosialisasi keselamatan berlalu lintas dilakukan melalui program Polisi Wanita Go To School (Polwan Go To School) dan Penerangan Keliling (Penling). Program itu menyasar sekolah, komunitas, hingga ruang publik agar kesadaran tertib berlalu lintas dapat tumbuh sejak dini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain edukasi, Polda Kalbar juga mengoptimalkan penerapan sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di sejumlah titik strategis. Sistem tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan masyarakat secara objektif, modern, dan transparan tanpa selalu mengandalkan kehadiran petugas di lapangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Kalbar Bambang Suharyono mengatakan, keselamatan berlalu lintas membutuhkan kesadaran dan kepedulian bersama dari seluruh pengguna jalan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan, mematuhi batas kecepatan, serta beristirahat apabila lelah atau mengantuk saat berkendara. Keselamatan harus menjadi kebutuhan dan prioritas utama,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Polda Kalbar berharap langkah preventif, edukatif, dan penegakan hukum yang dilakukan secara konsisten dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas serta fatalitas korban di Kalbar. Upaya itu juga diharapkan mampu menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas bagi seluruh masyarakat. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Dedy | Penyunting: Nursiah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ditlantas Polda Kalbar mengedepankan operasi kewilayahan, edukasi masyarakat, pemetaan titik rawan kecelakaan, dan optimalisasi ETLE untuk menekan angka kecelakaan serta fatalitas korban. PONTIANAK &#8211; Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Barat (Kalbar) memperkuat langkah humanis, edukatif, dan preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas serta fatalitas korban di wilayah Kalbar. Upaya itu dilakukan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":91,"featured_media":185351,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2273,36],"tags":[26153,21184,27843,27842,12613,26688,27844,27845,27846,27848,2953,27847,329,27849,27841],"class_list":["post-185350","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kota-pontianak-provinsi-kalimantan-barat-kalbar","tag-bambang-suharyono","tag-ditlantas-polda-kalbar","tag-etle-kalbar","tag-fatalitas-kecelakaan","tag-kecelakaan-lalu-lintas-kalbar","tag-keselamatan-berlalu-lintas","tag-operasi-keselamatan-kapuas","tag-operasi-patuh-kapuas","tag-operasi-zebra-kapuas","tag-penling","tag-polda-kalbar","tag-polwan-go-to-school","tag-pontianak","tag-titik-rawan-kecelakaan","tag-valentinus-asmoro"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/185350","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/91"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=185350"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/185350\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":185373,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/185350\/revisions\/185373"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/185351"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=185350"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=185350"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=185350"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}