{"id":188758,"date":"2026-06-03T12:11:25","date_gmt":"2026-06-03T04:11:25","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=188758"},"modified":"2026-06-03T12:12:28","modified_gmt":"2026-06-03T04:12:28","slug":"tragedi-di-jembatan-suban-dua-remaja-meninggal-usai-motor-oleng","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/tragedi-di-jembatan-suban-dua-remaja-meninggal-usai-motor-oleng\/","title":{"rendered":"Tragedi di Jembatan Suban, Dua Remaja Meninggal Usai Motor Oleng"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Dua remaja meninggal dunia setelah sepeda motor yang mereka tumpangi menabrak pembatas Jembatan Suban di Kecamatan Sekayam, Sanggau.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>SANGGAU<\/strong> &#8211; Dua remaja berinisial HM (15) dan ARM (12) meninggal dunia setelah sepeda motor yang mereka tumpangi menabrak pembatas Jembatan Suban, Jalan Lintas Malindo, Desa Balai Karangan, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau (Sanggau), Senin (01\/06\/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kecelakaan maut tersebut menjadi perhatian aparat kepolisian karena kedua korban masih berusia remaja. Polisi pun mengingatkan masyarakat, khususnya orang tua, agar memperketat pengawasan terhadap anak-anak dalam penggunaan kendaraan bermotor.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Sekayam Sutikno menjelaskan, peristiwa itu bermula saat sepeda motor Yamaha Vixion yang dikendarai IS (36) melaju dari arah Balai Karangan III. Ketika tiba di sekitar Jembatan Suban, Dusun Paus, IS memperlambat laju kendaraan karena hendak berbelok menuju tempat pencucian kendaraan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada saat bersamaan, sepeda motor Honda Revo X yang ditumpangi HM dan ARM melaju dari arah belakang dengan kecepatan tinggi. Keduanya diduga hendak mendahului kendaraan di depan, tetapi jarak yang terlalu dekat membuat pengendara kehilangan kendali.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sepeda motor korban kemudian oleng dan menghantam pembatas jembatan. Benturan keras itu menyebabkan ARM terpental ke bawah jembatan, sementara HM terlempar ke badan jalan. Kedua korban dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP), sedangkan pengendara Yamaha Vixion mengalami luka lecet ringan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPeristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan menjaga kecepatan kendaraan,\u201d ujar Sutikno, sebagaimana diberitakan Insidepontianak, Selasa (02\/06\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sutikno juga mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan keselamatan berkendara, terutama ketika anak-anak atau remaja menggunakan sepeda motor di jalan raya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cTolong tingkatkan pengawasan terhadap remaja dalam penggunaan kendaraan bermotor guna mencegah terulangnya kejadian serupa,\u201d pungkas Kapolsek mengingatkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepolisian berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bersama agar pengguna jalan lebih disiplin, menjaga jarak aman, dan tidak memacu kendaraan secara berlebihan, terutama di kawasan jembatan dan ruas jalan lintas yang berisiko tinggi. []\n<p>Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dua remaja meninggal dunia setelah sepeda motor yang mereka tumpangi menabrak pembatas Jembatan Suban di Kecamatan Sekayam, Sanggau. SANGGAU &#8211; Dua remaja berinisial HM (15) dan ARM (12) meninggal dunia setelah sepeda motor yang mereka tumpangi menabrak pembatas Jembatan Suban, Jalan Lintas Malindo, Desa Balai Karangan, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau (Sanggau), Senin (01\/06\/2026) sekitar pukul &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":188767,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2273,38],"tags":[13437,33001,18613,33000,28769,27912,15101,13435,13161,13158,18609,30873],"class_list":["post-188758","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kabupaten-sanggau-provinsi-kalimantan-barat-kalbar","tag-balai-karangan","tag-dua-remaja-tewas","tag-jalan-lintas-malindo","tag-jembatan-suban","tag-kapolsek-sekayam","tag-kecelakaan-maut-kalbar","tag-kecelakaan-motor","tag-kecelakaan-sanggau","tag-keselamatan-berkendara","tag-pengawasan-orang-tua","tag-sekayam","tag-sutikno"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/188758","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=188758"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/188758\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":188774,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/188758\/revisions\/188774"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/188767"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=188758"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=188758"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=188758"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}