{"id":185696,"date":"2026-05-17T15:27:03","date_gmt":"2026-05-17T07:27:03","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=185696"},"modified":"2026-05-17T15:27:03","modified_gmt":"2026-05-17T07:27:03","slug":"panen-raya-jagung-di-ppu-pemkab-tekankan-ketahanan-pangan-bukan-seremoni","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/panen-raya-jagung-di-ppu-pemkab-tekankan-ketahanan-pangan-bukan-seremoni\/","title":{"rendered":"Panen Raya Jagung di PPU, Pemkab Tekankan Ketahanan Pangan Bukan Seremoni"},"content":{"rendered":"<div class=\"flex items-center justify-between\" style=\"text-align: justify;\"><em>Pemkab PPU menegaskan panen raya jagung harus diikuti dukungan bibit, pupuk, distribusi, dan kepastian harga agar berdampak langsung pada kesejahteraan petani.<\/em><\/div>\n<div class=\"min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1\" dir=\"auto\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"cf3426ae-86c8-4b1b-add6-a0f2cf62d348\" data-message-model-slug=\"gpt-5-5-thinking\">\n<div class=\"flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden\">\n<div class=\"markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full light markdown-new-styling\">\n<div class=\"flex items-center justify-between\"><\/div>\n<div class=\"min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1\" dir=\"auto\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"cf3426ae-86c8-4b1b-add6-a0f2cf62d348\" data-message-model-slug=\"gpt-5-5-thinking\">\n<div class=\"flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden\">\n<div class=\"markdown prose dark:prose-invert wrap-break-word w-full light markdown-new-styling\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PENAJAM PASER UTARA<\/strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) menegaskan panen raya jagung harus diikuti langkah konkret untuk memperkuat ketahanan pangan, menjaga keberlanjutan produksi, dan meningkatkan kesejahteraan petani.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penegasan itu disampaikan seusai pelaksanaan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, groundbreaking 10 gudang ketahanan pangan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), serta launching operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Balai Benih Desa Gunung Mulia, Kecamatan Babulu, Sabtu (16\/05\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegiatan tersebut digelar serentak secara nasional melalui Zoom Meeting dan dihadiri secara virtual oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mewakili Bupati PPU, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan PPU Margono Hadi Sutanto hadir bersama Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) PPU Andreas Alek Danantara, Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PPU Sujiati, perwakilan Komando Distrik Militer (Kodim) 0913\/PPU, Kepala Dinas (Kadis) Pertanian PPU Rozihan Asward, Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog), pemerintah Kecamatan Babulu, serta kelompok tani Desa Gunung Mulia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rangkaian kegiatan diawali dengan panen jagung bersama di area Balai Benih Desa Gunung Mulia. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan proses pemipilan jagung menggunakan mesin pemipil dan penyerahan hasil panen secara simbolis dari Polres PPU kepada Perum Bulog.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Margono menilai kegiatan panen raya tidak boleh berhenti sebagai agenda simbolik. Menurut dia, program ketahanan pangan harus ditopang dukungan berkelanjutan, mulai dari penyediaan bibit, pupuk, distribusi hasil panen, hingga kepastian harga bagi petani.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKetahanan pangan tidak cukup hanya dengan panen raya, tetapi bagaimana memastikan petani mendapat dukungan mulai dari bibit, pupuk, distribusi hasil panen, hingga kepastian harga. Sinergi pemerintah, TNI-Polri, dan petani harus terus diperkuat agar sektor pertanian benar-benar menjadi kekuatan ekonomi daerah,\u201d kata Margono.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia mengatakan PPU memiliki potensi pertanian yang besar, terutama pada komoditas jagung. Selain sebagai bahan pangan, jagung juga memiliki peran penting dalam mendukung sektor peternakan karena menjadi salah satu bahan utama pakan ternak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Margono berharap berbagai program ketahanan pangan nasional dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan petani. Program tersebut juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat perdesaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya secara virtual menyampaikan bahwa pemerintah baru saja meresmikan program Koperasi Merah Putih. Program tersebut diharapkan mampu menyalurkan hasil produksi masyarakat sekaligus menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKita berharap koperasi ini dapat menyalurkan produksi dan inovasi rakyat, serta menyediakan bahan penting untuk rakyat dengan harga semurah-murahnya agar daya beli masyarakat meningkat dan kualitas hidup menjadi lebih baik,\u201d ujar Presiden.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Presiden juga menegaskan pemerintah akan terus memperkuat sektor pendidikan, pertanian, dan perikanan sebagai bagian dari strategi menjaga ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Presiden, produksi pangan yang kuat, baik karbohidrat, protein, maupun peternakan, menjadi fondasi penting bagi ketahanan bangsa. Dalam konteks itu, jagung dinilai memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu bahan utama pakan ternak nasional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Presiden turut mengapresiasi langkah Polri dalam pembangunan 10 gudang ketahanan pangan dan peluncuran 166 SPPG Polri. Program tersebut dinilai dapat memperkuat rantai distribusi pangan di daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegiatan ditutup dengan prosesi peresmian secara terpusat melalui penekanan tombol sirine bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan, Menteri Pertanian, Kapolri, serta perwakilan kelompok tani di Kabupaten Tuban. Pemkab PPU berharap sinergi pemerintah, Polri, petani, dan lembaga pangan terus diperkuat agar produksi jagung tidak hanya meningkat, tetapi juga memberi nilai ekonomi lebih besar bagi masyarakat. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Subur Priono | Penyunting: Nursiah<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemkab PPU menegaskan panen raya jagung harus diikuti dukungan bibit, pupuk, distribusi, dan kepastian harga agar berdampak langsung pada kesejahteraan petani. PENAJAM PASER UTARA &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) menegaskan panen raya jagung harus diikuti langkah konkret untuk memperkuat ketahanan pangan, menjaga keberlanjutan produksi, dan meningkatkan kesejahteraan petani. Penegasan itu disampaikan seusai &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":39,"featured_media":185704,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,482],"tags":[28437,12451,21357,4538,9524,28438,28439,9574,9600,9514,23347,25227,5781,6770,28377],"class_list":["post-185696","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-penajam-paser-utara-ppu","tag-desa-gunung-mulia","tag-ekonomi-desa","tag-kecamatan-babulu","tag-ketahanan-pangan","tag-koperasi-merah-putih","tag-margono-hadi-sutanto","tag-pakan-ternak","tag-panen-raya-jagung","tag-pemkab-ppu","tag-penajam-paser-utara","tag-perum-bulog","tag-petani-jagung","tag-polri","tag-prabowo-subianto","tag-sppg-polri"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/185696","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/39"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=185696"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/185696\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":185706,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/185696\/revisions\/185706"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/185704"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=185696"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=185696"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=185696"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}