{"id":187102,"date":"2026-05-25T12:35:59","date_gmt":"2026-05-25T04:35:59","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=187102"},"modified":"2026-05-25T12:42:08","modified_gmt":"2026-05-25T04:42:08","slug":"jenazah-pria-tanpa-identitas-ditemukan-tersangkut-di-bawah-kapal-pontianak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/jenazah-pria-tanpa-identitas-ditemukan-tersangkut-di-bawah-kapal-pontianak\/","title":{"rendered":"Jenazah Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tersangkut di Bawah Kapal Pontianak"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Jenazah pria yang dilaporkan melompat dari Duplikasi Jembatan Kapuas I ditemukan tersangkut di bawah kapal di Pelabuhan Senghie setelah tiga hari pencarian.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PONTIANAK<\/strong> &#8211; Penemuan jenazah seorang pria di kawasan Pelabuhan Senghie, Kota Pontianak, mengakhiri pencarian tim Search and Rescue (SAR) gabungan terhadap korban yang dilaporkan tenggelam setelah melompat dari Duplikasi Jembatan Kapuas I, Sabtu 23 Mei 2026 siang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jenazah korban ditemukan pada Senin (25\/05\/2026) sekitar pukul 05.30 Waktu Indonesia Barat (WIB). Korban ditemukan tersangkut di bawah kapal setelah tiga hari pencarian di aliran Sungai Kapuas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketua Relawan Peduli Kemanusiaan Kalimantan Barat (Kalbar), Eddy Zulkarnaen, mengatakan jenazah pertama kali ditemukan di sekitar Pelabuhan Senghie. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada petugas untuk proses evakuasi dan penanganan lanjutan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Jenazah korban ditemukan sekira pukul 05:30 WIB, ditemukan di sekitar pelabuhan senghie tersangkut di bawah kapal,&#8221; kata Ketua Relawan Peduli Kemanusiaan Kalbar, Eddy Zulkarnaen kepada Tribunpontianak, Senin, 25 Mei 2026, sebagaimana diberitakan Tribunpontianak, Senin (25\/05\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Eddy menjelaskan, identitas korban masih dalam proses penelusuran. Namun, ciri-ciri korban disebut memiliki kemiripan dengan salah satu laporan orang hilang yang sebelumnya diterima relawan dan telah diinformasikan kepada pihak kepolisian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Identitas masih ditelusuri, karena memang beberapa waktu lalu juga ada laporan orang hilang dengan ciri-ciri yang sama dan sudah kami informasikan ke pihak kepolisian. Perkiraan sementara sesuai,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah dievakuasi, jenazah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Pontianak untuk proses identifikasi dan penyelidikan lebih lanjut. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan identitas korban serta kepastian hukum atas peristiwa tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Korban diperkirakan berjenis kelamin laki-laki dan berusia sekitar 40 tahun. Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban dilaporkan melompat dari Duplikasi Jembatan Kapuas I, Kota Pontianak, pada Sabtu siang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saksi mata bernama Kalsum, warga Gang H Mursyid, Benua Melayu Laut, Kecamatan Pontianak Selatan, menyebut korban datang seorang diri ke lokasi. Korban kemudian menuju pagar pembatas jembatan sebelum melompat ke Sungai Kapuas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat kejadian, korban disebut mengenakan kaus hitam, celana pendek, dan sandal. Peristiwa itu sempat mengejutkan warga yang berada di sekitar jembatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSetelah melompat ke sungai, dia sempat terlihat mengangkat tangan dan melambaikan tangan seperti meminta pertolongan. Namun tidak lama setelah itu langsung tenggelam dan terbawa arus yang deras,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Petugas kepolisian yang tiba di lokasi sempat melakukan penyisiran di area pangkal dan badan jembatan. Penyisiran dilakukan untuk mencari kemungkinan adanya barang pribadi atau kendaraan yang ditinggalkan korban sebelum melompat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun, warga tidak menemukan barang pribadi maupun kendaraan milik korban di sekitar lokasi kejadian. Hingga jenazah ditemukan, identitas korban masih menunggu hasil penelusuran dan pemeriksaan lebih lanjut di RS Bhayangkara Pontianak. []\n<p>Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jenazah pria yang dilaporkan melompat dari Duplikasi Jembatan Kapuas I ditemukan tersangkut di bawah kapal di Pelabuhan Senghie setelah tiga hari pencarian. PONTIANAK &#8211; Penemuan jenazah seorang pria di kawasan Pelabuhan Senghie, Kota Pontianak, mengakhiri pencarian tim Search and Rescue (SAR) gabungan terhadap korban yang dilaporkan tenggelam setelah melompat dari Duplikasi Jembatan Kapuas I, Sabtu &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":187187,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2273,36],"tags":[30539,30286,4861,13175,30537,329,18638,30538,21038,15777,6061,26879],"class_list":["post-187102","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kota-pontianak-provinsi-kalimantan-barat-kalbar","tag-eddy-zulkarnaen","tag-jembatan-kapuas-i","tag-kalimantan-barat","tag-korban-tenggelam","tag-pelabuhan-senghie","tag-pontianak","tag-pria-lompat-jembatan","tag-relawan-peduli-kemanusiaan-kalbar","tag-rs-bhayangkara-pontianak","tag-sar-gabungan","tag-sungai-kapuas","tag-tribunpontianak"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/187102","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=187102"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/187102\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":187193,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/187102\/revisions\/187193"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/187187"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=187102"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=187102"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=187102"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}