{"id":185518,"date":"2026-05-16T21:53:14","date_gmt":"2026-05-16T13:53:14","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=185518"},"modified":"2026-05-16T22:22:58","modified_gmt":"2026-05-16T14:22:58","slug":"kemunculan-buaya-gegerkan-desa-camba-warga-kurangi-aktivitas-sungai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kemunculan-buaya-gegerkan-desa-camba-warga-kurangi-aktivitas-sungai\/","title":{"rendered":"Kemunculan Buaya Gegerkan Desa Camba, Warga Kurangi Aktivitas Sungai"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Seekor buaya berukuran sekitar dua meter beberapa kali terlihat mendekati lanting warga Desa Camba, membuat masyarakat membatasi aktivitas di sungai.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KOTAWARINGIN TIMUR <\/strong>&#8211; Aktivitas warga Desa Camba, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mulai dibatasi setelah seekor buaya berukuran sekitar dua meter beberapa kali terlihat mendekati lanting di aliran sungai setempat, Sabtu (16\/05\/2026). Kemunculan satwa liar itu membuat warga lebih waspada karena sungai masih menjadi ruang utama untuk mandi, mencuci, menambatkan perahu, hingga mencari ikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Buaya tersebut terekam dalam video amatir warga saat muncul ke permukaan dan berenang perlahan di sekitar lanting. Rekaman itu kemudian menyebar cepat dan memicu kekhawatiran masyarakat, sebagaimana diwartakan Klik Sampit, Sabtu, (16\/05\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sejumlah warga sempat berkumpul di tepi sungai untuk melihat kemunculan buaya dari jarak aman. Mereka khawatir keberadaan reptil predator tersebut mengancam keselamatan, terutama karena lokasi kemunculannya dekat dengan permukiman dan jalur aktivitas harian warga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah seorang warga, Indah, mengatakan buaya itu bukan pertama kali terlihat di kawasan tersebut. Namun, dalam beberapa hari terakhir, kemunculannya disebut makin sering dan mulai mendekati area yang biasa digunakan warga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPagi tadi sudah muncul, siang ini muncul lagi dekat lanting. Warga langsung ramai kumpul lihat dari jauh karena takut, soalnya ukurannya cukup besar sekitar dua meter,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Indah, kondisi itu membuat warga semakin berhati-hati saat berada di sekitar sungai. Sebagian warga kini memilih mengurangi aktivitas, terutama pada pagi dan malam hari, karena buaya dapat muncul sewaktu-waktu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSekarang orang sini sudah tidak berani sembarangan turun ke sungai, apalagi malam hari. Takutnya buaya itu muncul tiba-tiba karena tidak tentu waktunya. Biasanya kami mandi dan cari ikan di sungai, sekarang jadi was-was,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain untuk kebutuhan sehari-hari, sungai tersebut selama ini menjadi tempat warga mencari ikan. Namun, sejak buaya kerap terlihat, aktivitas itu mulai berkurang karena warga takut terjadi hal yang membahayakan keselamatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Warga menilai keberadaan buaya di dekat permukiman perlu segera mendapat perhatian pihak terkait. Mereka berharap ada pemantauan dan langkah antisipasi agar aktivitas masyarakat tetap aman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKalau beraktivitas kami jadi was-was. Pokoknya ada buaya ini sangat meresahkan kami,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hingga kini, warga memilih meningkatkan kewaspadaan secara mandiri dan membatasi kegiatan di sekitar sungai. Mereka berharap instansi terkait segera memantau keberadaan buaya tersebut agar tidak menimbulkan korban. []\n<p>Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seekor buaya berukuran sekitar dua meter beberapa kali terlihat mendekati lanting warga Desa Camba, membuat masyarakat membatasi aktivitas di sungai. KOTAWARINGIN TIMUR &#8211; Aktivitas warga Desa Camba, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mulai dibatasi setelah seekor buaya berukuran sekitar dua meter beberapa kali terlihat mendekati lanting di aliran sungai setempat, Sabtu (16\/05\/2026). Kemunculan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":185531,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2259,2266],"tags":[28094,28095,28096,28099,28097,20374,28106,20352,28101,5595,28104,28098],"class_list":["post-185518","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-tengah","category-kabupaten-kotawaringin-timur-provinsi-kalimantan-tengah","tag-buaya-desa-camba","tag-buaya-kotawaringin-timur","tag-buaya-kotim","tag-buaya-muncul-di-sungai","tag-kecamatan-kota-besi","tag-keselamatan-warga","tag-klik-sampit","tag-konflik-satwa-liar","tag-lanting-warga","tag-satwa-liar","tag-sungai-desa-camba","tag-warga-desa-camba"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/185518","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=185518"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/185518\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":185551,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/185518\/revisions\/185551"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/185531"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=185518"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=185518"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=185518"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}