{"id":18749,"date":"2019-08-15T00:10:56","date_gmt":"2019-08-15T00:10:56","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.com\/?p=18749"},"modified":"2019-08-15T00:10:56","modified_gmt":"2019-08-15T00:10:56","slug":"probolinggo-heboh-pembantu-sekap-majikan-karena-terbakar-api-cemburu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/probolinggo-heboh-pembantu-sekap-majikan-karena-terbakar-api-cemburu\/","title":{"rendered":"Probolinggo Heboh !! Seorang Warga Coba Bunuh Diri"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_18750\" aria-describedby=\"caption-attachment-18750\" style=\"width: 663px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Foto-BunuhDiriOK.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-18750\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Foto-BunuhDiriOK-300x225.jpg\" alt=\"\" width=\"663\" height=\"497\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-18750\" class=\"wp-caption-text\">Warga Jalan HOS. Cokroaminoto, Kelurahan Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo menyemut menyaksikan aksi seorang pembantu yang mencoba melakukan bunuh diri, terjadi Rabu (15\/8) sekitar pukul 18.20 Wib. (Foto : Istimewa)<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"margin: 12.0pt 0in .0001pt 0in\">PROBOLINGGO (Berita Borneo)-Peristiwa percobaan bunuh diri menghebohkan warga Jl. HOS. Cokroaminoto RT 1\/ RW 8, Gang Sukun, Kelurahan Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran, Kota Problinggo pada Rabu (14\/8). Aksi nekad sang pembantu yang diketahui bernama Husni (30) tahun tersebut berawal karena perasaan cemburu, l<span class=\"textexposedshow\">alu saat aksi sang pembantu ketahuan, sang pembantu mengancam akan bunuh diri.<\/span><\/p>\n<p style=\"margin: 12.0pt 0in .0001pt 0in\">Menurut saksi mata di tempat kejadian perkara mengungkapkan, aksi yang berujung percobaan bunuh diri itu berlatar belakang motif asmara. Sang pembantu bernama Husni ternyata memiliki hasrat ke majikannya sendiri bernama Nur (45) tahun.<\/p>\n<p style=\"margin: 12.0pt 0in .0001pt 0in\">Aksi nekat sang pembantu diketahui terjadi sekitar pukul 18.20 Wib, Menurut penuturan Bambang Santoso, ketua RW setempat, Husni baru sekitar sebulan lebih bekerja pada Nur. Sementara Nur hanya tinggal berdua dengan anak bungsunya. \u201cSuaminya sudah meninggal sekitar 7 tahun lalu,\u201d kata Bambang. Dua tahun terakhir, Nur menikah siri dengan seorang lelaki.<\/p>\n<p style=\"margin: 12.0pt 0in .0001pt 0in\">\u201cAnak pertama dan keduanya, sudah menikah semua. Dan saat ini, ada di Malang. Bu Nur tinggal dengan anak yang ketiga. Lantaran anaknya kerja di kafe, dia jarang pulang,\u201d imbuh Bambang.<\/p>\n<p style=\"margin: 12.0pt 0in .0001pt 0in\">Selama ini, Nur diketahui seorang guru di SD Negeri wilayah Kota Probolinggo. Nah, rupanya gelagat Husni memendam asmara ke Nur sudah diketahui sejumlah teman Nur yang seorang guru.<\/p>\n<p style=\"margin: 12.0pt 0in .0001pt 0in\">Sejumlah warga berdatangan untuk melihat kondisi rumah Nur, usai kabar penyekapan pembantu kepada majikannya beredar luas melalui medsos.<\/p>\n<p style=\"margin: 12.0pt 0in .0001pt 0in\">Nah saat Idul Adha lalu, disebutkan Bambang, ada teman Nur yang sengaja menggoda Husni. Sang teman Nur itu berupaya memeluk Nur di depan Husni.<\/p>\n<p style=\"margin: 12.0pt 0in .0001pt 0in\">Rupanya insiden itu masih membekas pada Husni. Rabu petang, Husni menghubungi teman Nur yang telah berupaya memeluk Nur saat Idul Adha lalu.<\/p>\n<p style=\"margin: 12.0pt 0in .0001pt 0in\">Mengetahui hal itu, sang guru teman Nur pun langsung menghubungi guru lainnya. Selanjutnya, diteruskan hingga ke RT dan RW kediaman Nur.<\/p>\n<p style=\"margin: 12.0pt 0in .0001pt 0in\">Nah, pada saat pengurus RT\/ RW datang ke rumah Nur, Husni ketakutan. Ia disebutkan langsung masuk kamar. Husni lantas mengancam siapa saja yang berusaha mendekatinya. Bila ada yang nekat mendekat, dia akan menusukkan pisau yang dipegang ke tubuhnya. \u201cJadi, pembantunya ini mau bunuh diri\u201d kata Bambang.<\/p>\n<p style=\"margin: 12.0pt 0in .0001pt 0in\">Hingga pukul 21.30 anggota kepolisian masih berupaya membujuk Husni sang pembantu agar tak melakukan aksi bunuh diri. Polisi pun berjaga di depan kediaman Nur. Sebab, sejumlah warga yang mengetahui cerita itu, berdatangan.<\/p>\n<p>Namun sekitar pukul 22.50 Wib upaya kepolisian dari Polres Probolinggo Kota dan Polsek Mayangan membuahkan hasil dengan menggagalkan upaya percobaan bunuh diri tersebut. (reff)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PROBOLINGGO (Berita Borneo)-Peristiwa percobaan bunuh diri menghebohkan warga Jl. HOS. Cokroaminoto RT 1\/ RW 8, Gang Sukun, Kelurahan Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran, Kota Problinggo pada Rabu (14\/8). Aksi nekad sang pembantu yang diketahui bernama Husni (30) tahun tersebut berawal karena perasaan cemburu, lalu saat aksi sang pembantu ketahuan, sang pembantu mengancam akan bunuh diri. Menurut &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":18750,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,35],"tags":[739,6014,338],"class_list":["post-18749","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-berita-nasional","tag-bunuh-diri","tag-husni","tag-probolinggo"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18749","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18749"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18749\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18749"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18749"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18749"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}