{"id":188572,"date":"2026-06-01T22:40:36","date_gmt":"2026-06-01T14:40:36","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=188572"},"modified":"2026-06-01T22:40:36","modified_gmt":"2026-06-01T14:40:36","slug":"hasan-nasbi-ingatkan-bahaya-sinisme-di-ruang-digital","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/hasan-nasbi-ingatkan-bahaya-sinisme-di-ruang-digital\/","title":{"rendered":"Hasan Nasbi Ingatkan Bahaya Sinisme di Ruang Digital"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2705\" data-end=\"2879\"><em>Hasan Nasbi menilai pelabelan terhadap SPPG mencerminkan kecenderungan sinisme di ruang digital yang berpotensi menggeser perhatian publik dari fakta dan substansi kebijakan.<\/em><\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\"><strong>JAKARTA<\/strong> &#8211; Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi menyoroti maraknya pelabelan dan plesetan terhadap program pemerintah di ruang digital. Ia menilai fenomena tersebut dapat mengaburkan substansi kebijakan dan mendorong terbentuknya opini yang tidak berpijak pada fakta.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Pernyataan itu disampaikan Hasan menanggapi penggunaan istilah &#8220;Satuan Penjilat Prabowo-Gibran&#8221; yang ditujukan kepada Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG). Menurutnya, penyebutan tersebut mencerminkan pola pikir yang mengesampingkan data dan informasi yang dapat diverifikasi.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Hasan mengatakan ruang digital saat ini menghadapi tantangan berupa cepatnya penyebaran sikap sinis dibandingkan upaya untuk memeriksa kebenaran suatu informasi. Kondisi tersebut, kata dia, berpotensi memengaruhi kualitas diskusi publik dan cara masyarakat memahami berbagai program pemerintah.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Menurut Hasan, kritik merupakan bagian dari demokrasi, namun penyampaian kritik seharusnya tetap didasarkan pada fakta dan argumentasi yang dapat dipertanggungjawabkan. Ia mengingatkan agar perdebatan di ruang publik tidak terjebak pada pelabelan yang justru mengalihkan perhatian dari substansi persoalan.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Hasan menegaskan bahwa pelabelan tersebut menunjukkan cara berpikir yang tidak didasarkan pada fakta. Ia juga menyampaikan bahwa ruang digital saat ini kerap dipenuhi sikap sinis yang berkembang lebih cepat dibanding upaya memeriksa kebenaran informasi. Akibatnya, nalar publik justru menjadi korban, sebagaimana diberitakan Cnn Indonesia, Senin, (01\/06\/2026).<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Fenomena tersebut menjadi pengingat pentingnya literasi digital di tengah derasnya arus informasi. Dengan mengedepankan verifikasi dan diskusi berbasis data, masyarakat diharapkan dapat menjaga kualitas ruang publik sekaligus mendorong terciptanya dialog yang lebih konstruktif. []\n<p>Redaksi1<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hasan Nasbi menilai pelabelan terhadap SPPG mencerminkan kecenderungan sinisme di ruang digital yang berpotensi menggeser perhatian publik dari fakta dan substansi kebijakan. JAKARTA &#8211; Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi menyoroti maraknya pelabelan dan plesetan terhadap program pemerintah di ruang digital. Ia menilai fenomena tersebut dapat mengaburkan substansi kebijakan dan mendorong terbentuknya opini yang &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":92,"featured_media":188573,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[9295,35],"tags":[18480,10801,32741,4589,17809,32736,32738,10147,4458,32737,32739,8266,30172,32735,11361,32740],"class_list":["post-188572","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-jakarta","category-berita-nasional","tag-cnn-indonesia","tag-hasan-nasbi","tag-isu-nasional","tag-jakarta","tag-kebijakan-pemerintah","tag-komunikasi-presiden","tag-kritik-pemerintah","tag-literasi-digital","tag-media-sosial","tag-nalar-publik","tag-opini-publik","tag-prabowo-gibran","tag-ruang-digital","tag-satuan-pelayanan-program-gizi","tag-sppg","tag-verifikasi-informasi"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/188572","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/92"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=188572"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/188572\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":188574,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/188572\/revisions\/188574"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/188573"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=188572"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=188572"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=188572"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}