{"id":187812,"date":"2026-05-29T15:04:26","date_gmt":"2026-05-29T07:04:26","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=187812"},"modified":"2026-05-30T00:57:09","modified_gmt":"2026-05-29T16:57:09","slug":"harga-rumah-baru-di-balikpapan-naik-properti-komersial-masih-turun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/harga-rumah-baru-di-balikpapan-naik-properti-komersial-masih-turun\/","title":{"rendered":"Harga Rumah Baru di Balikpapan Naik, Properti Komersial Masih Turun"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Harga rumah baru di Balikpapan naik pada triwulan I 2026, tetapi penjualan justru turun tajam karena konsumen menunda pembelian di tengah kenaikan harga dan prioritas kebutuhan hidup.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BALIKPAPAN<\/strong> &#8211; Harga rumah baru di Kota Balikpapan pada triwulan I 2026 naik lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya. Namun, kenaikan harga itu tidak diikuti peningkatan penjualan karena volume rumah baru yang terjual justru anjlok 55,56 persen secara tahunan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Balikpapan, Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) agregat tercatat sebesar 107,67 atau tumbuh 1,44 persen secara tahunan (year on year\/yoy). Capaian itu lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan triwulan sebelumnya yang hanya 0,43 persen yoy.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kenaikan harga terjadi pada seluruh tipe hunian, mulai rumah besar, kecil, hingga menengah. Rumah tipe besar mencatat kenaikan tertinggi sebesar 2,93 persen yoy, meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 1,27 persen yoy.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rumah tipe kecil tumbuh 1,85 persen yoy, lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya sebesar 0,14 persen yoy. Adapun rumah tipe menengah naik 0,38 persen yoy, juga lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 0,07 persen yoy.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala KPwBI Balikpapan Robi Ariadi mengatakan, kenaikan harga rumah dipicu kebijakan sejumlah pengembang yang menyesuaikan harga jual akibat kenaikan harga bahan bangunan dan upah tenaga kerja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cNamun demikian, kenaikan harga rumah tersebut tidak diikuti peningkatan penjualan. Volume penjualan rumah baru justru turun signifikan pada triwulan I 2026,\u201d ujar Robi Ariadi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (29\/05\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">KPwBI Balikpapan mencatat, jumlah rumah baru yang terjual pada triwulan I 2026 hanya 72 unit. Angka itu turun 55,56 persen yoy dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 162 unit. Penurunan tersebut lebih dalam dibandingkan triwulan IV 2025 yang turun 42,79 persen yoy.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penurunan terdalam terjadi pada rumah tipe kecil. Penjualan rumah tipe ini merosot dari 109 unit menjadi 36 unit atau turun 66,97 persen yoy. Penjualan rumah tipe besar turun dari 32 unit menjadi 19 unit atau turun 40,62 persen yoy. Sementara itu, rumah tipe menengah turun dari 21 unit menjadi 17 unit atau terkoreksi 19,05 persen yoy.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meski masih mendominasi penjualan, pangsa rumah tipe kecil turun dari 67 persen menjadi 50 persen. Sebaliknya, pangsa rumah tipe menengah naik menjadi 24 persen dan rumah tipe besar meningkat menjadi 26 persen.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Robi, penurunan penjualan rumah baru dipengaruhi sejumlah faktor. Salah satunya, masyarakat lebih memprioritaskan kebutuhan Ramadan dan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri sehingga pembelian rumah belum menjadi prioritas. Selain itu, kenaikan harga rumah membuat sebagian konsumen menunda keputusan membeli hunian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penurunan penjualan itu juga berdampak pada berkurangnya pembangunan rumah baru selama triwulan I 2026.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meski demikian, para pengembang masih optimistis terhadap prospek pasar properti di Balikpapan. Sejumlah pengembang berencana fokus menyediakan rumah tipe kecil dan menengah yang lebih terjangkau, memperkuat promosi, serta meningkatkan inovasi desain bangunan untuk mendorong penjualan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari sisi pembiayaan, mayoritas pembelian rumah baru masih menggunakan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Pangsa penggunaan KPR tercatat sebesar 71 persen pada triwulan I 2026, meski turun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 87,7 persen.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, pembelian secara tunai dan tunai bertahap masing-masing tercatat sebesar 15 persen dan 14 persen.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">KPwBI Balikpapan menilai masih ada sejumlah tantangan yang dihadapi pengembang. Tantangan tersebut meliputi kenaikan harga bahan bangunan, kualitas kredit calon konsumen, kendala perizinan dan birokrasi, keterbatasan lahan perumahan di Balikpapan, prioritas kebutuhan hidup masyarakat, hingga kenaikan suku bunga KPR.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di sisi lain, hasil Survei Perkembangan Properti Komersial (PPKom) menunjukkan harga properti komersial di Balikpapan masih mengalami penurunan, meski mulai melandai.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Indeks Harga Properti Komersial (IHPK) pada triwulan I 2026 tercatat sebesar 105,70 atau turun 0,10 persen yoy. Penurunan tersebut lebih baik dibandingkan triwulan IV 2025 yang turun 0,36 persen yoy.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perbaikan terutama ditopang segmen hotel yang mengalami penurunan harga lebih landai sebesar 3,63 persen yoy, dibandingkan penurunan triwulan sebelumnya sebesar 9,95 persen yoy.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Membaiknya sektor hotel didorong tingginya aktivitas pekerja seiring operasionalisasi Kilang Pertamina Balikpapan, berlanjutnya pembangunan tahap II Ibu Kota Nusantara (IKN), serta meningkatnya kegiatan meetings, incentives, conferences, and exhibitions (MICE) dan aktivitas kedinasan di Balikpapan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, segmen ritel dan perkantoran tercatat relatif stabil di tengah permintaan yang mulai menguat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">KPwBI Balikpapan menilai prospek sektor properti di Balikpapan masih cukup baik ke depan. Optimisme itu didukung pengembangan proyek industri hilirisasi dan kebijakan makroprudensial yang mendorong pembiayaan sektor properti, termasuk melalui Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM). []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Irwanto | Penyunting: Nursiah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Harga rumah baru di Balikpapan naik pada triwulan I 2026, tetapi penjualan justru turun tajam karena konsumen menunda pembelian di tengah kenaikan harga dan prioritas kebutuhan hidup. BALIKPAPAN &#8211; Harga rumah baru di Kota Balikpapan pada triwulan I 2026 naik lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya. Namun, kenaikan harga itu tidak diikuti peningkatan penjualan karena volume &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":35,"featured_media":187814,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[467,26],"tags":[28750,31550,31558,31554,165,31561,13533,23163,22154,31553,31560,31556,31551,31557,11734,31552,31559,31555],"class_list":["post-187812","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kota-balikpapan","category-kalimantan-timur-kaltim","tag-bank-indonesia-balikpapan","tag-harga-rumah-balikpapan","tag-ihpk-balikpapan","tag-ihpr-balikpapan","tag-ikn","tag-kebijakan-insentif-likuiditas-makroprudensial","tag-kilang-pertamina-balikpapan","tag-klm","tag-kpr","tag-kpwbi-balikpapan","tag-mice-balikpapan","tag-penjualan-rumah-baru","tag-properti-balikpapan","tag-properti-komersial-balikpapan","tag-robi-ariadi","tag-rumah-baru-balikpapan","tag-sektor-hotel-balikpapan","tag-shpr-balikpapan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/187812","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/35"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=187812"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/187812\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":187838,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/187812\/revisions\/187838"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/187814"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=187812"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=187812"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=187812"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}