{"id":187691,"date":"2026-05-27T16:08:59","date_gmt":"2026-05-27T08:08:59","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=187691"},"modified":"2026-05-27T16:08:59","modified_gmt":"2026-05-27T08:08:59","slug":"viral-kerbau-donald-trump-curi-perhatian-warga-bangladesh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/viral-kerbau-donald-trump-curi-perhatian-warga-bangladesh\/","title":{"rendered":"Viral Kerbau \u2018Donald Trump\u2019 Curi Perhatian Warga Bangladesh"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Kerbau albino berbulu pirang di Bangladesh menjadi perhatian publik karena dianggap memiliki kemiripan dengan gaya rambut khas Presiden AS Donald Trump.<\/em><\/p>\n<p data-start=\"0\" data-end=\"273\"><strong data-start=\"0\" data-end=\"9\">DHAKA<\/strong> &#8211; Seekor kerbau albino berbulu pirang di Bangladesh mendadak menjadi perhatian publik menjelang Hari Raya Iduladha. Hewan berbobot hampir 700 kilogram itu ramai dikunjungi warga karena dianggap memiliki kemiripan dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.<\/p>\n<p data-start=\"275\" data-end=\"586\">Kerbau langka tersebut dijuluki \u201cDonald Trump\u201d oleh warga setempat lantaran memiliki rambut pirang panjang di bagian dahi yang dinilai menyerupai gaya rambut khas Presiden AS tersebut. Keunikan fisiknya membuat hewan itu menjadi daya tarik tersendiri di tengah tradisi penjualan hewan kurban menjelang Iduladha.<\/p>\n<p data-start=\"588\" data-end=\"763\">Banyak warga datang untuk melihat langsung kerbau albino tersebut. Kehadirannya bahkan memicu perhatian luas di media sosial dan menjadi perbincangan masyarakat di Bangladesh.<\/p>\n<p data-start=\"765\" data-end=\"985\">Fenomena kerbau albino itu sebagaimana dilansir <em data-start=\"813\" data-end=\"822\">Reuters<\/em>, Selasa (26\/05\/2026). Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa kerbau berambut pirang itu menjadi selebritas tak terduga menjelang perayaan Iduladha di Bangladesh.<\/p>\n<p data-start=\"987\" data-end=\"1252\">Selain karena ukurannya yang besar, kelangkaan kerbau albino juga menjadi alasan tingginya perhatian publik terhadap hewan tersebut. Warna rambut pirang yang mencolok membuat kerbau itu berbeda dari hewan ternak pada umumnya dan semakin menarik minat pengunjung. []\n<p data-start=\"1254\" data-end=\"1284\">Redaksi1<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kerbau albino berbulu pirang di Bangladesh menjadi perhatian publik karena dianggap memiliki kemiripan dengan gaya rambut khas Presiden AS Donald Trump. DHAKA &#8211; Seekor kerbau albino berbulu pirang di Bangladesh mendadak menjadi perhatian publik menjelang Hari Raya Iduladha. Hewan berbobot hampir 700 kilogram itu ramai dikunjungi warga karena dianggap memiliki kemiripan dengan Presiden Amerika Serikat &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":92,"featured_media":187692,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,2254],"tags":[18553,12391,6796,31377,31376,9659,31372,31373,31375,31374,6795,15487],"class_list":["post-187691","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-berita-internasional","tag-bangladesh","tag-dhaka","tag-donald-trump","tag-fenomena-unik-bangladesh","tag-hewan-langka","tag-iduladha","tag-kerbau-albino","tag-kerbau-mirip-trump","tag-kerbau-pirang","tag-kerbau-viral","tag-presiden-as","tag-reuters"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/187691","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/92"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=187691"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/187691\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":187693,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/187691\/revisions\/187693"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/187692"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=187691"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=187691"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=187691"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}