{"id":188830,"date":"2026-06-03T17:00:53","date_gmt":"2026-06-03T09:00:53","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=188830"},"modified":"2026-06-03T17:09:45","modified_gmt":"2026-06-03T09:09:45","slug":"lbh-jkn-kukar-desak-polisi-usut-tuntas-dugaan-kelalaian-pengelola-air-terjun-perjiwa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/lbh-jkn-kukar-desak-polisi-usut-tuntas-dugaan-kelalaian-pengelola-air-terjun-perjiwa\/","title":{"rendered":"LBH JKN Kukar Desak Polisi Usut Tuntas Dugaan Kelalaian Pengelola Air Terjun Perjiwa"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>LBH JKN Kukar menilai kematian Gazali Irwan di Air Terjun Perjiwa perlu diusut sebagai dugaan kelalaian pengelola wisata.<\/em><b><\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KUTAI KARTANEGARA<\/strong> &#8211; Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jaminan Keadilan Nusantara (JKN) Kutai Kartanegara (Kukar) mendesak kepolisian mengusut tuntas dugaan kelalaian pengelola Objek Wisata Air Terjun Perjiwa, Kecamatan Tenggarong Seberang, setelah seorang pemuda bernama Gazali Irwan (22) meninggal dunia di lokasi wisata tersebut pada Sabtu (23\/05\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketua LBH JKN Kukar Agus Setiawan menilai peristiwa itu tidak bisa hanya dianggap sebagai musibah. Menurut dia, perlu pemeriksaan hukum terhadap dugaan kelalaian atau culpa dalam penyediaan standar keselamatan dan mitigasi risiko di kawasan wisata alam tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Namun secara hukum, ada hak konsumen dan masyarakat atas jaminan keselamatan yang wajib dipenuhi oleh pengelola,&#8221; tegas Agus Setiawan dalam siaran persnya, Senin (26\/05\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">LBH JKN Kukar menyoroti dugaan tidak adanya rambu peringatan, pembatas area aman, serta petugas penyelamat bersertifikasi di lokasi wisata. Kondisi itu dinilai dapat mengarah pada pertanggungjawaban hukum apabila terbukti terdapat kelalaian pengelola.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Jika terbukti pengelola abai, mereka dapat dijerat Pasal 434 ayat (1) KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun. Bahkan, ancaman hukumannya bisa ditambah sepertiga menjadi 6 tahun 8 bulan sesuai Pasal 435 KUHP karena menyangkut kelalaian dalam menjalankan usaha wisata,&#8221; paparnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain aspek pidana, LBH JKN Kukar juga menilai keluarga korban dapat menempuh gugatan perdata. Dasar hukumnya merujuk Pasal 1365 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata) tentang Perbuatan Melawan Hukum (PMH), serta Pasal 19 Undang-Undang (UU) Perlindungan Konsumen yang mengatur hak konsumen atas keamanan dan keselamatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Agus meminta kepolisian segera meningkatkan proses pemeriksaan ke tahap penyidikan. Ia menegaskan kasus tersebut merupakan delik biasa sehingga aparat penegak hukum tidak perlu menunggu laporan dari keluarga korban.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kami mendesak Dinas Pariwisata segera membekukan izin operasional Air Terjun Perjiwa selama proses hukum berjalan,&#8221; pintanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">LBH JKN Kukar juga mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar melakukan audit menyeluruh terhadap standar keselamatan seluruh objek wisata alam di daerah tersebut. Audit dinilai penting untuk memastikan setiap destinasi memiliki rambu keselamatan, jalur evakuasi, petugas pengawas, serta prosedur penanganan keadaan darurat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai bentuk pendampingan, LBH JKN Kukar membuka posko pengaduan dan menyatakan siap memberikan bantuan hukum secara cuma-cuma kepada keluarga korban. Langkah itu diharapkan dapat mendorong proses hukum berjalan transparan sekaligus memperkuat perlindungan keselamatan wisatawan di Kukar. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Yusuf | Penyunting: Nursiah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LBH JKN Kukar menilai kematian Gazali Irwan di Air Terjun Perjiwa perlu diusut sebagai dugaan kelalaian pengelola wisata. KUTAI KARTANEGARA &#8211; Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jaminan Keadilan Nusantara (JKN) Kutai Kartanegara (Kukar) mendesak kepolisian mengusut tuntas dugaan kelalaian pengelola Objek Wisata Air Terjun Perjiwa, Kecamatan Tenggarong Seberang, setelah seorang pemuda bernama Gazali Irwan (22) meninggal &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":52,"featured_media":188833,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,33],"tags":[23615,33161,33159,33162,870,560,33158,1677,6959,33163,33160],"class_list":["post-188830","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-kutai-kartanegara","tag-air-terjun-perjiwa","tag-dugaan-kelalaian","tag-gazali-irwan","tag-keselamatan-wisatawan","tag-kuhp","tag-kukar","tag-lbh-jkn-kukar","tag-pemkab-kukar","tag-tenggarong-seberang","tag-uu-perlindungan-konsumen","tag-wisata-alam-kukar"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/188830","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/52"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=188830"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/188830\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":188883,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/188830\/revisions\/188883"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/188833"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=188830"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=188830"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=188830"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}