{"id":188986,"date":"2026-06-04T18:34:08","date_gmt":"2026-06-04T10:34:08","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=188986"},"modified":"2026-06-04T18:40:43","modified_gmt":"2026-06-04T10:40:43","slug":"viral-pemobil-dipalak-10-pak-ogah-di-cengkareng-ditindak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/viral-pemobil-dipalak-10-pak-ogah-di-cengkareng-ditindak\/","title":{"rendered":"Viral Pemobil Dipalak, 10 Pak Ogah di Cengkareng Ditindak"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Petugas gabungan menertibkan 14 orang di Cengkareng setelah video dugaan pungli oleh Pak Ogah terhadap pengendara viral di medsos.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>JAKARTA<\/strong> &#8211; Penertiban terhadap pengatur lalu lintas informal atau Pak Ogah di Cengkareng, Jakarta Barat (Jakbar), menjadi perhatian setelah video dugaan pungutan liar (pungli) terhadap pengendara viral di media sosial (medsos).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Petugas gabungan bergerak setelah menerima laporan warga terkait dugaan pungli di sejumlah titik rawan sosial di wilayah Cengkareng. Sebanyak 14 orang diamankan dalam penertiban yang dilakukan pada Rabu, (03\/06\/2026), sebagaimana diberitakan Detik, Kamis, (04\/06\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Daerah Khusus Jakarta (DKJ) Satriadi Gunawan mengatakan, penertiban dilakukan bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Dinas Sosial (Dinsos), dan Dinas Perhubungan (Dishub).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Menindaklanjuti laporan warga terkait pungli di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat, Satpol PP Jakarta Barat segera bergerak bersinergi bersama TNI dan Polri untuk menindak para pelaku pungli di kawasan tersebut,&#8221; kata Satriadi, Kamis, (04\/06\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah Pak Ogah meminta uang kepada pengendara mobil secara memaksa. Sebagian lainnya tampak emosional terhadap pengguna jalan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Satriadi menyebut, total 14 orang yang diamankan terdiri atas empat pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS) dan 10 Pak Ogah. Mereka kemudian dibawa ke panti sosial untuk penanganan lebih lanjut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Total 14 PPKS diamankan dan dibawa ke panti sosial,&#8221; katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penertiban dilakukan di delapan lokasi yang dinilai memiliki kerawanan sosial. Sejumlah titik tersebut antara lain pertigaan Jalan Cenderawasih, putaran Hotel Royal Palm Mutiara Cengkareng, pertigaan Kapuk Metro atau Kamal, putaran Kayu Besar Cengkareng Barat, hingga U-turn ABC Daan Mogot Kedaung Kali Angke.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Beberapa diduga pelaku pungli berhasil diamankan untuk ditindaklanjuti, penyisiran terus dilanjuti hingga malam hari dan berhasil kembali jajaran mengamankan diduga para pelaku pungli,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penertiban ini diharapkan dapat mengurangi praktik pungli di jalan dan meningkatkan rasa aman bagi pengguna jalan di wilayah Jakbar. Petugas juga diminta terus melakukan pengawasan di titik-titik rawan agar kejadian serupa tidak kembali terulang. []\n<p>Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Petugas gabungan menertibkan 14 orang di Cengkareng setelah video dugaan pungli oleh Pak Ogah terhadap pengendara viral di medsos. JAKARTA &#8211; Penertiban terhadap pengatur lalu lintas informal atau Pak Ogah di Cengkareng, Jakarta Barat (Jakbar), menjadi perhatian setelah video dugaan pungutan liar (pungli) terhadap pengendara viral di media sosial (medsos). Petugas gabungan bergerak setelah menerima &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":188989,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[9295,35],"tags":[7537,7524,12851,7872,4458,33275,33280,5781,33278,33276,373,33277,23002,1792,33279],"class_list":["post-188986","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-jakarta","category-berita-nasional","tag-dinsos","tag-dishub","tag-jakarta-barat","tag-jakbar","tag-media-sosial","tag-pak-ogah","tag-penertiban-cengkareng","tag-polri","tag-ppks","tag-pungli-cengkareng","tag-satpol-pp","tag-satpol-pp-dkj","tag-satriadi-gunawan","tag-tni","tag-viral-pemalakan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/188986","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=188986"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/188986\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":188999,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/188986\/revisions\/188999"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/188989"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=188986"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=188986"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=188986"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}