{"id":186513,"date":"2026-05-21T21:20:53","date_gmt":"2026-05-21T13:20:53","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=186513"},"modified":"2026-05-21T21:20:53","modified_gmt":"2026-05-21T13:20:53","slug":"ri-soroti-gugurnya-peacekeepers-unifil-dalam-pertemuan-brics","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/ri-soroti-gugurnya-peacekeepers-unifil-dalam-pertemuan-brics\/","title":{"rendered":"RI Soroti Gugurnya Peacekeepers UNIFIL dalam Pertemuan BRICS"},"content":{"rendered":"<p data-start=\"2792\" data-end=\"2951\">Indonesia mendesak akuntabilitas penuh atas gugurnya pasukan perdamaian di UNIFIL serta menyerukan penguatan multilateralisme dalam forum Menlu BRICS di India.<\/p>\n<p data-start=\"0\" data-end=\"340\"><strong data-start=\"0\" data-end=\"13\">NEW DELHI<\/strong> &#8211; Pemerintah Indonesia memanfaatkan forum Pertemuan Menteri Luar Negeri BRICS di India untuk mendesak penguatan akuntabilitas internasional atas gugurnya prajurit penjaga perdamaian Indonesia yang bertugas dalam misi Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (<em data-start=\"288\" data-end=\"329\">United Nations Interim Force in Lebanon<\/em>\/<em data-start=\"330\" data-end=\"338\">UNIFIL<\/em>).<\/p>\n<p data-start=\"342\" data-end=\"587\">Dalam forum yang berlangsung di New Delhi, India, Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia (RI) juga mendorong kelompok BRICS mengambil peran lebih aktif menjaga stabilitas keamanan global sebagai representasi negara-negara <em data-start=\"572\" data-end=\"586\">Global South<\/em>.<\/p>\n<p data-start=\"589\" data-end=\"783\">Juru Bicara I Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Yvonne Mewengkang, mengatakan Indonesia menekankan pentingnya perlindungan terhadap pasukan penjaga perdamaian yang bertugas di wilayah konflik.<\/p>\n<p data-start=\"785\" data-end=\"1089\">\u201cDalam pertemuan tersebut, Menlu RI menekankan pentingnya BRICS berperan aktif dalam menjaga perdamaian dan stabilitas global, termasuk mendorong akuntabilitas penuh atas gugurnya pasukan perdamaian Indonesia di UNIFIL,\u201d kata Yvonne dalam <em data-start=\"1024\" data-end=\"1040\">media briefing<\/em> di Gedung Kemlu RI, Jakarta, Kamis (21\/05\/2026).<\/p>\n<p data-start=\"1091\" data-end=\"1280\">Selain isu keamanan global, Indonesia juga menyuarakan penolakan terhadap berbagai upaya pelemahan sistem multilateralisme internasional, termasuk terhadap Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).<\/p>\n<p data-start=\"1282\" data-end=\"1475\">Menurut Yvonne, negara-negara anggota BRICS dalam pertemuan tersebut turut menyepakati perlunya reformasi tata kelola global agar mampu menjawab tantangan geopolitik dan ekonomi dunia saat ini.<\/p>\n<p data-start=\"1477\" data-end=\"1761\">\u201cIni termasuk reformasi sistem perdagangan multilateral dengan World Trade Organization (<em data-start=\"1566\" data-end=\"1571\">WTO<\/em>) sebagai fondasi utama, serta penegasan kembali komitmen terhadap multilateralisme dan pentingnya penyelesaian konflik secara damai, terutama terkait situasi di Timur Tengah,\u201d tutup Yvonne.<\/p>\n<p data-start=\"1763\" data-end=\"2038\">Pertemuan Menlu BRICS itu sebagaimana diberitakan Detikcom, Kamis (21\/05\/2026), menjadi momentum bagi Indonesia untuk memperkuat posisi diplomasi internasional sekaligus mendorong perlindungan lebih besar terhadap pasukan perdamaian yang bertugas di kawasan konflik dunia. []\n<p data-start=\"2040\" data-end=\"2070\">Redaksi1<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Indonesia mendesak akuntabilitas penuh atas gugurnya pasukan perdamaian di UNIFIL serta menyerukan penguatan multilateralisme dalam forum Menlu BRICS di India. NEW DELHI &#8211; Pemerintah Indonesia memanfaatkan forum Pertemuan Menteri Luar Negeri BRICS di India untuk mendesak penguatan akuntabilitas internasional atas gugurnya prajurit penjaga perdamaian Indonesia yang bertugas dalam misi Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":92,"featured_media":186514,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2254],"tags":[17752,18950,18058,29665,1655,7995,9809,29662,29667,9786,3130,29663,5723,17515,29664,29666],"class_list":["post-186513","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-berita-internasional","tag-brics","tag-detikcom","tag-diplomasi-indonesia","tag-global-south","tag-india","tag-indonesia","tag-kemlu-ri","tag-menlu-ri","tag-multilateralisme","tag-new-delhi","tag-pbb","tag-peacekeepers-indonesia","tag-timur-tengah","tag-unifil","tag-wto","tag-yvonne-mewengkang"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/186513","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/92"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=186513"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/186513\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":186515,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/186513\/revisions\/186515"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/186514"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=186513"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=186513"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=186513"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}