{"id":185544,"date":"2026-05-16T22:22:29","date_gmt":"2026-05-16T14:22:29","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=185544"},"modified":"2026-05-16T23:55:09","modified_gmt":"2026-05-16T15:55:09","slug":"oikn-ajak-pengunjung-tinggalkan-jejak-hijau-di-kawasan-ikn","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/oikn-ajak-pengunjung-tinggalkan-jejak-hijau-di-kawasan-ikn\/","title":{"rendered":"OIKN Ajak Pengunjung Tinggalkan Jejak Hijau di Kawasan IKN"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>OIKN membuka aksi penanaman 150 bibit pohon endemik Kalimantan bagi pengunjung selama libur panjang sekaligus menegaskan pembangunan IKN terus berjalan.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PENAJAM PASER UTARA<\/strong> &#8211; Libur panjang Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026 dimanfaatkan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) untuk mengajak masyarakat terlibat langsung dalam penghijauan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) melalui penanaman 150 bibit pohon di Miniatur Hutan Hujan Tropis (MHHT) IKN, Jumat hingga Minggu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegiatan tersebut dibuka untuk masyarakat umum, baik individu, keluarga, maupun rombongan yang berkunjung ke kawasan IKN. Aksi penanaman pohon ini menjadi bagian dari upaya memperkuat konsep kota hutan sekaligus membangun budaya cinta lingkungan di kawasan ibu kota baru.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">OIKN menyiapkan bibit tanaman yang sebagian besar merupakan spesies endemik Kalimantan, antara lain balangeran, kapur, tengkawang, meranti, dan nyatoh. Seluruh bibit ditanam di area yang telah disiapkan di kawasan MHHT IKN.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam OIKN Myrna Safitri mengatakan, penanaman pohon tersebut menjadi bagian dari upaya mengembalikan fungsi ekosistem hutan hujan tropis Kalimantan di kawasan IKN.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKita semua tahu bahwa IKN adalah kota hutan. Artinya, kota ini dibangun dalam ekosistem hutan hujan tropis Kalimantan. Saya garis bawahi: hutan hujan tropis Kalimantan, karena dahulu kawasan ini memang merupakan ekosistem tersebut,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Myrna, konsep kota hutan tidak cukup hanya dibangun dan dipelihara oleh pemerintah maupun OIKN. Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting agar pembangunan IKN tidak sekadar menghadirkan infrastruktur fisik, tetapi juga menjaga keberlanjutan lingkungan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karena itu, OIKN membuka ruang bagi pengunjung untuk ikut menanam pohon selama masa libur panjang. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya datang sebagai wisatawan, tetapi juga meninggalkan kontribusi nyata bagi pemulihan ekosistem di Nusantara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain penanaman pohon, pengunjung juga dapat mengunjungi area Istana Negara dan kawasan glamping di IKN selama libur panjang, Kamis 14 Mei 2026 hingga Minggu 17 Mei 2026. Kedua area itu dibuka untuk umum hingga pukul 17.00 Wita setiap hari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban, pengunjung diwajibkan mengenakan pakaian rapi dan sopan, seperti celana panjang, baju berkerah, serta sepatu. Pengunjung juga dilarang menerbangkan drone, membawa hewan peliharaan, merokok, membawa senjata tajam, serta melakukan tindakan yang melanggar norma dan ketertiban umum.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Juru Bicara OIKN Troy Pantouw menyebut antusiasme masyarakat untuk berkunjung ke IKN sejak hari libur pertama, Kamis dan Jumat, cukup tinggi. Masyarakat datang dari berbagai kota untuk menikmati fasilitas, berfoto, mengikuti kegiatan lingkungan, sekaligus melihat langsung perkembangan pembangunan IKN.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMasyarakat dari berbagai kota, mulai dari anak-anak hingga orang tua, sangat menikmati pemandangan, sajian makanan dan minuman, hiburan, serta berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan hidup di IKN,\u201d ujar Troy, sebagaimana dilansir Otorita IKN, Jumat, (15\/05\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Troy juga menepis anggapan bahwa pembangunan IKN berhenti. Menurutnya, pembangunan fisik dan nonfisik terus berjalan, termasuk pada tahap kedua yang berfokus pada penyelesaian sarana dan prasarana legislatif serta yudikatif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami semua bersemangat menyelesaikan amanat dan tugas dari Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo, serta kepercayaan rakyat Indonesia untuk menuntaskan pembangunan fisik maupun nonfisik di IKN. Pada tahapan kedua pembangunan IKN ini berfokus pada penyelesaian sarana dan prasarana legislatif dan yudikatif yang saat ini sudah mulai dikerjakan. Dukungan doa, moral, pemikiran dan kerja sama dari berbagai pihak sangat kami perlukan,\u201d tutup Troy.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui kegiatan penanaman pohon dan pembukaan sejumlah area kunjungan, OIKN berharap masyarakat dapat melihat langsung perkembangan pembangunan IKN sekaligus ikut menjaga arah pembangunan kota hutan yang berkelanjutan. []\n<p>Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>OIKN membuka aksi penanaman 150 bibit pohon endemik Kalimantan bagi pengunjung selama libur panjang sekaligus menegaskan pembangunan IKN terus berjalan. PENAJAM PASER UTARA &#8211; Libur panjang Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026 dimanfaatkan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) untuk mengajak masyarakat terlibat langsung dalam penghijauan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) melalui penanaman 150 bibit pohon di &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":185549,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,482],"tags":[28157,7307,165,28156,5544,18862,28155,28153,28152,19674,7747,6487,6644,9514,28158,28154,15477],"class_list":["post-185544","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-penajam-paser-utara-ppu","tag-glamping-ikn","tag-ibu-kota-nusantara","tag-ikn","tag-istana-negara-ikn","tag-kalimantan-timur","tag-kota-hutan","tag-libur-kenaikan-yesus-kristus","tag-mhht-ikn","tag-miniatur-hutan-hujan-tropis","tag-myrna-safitri","tag-oikn","tag-otorita-ikn","tag-pembangunan-ikn","tag-penajam-paser-utara","tag-pohon-endemik-kalimantan","tag-tanam-pohon-ikn","tag-troy-pantouw"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/185544","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=185544"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/185544\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":185565,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/185544\/revisions\/185565"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/185549"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=185544"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=185544"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=185544"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}