{"id":188208,"date":"2026-05-31T14:25:31","date_gmt":"2026-05-31T06:25:31","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=188208"},"modified":"2026-05-31T14:31:55","modified_gmt":"2026-05-31T06:31:55","slug":"dianiaya-usai-tegur-sampah-guru-les-di-pontianak-tempuh-jalur-hukum","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dianiaya-usai-tegur-sampah-guru-les-di-pontianak-tempuh-jalur-hukum\/","title":{"rendered":"Dianiaya Usai Tegur Sampah, Guru Les di Pontianak Tempuh Jalur Hukum"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Seorang guru les di Kota Pontianak diduga dianiaya tetangganya sendiri setelah menegur kebiasaan membuang sampah di depan rumah korban.<\/em><br \/>\n<strong><br \/>\nPONTIANAK<\/strong> &#8211; Seorang guru les di Kota Pontianak, Jorjon Romengga, diduga menjadi korban penganiayaan oleh tetangganya sendiri, DH, setelah menegur kebiasaan pelaku membuang sampah di depan rumah korban.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peristiwa itu terjadi di Jalan Karangan, kawasan Universitas Tanjungpura (Untan), Kecamatan Pontianak Selatan, Minggu 24 Mei 2026, sekitar pukul 10.00 Waktu Indonesia Barat (WIB).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kuasa hukum korban, Bayu Sukmadiansyah, mengatakan kejadian bermula saat korban menegur DH karena diduga kerap membuang sampah di depan rumahnya. Rumah korban dan pelaku disebut berada saling berseberangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Korban hanya menegur karena rumah mereka saling berseberangan. Namun pelaku diduga tidak terima hingga melakukan tindakan kekerasan terhadap klien saya,&#8221; kata Bayu, Sabtu (30\/05\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Bayu, setelah ditegur, DH diduga langsung mengamuk dan menendang perut korban hingga terjatuh. Setelah itu, korban disebut kembali mengalami sejumlah tindakan kekerasan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Korban ditarik rambutnya, wajahnya dicelupkan ke parit, dipukul di bagian wajah kiri dan kanan, bahkan kepalanya dibenturkan ke tembok saluran air,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bayu menegaskan, kliennya tidak melakukan perlawanan selama insiden tersebut berlangsung. Bahkan, saat korban berusaha menyelamatkan diri dengan masuk ke rumah, pelaku disebut masih mengejar dan kembali menendang bagian dada korban.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Klien saya sama sekali tidak melakukan perlawanan. Ketika berusaha masuk ke rumah pun masih dikejar,&#8221; katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bayu menyebut pihaknya berharap kasus dugaan penganiayaan tersebut diproses sesuai hukum yang berlaku. Ia juga berharap peristiwa serupa tidak terulang, terutama dalam penyelesaian persoalan lingkungan tempat tinggal yang semestinya dapat diselesaikan secara baik-baik. []\n<p>Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seorang guru les di Kota Pontianak diduga dianiaya tetangganya sendiri setelah menegur kebiasaan membuang sampah di depan rumah korban. PONTIANAK &#8211; Seorang guru les di Kota Pontianak, Jorjon Romengga, diduga menjadi korban penganiayaan oleh tetangganya sendiri, DH, setelah menegur kebiasaan pelaku membuang sampah di depan rumah korban. Peristiwa itu terjadi di Jalan Karangan, kawasan Universitas &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":188221,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2273,36],"tags":[32056,32057,32050,13070,32052,32055,32053,32058,32059,32051,18069,32054,27260,3474],"class_list":["post-188208","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kota-pontianak-provinsi-kalimantan-barat-kalbar","tag-bayu-sukmadiansyah","tag-dh","tag-guru-les-pontianak","tag-hukum-pidana","tag-jalan-karangan-pontianak","tag-jorjon-romengga","tag-kasus-penganiayaan-tetangga","tag-kekerasan-terhadap-warga","tag-konflik-bertetangga","tag-penganiayaan-di-pontianak","tag-pontianak-selatan","tag-tegur-sampah","tag-universitas-tanjungpura","tag-untan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/188208","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=188208"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/188208\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":188222,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/188208\/revisions\/188222"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/188221"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=188208"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=188208"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=188208"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}