{"id":187709,"date":"2026-05-28T12:44:58","date_gmt":"2026-05-28T04:44:58","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=187709"},"modified":"2026-05-28T13:34:40","modified_gmt":"2026-05-28T05:34:40","slug":"mpc-pemuda-pancasila-balikpapan-sembelih-tiga-ekor-sapi-kurban","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mpc-pemuda-pancasila-balikpapan-sembelih-tiga-ekor-sapi-kurban\/","title":{"rendered":"MPC Pemuda Pancasila Balikpapan Sembelih Tiga Ekor Sapi Kurban"},"content":{"rendered":"<p>BALIKPAPAN \u2013 Memasuki hari kedua Tasyrik Iduladha 1447 Hijriah, Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Balikpapan kembali melaksanakan kegiatan pemotongan hewan kurban di lingkungan sekretariat MPC, Kamis (28\/5\/2026).<\/p>\n<p>Sekretaris MPC Pemuda Pancasila Kota Balikpapan, Eddy Ahda, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin tahunan sebagai bentuk kepedulian sosial organisasi kepada masyarakat dan anggota internal.<br \/>\n\u201cTahun ini ada tiga ekor sapi kurban dengan bobot yang insya Allah cukup besar, sehingga jumlah penerima daging kurban juga akan bertambah dibanding tahun sebelumnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Menurut Eddy, pembagian daging kurban tidak hanya diperuntukkan bagi keluarga besar Pemuda Pancasila yang membutuhkan, namun juga diberikan kepada masyarakat sekitar sekretariat MPC.<br \/>\n\u201cAda beberapa RT di lingkungan sekretariat MPC yang juga akan kita berikan bantuan daging kurban tersebut,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Ia berharap momentum Iduladha dapat menjadi pengingat pentingnya semangat berbagi dan saling membantu antar sesama, khususnya kepada masyarakat yang membutuhkan.<\/p>\n<p>\u201cKita berharap momen Iduladha ini bisa menjadi pemicu untuk saling membantu, menguatkan soliditas dan kebersamaan. Ketika kita memiliki rezeki lebih, kita juga punya kewajiban membantu orang-orang di sekitar kita yang kurang mampu,\u201d tuturnya.<br \/>\nEddy juga berharap masyarakat yang saat ini masih menerima bantuan suatu saat dapat berada pada posisi yang mampu berbagi kepada sesama.<\/p>\n<p>\u201cKita berdoa juga, mudah-mudahan yang hari ini belum mampu kita berikan, di tahun-tahun berikutnya tidak lagi pada posisi menerima, tetapi berada pada posisi memberi,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Selain itu, ia berharap kegiatan sosial tersebut dapat membawa keberkahan bagi seluruh pengurus dan anggota Pemuda Pancasila, sekaligus memperkuat citra positif organisasi di tengah masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cKita berharap eksistensi Pemuda Pancasila semakin baik di masyarakat dan niatnya juga positif untuk membantu orang-orang di sekitar kita,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>Eddy menegaskan seluruh hewan kurban yang disembelih merupakan hasil partisipasi internal pengurus dan anggota MPC Pemuda Pancasila Kota Balikpapan tanpa bantuan pihak luar.<\/p>\n<p>\u201cIni adalah sapi kurban dari pengurus Majelis Pimpinan Cabang. Kami tidak menerima dan tidak melakukan penyebaran proposal ke mana pun. Semua murni dari pengurus untuk pengurus, dari anggota untuk anggota,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Ia menambahkan hal tersebut juga sejalan dengan arahan Ketua MPC agar organisasi tidak mengajukan proposal permohonan bantuan kepada pihak eksternal.<br \/>\n\u201cSeperti arahan Ketua MPC, diharamkan membuat proposal-proposal untuk meminta segala sesuatu kepada pihak lain selain untuk pengurus atau anggota di internal kita sendiri,\u201d pungkasnya.[[<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BALIKPAPAN \u2013 Memasuki hari kedua Tasyrik Iduladha 1447 Hijriah, Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Balikpapan kembali melaksanakan kegiatan pemotongan hewan kurban di lingkungan sekretariat MPC, Kamis (28\/5\/2026). Sekretaris MPC Pemuda Pancasila Kota Balikpapan, Eddy Ahda, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin tahunan sebagai bentuk kepedulian sosial organisasi kepada masyarakat dan anggota internal. \u201cTahun &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":35,"featured_media":187713,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[467],"tags":[],"class_list":["post-187709","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kota-balikpapan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/187709","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/35"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=187709"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/187709\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":187711,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/187709\/revisions\/187711"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/187713"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=187709"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=187709"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=187709"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}