{"id":186190,"date":"2026-05-20T13:37:32","date_gmt":"2026-05-20T05:37:32","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=186190"},"modified":"2026-05-21T01:48:07","modified_gmt":"2026-05-20T17:48:07","slug":"bermain-di-sungai-bocah-8-tahun-di-mempawah-meninggal-tenggelam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bermain-di-sungai-bocah-8-tahun-di-mempawah-meninggal-tenggelam\/","title":{"rendered":"Bermain di Sungai, Bocah 8 Tahun di Mempawah Meninggal Tenggelam"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Seorang bocah berusia 8 tahun ditemukan meninggal dunia setelah diduga tenggelam saat bermain air bersama teman-temannya di Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>MEMPAWAH<\/strong> &#8211; Peristiwa tenggelamnya RSS, bocah berusia 8 tahun, di sungai belakang rumahnya di RT 06\/RW 02, Kampung Api-Api, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, menjadi pengingat pentingnya pengawasan anak saat bermain di sekitar aliran sungai. Korban ditemukan warga dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (19\/05\/2026) sekitar pukul 17.30 WIB, sekitar 100 meter dari titik terakhir ia berenang bersama teman-temannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Insiden itu bermula ketika RSS bermain air bersama sejumlah temannya di sungai belakang rumah. Saat berenang, korban diduga tenggelam dan tidak kembali muncul ke permukaan air.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Teman-teman korban sempat berusaha mencari keberadaan RSS. Namun, upaya itu tidak membuahkan hasil. Mereka kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pencarian di sekitar aliran sungai.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Warga yang menerima laporan tersebut langsung turun ke sungai dan menyisir lokasi tempat korban terakhir terlihat. Pencarian dilakukan dengan menyusuri aliran sungai hingga beberapa meter dari titik awal korban berenang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah dilakukan pencarian, tubuh RSS akhirnya ditemukan dalam kondisi tenggelam. Lokasi penemuan diperkirakan berjarak sekitar 100 meter dari tempat korban terakhir kali terlihat bermain air.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Korban kemudian dibawa ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Rawat Inap Sungai Pinyuh untuk mendapatkan pemeriksaan medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas medis, RSS dinyatakan meninggal dunia akibat tenggelam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSetelah diperiksa di Puskesmas, jenazah korban sudah disemayamkan di rumah duka. Pihak keluarga telah ikhlas menerima kematian korban sebagai takdir. Rencananya, jenazah korban akan dimayamkan di TPU Kampung Api-Api Sungai Pinyuh,\u201d jelas salah seorang petugas, sebagaimana diberitakan Mempawah News, Selasa (19\/05\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jenazah korban selanjutnya disemayamkan di rumah duka. Peristiwa ini diharapkan menjadi pelajaran bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap aktivitas anak-anak di sungai, terutama saat bermain atau berenang tanpa pengawasan orang dewasa. []\n<p>Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seorang bocah berusia 8 tahun ditemukan meninggal dunia setelah diduga tenggelam saat bermain air bersama teman-temannya di Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah. MEMPAWAH &#8211; Peristiwa tenggelamnya RSS, bocah berusia 8 tahun, di sungai belakang rumahnya di RT 06\/RW 02, Kampung Api-Api, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, menjadi pengingat pentingnya pengawasan anak saat bermain di sekitar aliran &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":186195,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2273,34],"tags":[29159,15761,4861,29158,18818,29162,251,29161,29160,4792,29163],"class_list":["post-186190","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kabupaten-pontianak-provinsi-kalimantan-barat-kalbar","tag-anak-tenggelam-di-sungai","tag-bocah-tenggelam","tag-kalimantan-barat","tag-kampung-api-api","tag-keselamatan-anak","tag-korban-tenggelam-mempawah","tag-mempawah","tag-puskesmas-sungai-pinyuh","tag-rss-tenggelam","tag-sungai-pinyuh","tag-warga-mempawah"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/186190","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=186190"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/186190\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":186205,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/186190\/revisions\/186205"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/186195"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=186190"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=186190"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=186190"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}