{"id":189007,"date":"2026-06-04T22:30:05","date_gmt":"2026-06-04T14:30:05","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=189007"},"modified":"2026-06-04T22:34:42","modified_gmt":"2026-06-04T14:34:42","slug":"tanpa-rekomendasi-17-drum-pertalite-subsidi-diduga-diangkut-dari-spbu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/tanpa-rekomendasi-17-drum-pertalite-subsidi-diduga-diangkut-dari-spbu\/","title":{"rendered":"Tanpa Rekomendasi, 17 Drum Pertalite Subsidi Diduga Diangkut dari SPBU"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Polisi mendalami dugaan penyalahgunaan Pertalite bersubsidi di Kayong Utara setelah 17 drum BBM diamankan dari dua kendaraan pengangkut.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KAYONG UTARA<\/strong> &#8211; Dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite di Kabupaten Kayong Utara (Kayong Utara), Kalimantan Barat (Kalbar), kini mengarah pada penelusuran mekanisme pembelian dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Padu Banjar. Polisi mengamankan 17 drum Pertalite bersubsidi yang diduga diangkut tanpa dokumen rekomendasi resmi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Kalbar mengamankan barang bukti tersebut di Desa Padu Banjar, Kecamatan Simpang Hilir, pada 3 April 2026. Dalam operasi itu, petugas juga mengamankan dua kendaraan pengangkut, sebagaimana diwartakan Pontianak Post, Selasa (03\/06\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebanyak 10 drum Pertalite ditemukan di mobil pikap Daihatsu Gran Max putih milik MRS. Sementara tujuh drum lainnya ditemukan di kendaraan yang dikemudikan DD bersama seorang kernet. Kedua terduga pelaku dan barang bukti kemudian dibawa ke Kepolisian Resor (Polres) Ketapang untuk pemeriksaan lebih lanjut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dugaan adanya pihak lain mencuat setelah keluarga MRS menyebut pembelian Pertalite dilakukan tanpa rekomendasi Pemerintah Daerah (Pemda) maupun pemerintah desa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami membeli Pertalite tanpa rekomendasi Pemda atau desa. Kami hanya dihubungi via telepon oleh pihak SPBU 6478815 Padu Banjar,\u201d ujar mertua MRS, Sugeng, Selasa (03\/06\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Keterangan tersebut memperkuat sorotan terhadap proses distribusi BBM bersubsidi dalam jumlah besar. Pengambilan Pertalite menggunakan drum dinilai tidak lazim karena pengisian kendaraan roda empat memiliki batas volume tertentu, sedangkan 17 drum jauh melampaui kebutuhan pengisian normal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari pengelola SPBU Padu Banjar terkait dugaan tersebut. Polisi masih mendalami asal-usul BBM, mekanisme pembelian, penggunaan kode batang atau barcode, serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kasus ini menjadi perhatian publik karena BBM bersubsidi seharusnya disalurkan kepada masyarakat yang berhak. Penegakan hukum yang transparan diharapkan dapat memastikan distribusi Pertalite bersubsidi tidak disalahgunakan untuk kepentingan kelompok tertentu. []\n<p>Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Polisi mendalami dugaan penyalahgunaan Pertalite bersubsidi di Kayong Utara setelah 17 drum BBM diamankan dari dua kendaraan pengangkut. KAYONG UTARA &#8211; Dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite di Kabupaten Kayong Utara (Kayong Utara), Kalimantan Barat (Kalbar), kini mengarah pada penelusuran mekanisme pembelian dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Padu Banjar. Polisi &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":189018,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2273,29],"tags":[9351,2096,33322,24994,4861,9886,33323,33324,21060,27975,2953,2723,33321,33325],"class_list":["post-189007","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kabupaten-kayong-utara-sukadana-provinsi-kalimantan-barat-kalbar","tag-bbm-subsidi","tag-dd","tag-desa-padu-banjar","tag-ditreskrimsus-polda-kalbar","tag-kalimantan-barat","tag-kayong-utara","tag-kecamatan-simpang-hilir","tag-mrs","tag-penyalahgunaan-bbm","tag-pertalite-subsidi","tag-polda-kalbar","tag-polres-ketapang","tag-spbu-padu-banjar","tag-sugeng"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/189007","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=189007"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/189007\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":189026,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/189007\/revisions\/189026"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/189018"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=189007"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=189007"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=189007"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}