{"id":186702,"date":"2026-05-22T17:19:53","date_gmt":"2026-05-22T09:19:53","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=186702"},"modified":"2026-05-22T17:26:03","modified_gmt":"2026-05-22T09:26:03","slug":"geger-ular-di-plafon-puskesmas-damkar-sembakung-turun-tangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/geger-ular-di-plafon-puskesmas-damkar-sembakung-turun-tangan\/","title":{"rendered":"Geger Ular di Plafon Puskesmas, Damkar Sembakung Turun Tangan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Petugas Damkar Sektor Sembakung mengevakuasi ular terbang sepanjang lebih dari satu meter dari plafon Puskesmas Desa Atap setelah ditemukan penjaga loket.<\/em><b><\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>NUNUKAN<\/strong> &#8211; Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Sektor Sembakung bergerak cepat mengevakuasi seekor ular terbang sepanjang lebih dari satu meter yang ditemukan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Jalan Mangkuraja, Rukun Tetangga (RT) 09, Desa Atap, Kecamatan Sembakung, Kamis (21\/05\/2026) siang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Keberadaan ular tersebut pertama kali diketahui Ria, penjaga loket Puskesmas, saat hewan melata itu berada di atas plafon yang berlubang. Khawatir membahayakan petugas maupun warga yang datang ke fasilitas kesehatan, Ria kemudian menghubungi Damkar untuk meminta bantuan evakuasi, sebagaimana dilansir Simp4tik, Kamis, (21\/05\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Personel Damkar Sektor Sembakung yang sedang bersiaga segera menuju lokasi setelah menerima laporan. Petugas datang dengan membawa peralatan evakuasi untuk memastikan penanganan dilakukan secara aman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setibanya di Puskesmas, petugas langsung memeriksa titik keberadaan ular di bagian plafon. Dengan menggunakan tongkat evakuasi, ular tersebut berhasil diamankan dalam waktu sekitar lima menit.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut petugas Damkar, ular terbang termasuk jenis ular berbisa ringan. Meski tidak tergolong berbahaya bagi manusia, gigitannya tetap dapat menimbulkan pembengkakan ringan, rasa pedih, atau gatal-gatal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ular jenis ini umumnya menggunakan bisanya untuk melumpuhkan mangsa kecil, seperti tokek, cicak, atau burung. Karena itu, masyarakat tetap diminta tidak meremehkan keberadaan ular meski ukurannya tidak terlalu besar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Petugas Damkar mengimbau warga agar tetap waspada apabila menemukan ular atau satwa liar di sekitar permukiman maupun fasilitas umum. Warga diminta tidak memprovokasi, menangkap sendiri, atau mendekati hewan tersebut tanpa peralatan memadai.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Evakuasi cepat di Puskesmas Desa Atap ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar segera menghubungi petugas berwenang jika menemukan satwa liar di lingkungan kerja, rumah, sekolah, atau fasilitas layanan publik. []\n<p>Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Petugas Damkar Sektor Sembakung mengevakuasi ular terbang sepanjang lebih dari satu meter dari plafon Puskesmas Desa Atap setelah ditemukan penjaga loket. NUNUKAN &#8211; Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Sektor Sembakung bergerak cepat mengevakuasi seekor ular terbang sepanjang lebih dari satu meter yang ditemukan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Jalan Mangkuraja, Rukun Tetangga (RT) 09, Desa Atap, &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":186713,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[27,2248],"tags":[29956,29953,16971,29960,29963,5529,29954,29955,29959,29961,5595,29952,29962,29958,29957],"class_list":["post-186702","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-utara-kaltara","category-kabupaten-nunukan-provinsi-kalimantan-utara","tag-damkar-sembakung","tag-desa-atap","tag-evakuasi-ular","tag-jalan-mangkuraja","tag-keselamatan-fasilitas-kesehatan","tag-pemadam-kebakaran","tag-puskesmas-desa-atap","tag-puskesmas-sembakung","tag-ria-penjaga-loket","tag-rt-09","tag-satwa-liar","tag-sembakung","tag-ular-berbisa-ringan","tag-ular-di-plafon","tag-ular-terbang"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/186702","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=186702"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/186702\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":186726,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/186702\/revisions\/186726"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/186713"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=186702"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=186702"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=186702"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}