{"id":186510,"date":"2026-05-21T20:50:35","date_gmt":"2026-05-21T12:50:35","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=186510"},"modified":"2026-05-21T20:50:35","modified_gmt":"2026-05-21T12:50:35","slug":"indonesia-minta-iran-patuhi-unclos-di-selat-hormuz","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/indonesia-minta-iran-patuhi-unclos-di-selat-hormuz\/","title":{"rendered":"Indonesia Minta Iran Patuhi UNCLOS di Selat Hormuz"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2272\" data-end=\"2430\"><em>Kemlu RI menegaskan seluruh pengaturan pelayaran di Selat Hormuz harus tetap mematuhi ketentuan UNCLOS di tengah pembentukan badan pengawas maritim baru Iran.<\/em><\/p>\n<p data-start=\"0\" data-end=\"429\"><strong data-start=\"0\" data-end=\"11\">JAKARTA<\/strong> &#8211; Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia (RI) menegaskan bahwa seluruh pengaturan pelayaran di Selat Hormuz wajib tetap mengacu pada ketentuan Konvensi Hukum Laut Perserikatan Bangsa-Bangsa (<em data-start=\"244\" data-end=\"293\">United Nations Convention on the Law of the Sea<\/em>\/<em data-start=\"294\" data-end=\"302\">UNCLOS<\/em>) di tengah pembentukan badan baru pengawas maritim Iran, Otoritas Selat Teluk Persia (<em data-start=\"389\" data-end=\"420\">Persian Gulf Strait Authority<\/em>\/<em data-start=\"421\" data-end=\"427\">PGSA<\/em>).<\/p>\n<p data-start=\"431\" data-end=\"625\">Pernyataan tersebut disampaikan menyusul langkah Iran membentuk PGSA untuk mengawasi jalur pelayaran strategis di kawasan Teluk Persia yang menjadi salah satu rute utama distribusi energi dunia.<\/p>\n<p data-start=\"627\" data-end=\"805\">Kemlu RI menilai setiap kebijakan terkait lalu lintas kapal internasional di Selat Hormuz harus tetap menjamin prinsip kebebasan navigasi sesuai hukum internasional yang berlaku.<\/p>\n<p data-start=\"807\" data-end=\"994\">Selat Hormuz selama ini menjadi jalur vital perdagangan global karena dilalui kapal pengangkut minyak dan gas dari kawasan Timur Tengah menuju berbagai negara, termasuk di Asia dan Eropa.<\/p>\n<p data-start=\"996\" data-end=\"1172\">Langkah Iran membentuk PGSA memunculkan perhatian sejumlah negara karena berpotensi memengaruhi stabilitas keamanan dan aktivitas perdagangan internasional di kawasan tersebut.<\/p>\n<p data-start=\"1174\" data-end=\"1364\">Pemerintah Indonesia juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas dan keamanan jalur maritim internasional agar tidak mengganggu rantai pasok energi global maupun aktivitas pelayaran dunia.<\/p>\n<p data-start=\"1366\" data-end=\"1591\">Pernyataan Kemlu RI tersebut sebagaimana dilansir Detikcom, Kamis (21\/05\/2026), menjadi penegasan posisi Indonesia yang mendukung penyelesaian persoalan maritim internasional melalui hukum laut dan kerja sama multilateral. []\n<p data-start=\"1593\" data-end=\"1623\">Redaksi1<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kemlu RI menegaskan seluruh pengaturan pelayaran di Selat Hormuz harus tetap mematuhi ketentuan UNCLOS di tengah pembentukan badan pengawas maritim baru Iran. JAKARTA &#8211; Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia (RI) menegaskan bahwa seluruh pengaturan pelayaran di Selat Hormuz wajib tetap mengacu pada ketentuan Konvensi Hukum Laut Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations Convention &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":92,"featured_media":186511,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,2254],"tags":[18950,24476,7995,7612,4589,29661,17985,9809,22619,29660,29659,15308,21365,19800],"class_list":["post-186510","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-berita-internasional","tag-detikcom","tag-hukum-laut-internasional","tag-indonesia","tag-iran","tag-jakarta","tag-jalur-maritim-internasional","tag-keamanan-maritim","tag-kemlu-ri","tag-perdagangan-global","tag-persian-gulf-strait-authority","tag-pgsa","tag-selat-hormuz","tag-teluk-persia","tag-unclos"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/186510","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/92"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=186510"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/186510\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":186512,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/186510\/revisions\/186512"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/186511"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=186510"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=186510"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=186510"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}