{"id":187006,"date":"2026-05-24T13:55:32","date_gmt":"2026-05-24T05:55:32","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=187006"},"modified":"2026-05-24T13:56:20","modified_gmt":"2026-05-24T05:56:20","slug":"sertifikasi-halal-hingga-industri-hijau-jadi-peluang-baru-umkm-kutim","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/sertifikasi-halal-hingga-industri-hijau-jadi-peluang-baru-umkm-kutim\/","title":{"rendered":"Sertifikasi Halal hingga Industri Hijau Jadi Peluang Baru UMKM Kutim"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Disperindag Kutim menjajaki kemitraan dengan UPT Kemenperin Samarinda untuk memperkuat sertifikasi halal, kompetensi laboratorium, industri hijau, dan daya saing produk lokal.<\/em><b><\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KUTAI TIMUR<\/strong> &#8211; Pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) berpeluang mendapat penguatan kapasitas melalui kemitraan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutim dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Samarinda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peluang itu terbuka setelah Disperindag Kutim menerima kunjungan silaturahmi UPT Kemenperin Samarinda di Sangatta, Kamis 21 Mei 2026. Pertemuan tersebut membahas sejumlah program strategis, mulai dari pelatihan sertifikasi halal, peningkatan kompetensi laboratorium aparatur, hingga penerapan konsep industri hijau sebagai arah pembangunan pabrik ke depan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Disperindag Kutim Nora Ramadani mengatakan, tawaran kerja sama dari UPT Kemenperin Samarinda menjadi peluang penting untuk memperkuat daya saing pelaku usaha lokal, sebagaimana dilansir Disperindag Kutim, Sabtu (23\/05\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kami sangat menyambut baik tawaran tersebut,. Dan ini bisa menjadi peluang yang baik untuk pengembangan UMKM kita kedepan, &#8221; kata Nora kepada awak media, Sabtu (23\/05\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam pertemuan itu, Nora didampingi Kepala Bidang (Kabid) Industri Disperindag Kutim Dony Efriadi. Sementara UPT Kemenperin Samarinda diwakili Ransi Pasae dan Imam Mashuri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nora menilai dukungan lintas lembaga sangat dibutuhkan agar pengembangan sektor usaha mikro dan industri kecil dapat berjalan lebih optimal. Menurut dia, Pemkab Kutim saat ini terus berupaya mengenalkan berbagai potensi daerah agar mampu menembus pasar yang lebih luas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kami berharap kedepan ada daya dukung (anggaran) yang cukup agar kita bisa berbuat lebih untuk membantu mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki IKM kita agar isa semakin dikenali,&#8221; lanjutnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain sertifikasi halal, peningkatan kapasitas laboratorium aparatur dinilai penting untuk memperkuat tata kelola pembinaan industri daerah. Sementara konsep industri hijau menjadi bagian dari upaya mendorong pembangunan sektor industri yang lebih berkelanjutan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nora juga mengapresiasi inisiatif UPT Kemenperin Samarinda yang turun langsung ke daerah untuk membuka peluang kemitraan. Menurut dia, pola koordinasi seperti itu dapat membantu daerah mempercepat pelaksanaan program strategis tanpa harus melalui alur birokrasi yang panjang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Adanya pertemuan ini bisa menjadi pintu gerbang untuk produk-produk kita bisa lebih dikenal dan bisa juga emotong jalur birokrasi yang panjang. Kami (Pemerintah daerah) merasa terbantu karena koordinasi program strategis kini bisa diselesaikan di tingkat regional, &#8220;imbuhnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemitraan tersebut diharapkan mampu membuka akses yang lebih luas bagi produk unggulan Kutim, termasuk komoditas pertanian dan olahan lokal seperti pisang kepok grecek, agar semakin dikenal dan memiliki daya saing di pasar regional maupun nasional. []\n<p>Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Disperindag Kutim menjajaki kemitraan dengan UPT Kemenperin Samarinda untuk memperkuat sertifikasi halal, kompetensi laboratorium, industri hijau, dan daya saing produk lokal. KUTAI TIMUR &#8211; Pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) berpeluang mendapat penguatan kapasitas melalui kemitraan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutim dengan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":187020,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,480],"tags":[14631,30390,30388,30392,24739,20395,846,30389,30395,30394,30393,30391,7859,4819,14977,30387],"class_list":["post-187006","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-kutai-timur","tag-disperindag-kutim","tag-dony-efriadi","tag-ikm-kutim","tag-imam-mashuri","tag-industri-hijau","tag-kemenperin","tag-kutai-timur","tag-nora-ramadani","tag-pengembangan-umkm","tag-pisang-kepok-grecek","tag-produk-lokal-kutim","tag-ransi-pasae","tag-sangatta","tag-sertifikasi-halal","tag-umkm-kutim","tag-upt-kemenperin-samarinda"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/187006","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=187006"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/187006\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":187026,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/187006\/revisions\/187026"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/187020"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=187006"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=187006"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=187006"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}