{"id":187675,"date":"2026-05-28T00:31:03","date_gmt":"2026-05-27T16:31:03","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=187675"},"modified":"2026-05-29T00:33:37","modified_gmt":"2026-05-28T16:33:37","slug":"gpmb-paser-jadikan-iduladha-momentum-tingkatkan-literasi-desa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/gpmb-paser-jadikan-iduladha-momentum-tingkatkan-literasi-desa\/","title":{"rendered":"GPMB Paser Jadikan Iduladha Momentum Tingkatkan Literasi Desa"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>GPMB Paser mengajak masyarakat memaknai Iduladha sebagai gerakan berbagi ilmu melalui penyediaan buku, pojok baca, dan ruang literasi di desa.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PASER<\/strong> &#8211; Ketua Gerakan Pembudayaan Minat Baca (GPMB) Kabupaten Paser, Kasrani Latief, mengajak masyarakat menjadikan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah sebagai momentum memperkuat budaya literasi, terutama di wilayah desa dan kelurahan. Ia menilai semangat pengorbanan dan berbagi dalam Iduladha dapat diperluas menjadi gerakan berbagi ilmu, buku, dan akses bacaan bagi masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ajakan itu disampaikan Kasrani, Rabu (27\/05\/2026). Menurut dia, Iduladha tidak hanya dapat dimaknai sebagai ibadah kurban, tetapi juga sebagai momentum membangun kepedulian sosial melalui gerakan literasi yang berdampak jangka panjang bagi masa depan desa.<\/p>\n<figure id=\"attachment_187676\" aria-describedby=\"caption-attachment-187676\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-187676\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260527_134045_115.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"525\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260527_134045_115.jpg 1280w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260527_134045_115-300x225.jpg 300w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260527_134045_115-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260527_134045_115-768x576.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-187676\" class=\"wp-caption-text\">Ketua Gerakan Pembudayaan Minat Baca (GPMB) Kabupaten Paser, Kasrani Latief<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cIdul Adha adalah tentang berkorban untuk hal yang lebih besar. Kalau kita korbankan sedikit waktu dan rezeki untuk menyediakan buku, mendirikan pojok baca, atau mengajar anak-anak membaca, itu juga bentuk kurban sosial. Kurban untuk masa depan desa,\u201d ujarnya, Rabu (27\/05\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kasrani menjelaskan, rendahnya minat baca di sejumlah desa di Paser masih menjadi tantangan bersama. Karena itu, momentum hari besar keagamaan seperti Iduladha dinilai dapat dimanfaatkan untuk mengintegrasikan kegiatan literasi dengan aktivitas sosial keagamaan di tengah masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut dia, panitia kurban di desa dapat menyisipkan pembagian buku bacaan anak, kegiatan dongeng, atau bahan edukasi bersamaan dengan pembagian daging kurban. Selain itu, masjid dan musala juga dapat difungsikan sebagai ruang baca sederhana setelah kegiatan ibadah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cLiterasi bukan hanya tugas guru dan pustakawan. Orang tua, tokoh agama, pemuda, semua punya peran. Kalau semangat gotong royong Idul Adha kita arahkan untuk membangun taman baca desa, dampaknya akan terasa jangka panjang,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">GPMB Paser juga mengapresiasi desa-desa yang telah menginisiasi perpustakaan desa dan rumah baca mandiri. Kasrani berharap, setelah Iduladha, semakin banyak komunitas, kelompok pemuda, dan warga yang bergerak menghidupkan ruang baca di lingkungan masing-masing.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ke depan, GPMB Paser berencana menggelar program \u201cBuku Kurban Ilmu\u201d setelah Iduladha. Program tersebut dirancang untuk mengumpulkan dan mendistribusikan buku layak baca ke desa-desa dampingan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Melalui program ini, diharapkan menjadi pemantik bagi masyarakat desa untuk menghidupkan rumah baca di lingkungan masing-masing&#8221;, Pungkasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gerakan tersebut diharapkan dapat memperluas akses bacaan, meningkatkan minat baca anak-anak, serta mendorong lahirnya ruang-ruang literasi berbasis masyarakat di desa dan kelurahan di Paser. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Wiwik Rahmawati | Penyunting: Nursiah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>GPMB Paser mengajak masyarakat memaknai Iduladha sebagai gerakan berbagi ilmu melalui penyediaan buku, pojok baca, dan ruang literasi di desa. PASER &#8211; Ketua Gerakan Pembudayaan Minat Baca (GPMB) Kabupaten Paser, Kasrani Latief, mengajak masyarakat menjadikan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah sebagai momentum memperkuat budaya literasi, terutama di wilayah desa dan kelurahan. Ia menilai semangat pengorbanan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":76,"featured_media":187677,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,477],"tags":[25474,31450,31454,22978,25743,28220,31449,31453,20667,540,31455,20198,31452,31451],"class_list":["post-187675","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-paser","tag-budaya-baca","tag-buku-kurban-ilmu","tag-gerakan-literasi","tag-gpmb-paser","tag-iduladha-1447-hijriah","tag-kasrani-latief","tag-literasi-desa","tag-masjid-dan-musala","tag-minat-baca-paser","tag-kabupaten-paser","tag-pembagian-buku-anak","tag-perpustakaan-desa","tag-pojok-baca","tag-rumah-baca-mandiri"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/187675","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/76"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=187675"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/187675\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":187749,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/187675\/revisions\/187749"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/187677"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=187675"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=187675"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=187675"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}