{"id":189274,"date":"2026-06-05T22:46:55","date_gmt":"2026-06-05T14:46:55","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=189274"},"modified":"2026-06-06T01:49:21","modified_gmt":"2026-06-05T17:49:21","slug":"beruang-madu-dan-lutung-merah-muncul-ekosistem-ikn-mulai-pulih","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/beruang-madu-dan-lutung-merah-muncul-ekosistem-ikn-mulai-pulih\/","title":{"rendered":"Beruang Madu dan Lutung Merah Muncul, Ekosistem IKN Mulai Pulih"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Kemunculan satwa liar di kawasan Nusantara dinilai menjadi penanda awal pulihnya ekosistem seiring pengembangan Wanagama IKN sebagai pusat restorasi dan edukasi lingkungan.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>NUSANTARA<\/strong> &#8211; Kemunculan beruang madu, lutung merah, rusa sambar, dan berbagai burung hutan di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi penanda awal pulihnya ekosistem alam di tengah pembangunan kota masa depan berbasis smart-forest city.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Komitmen pemulihan ekosistem itu kembali diperkuat melalui kegiatan penanaman pohon dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang digelar Otorita IKN bersama Perseroan Terbatas (PT) Pamapersada Nusantara dan Universitas Gadjah Mada (UGM) di kawasan Wanagama IKN, Jumat (05\/06\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegiatan bertema Rooting for Future tersebut dihadiri Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, Rektor UGM Ova Emilia, serta Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (PDASRH) Kementerian Kehutanan Muhammad Zainal Arifin, sebagaimana dilansir Sumber Berita, Jumat (05\/06\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wanagama IKN merupakan kawasan hutan seluas 621 hektare di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara. Kawasan ini dikembangkan sebagai pusat pendidikan, penelitian, dan restorasi ekosistem hutan hujan tropis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menegaskan, pembangunan IKN tidak hanya diarahkan pada pembangunan fisik, tetapi juga pada upaya mengembalikan kehidupan alam agar dapat tumbuh berdampingan dengan manusia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Hari Lingkungan Hidup tidak hanya kita peringati setahun sekali, tetapi kita jalankan setiap hari. Yang kita lakukan di IKN bukan sekadar menanam pohon, tetapi mengembalikan kehidupan alamnya. Karena itu, kita mulai melihat berbagai satwa seperti beruang madu dan lutung merah kembali terpantau di kawasan IKN. Ini menunjukkan bahwa ekosistem yang kita bangun mulai hidup dan memberikan ruang bagi keanekaragaman hayati untuk berkembang,&#8221; ujar Basuki.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Basuki, gerakan menanam pohon dan menjaga lingkungan harus menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat serta aparatur sipil negara yang tinggal dan bekerja di IKN.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rektor UGM Ova Emilia mengatakan, menjaga lingkungan merupakan investasi jangka panjang bagi kehidupan manusia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kesehatan bumi pada akhirnya akan menentukan kesehatan manusia. Apa yang kita lakukan hari ini merupakan investasi untuk masa depan. Kami berharap pohon-pohon yang ditanam dapat tumbuh dan memberikan manfaat ekologis dalam jangka panjang. UGM siap mendukung pengembangan IKN sebagai smart-forest city yang menjadi contoh pembangunan berkelanjutan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perwakilan PT Pamapersada Nusantara Gunawan Setiadi menyebut keterlibatan perusahaan dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap konservasi lingkungan dan pengembangan ruang pembelajaran berbasis alam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Komitmen ini merupakan pengembangan dari konsep Eco Edu Forest yang mengintegrasikan konservasi, pendidikan, dan penelitian dalam satu kawasan. Kami berharap kawasan ini dapat menjadi laboratorium alam sekaligus pusat edukasi lingkungan yang memberikan manfaat bagi generasi masa depan,&#8221; ucap Gunawan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui kolaborasi pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia usaha, IKN terus diarahkan menjadi kota masa depan yang tidak hanya modern, tetapi juga menjaga keseimbangan antara pembangunan, pendidikan lingkungan, dan kelestarian alam. []\n<p>Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kemunculan satwa liar di kawasan Nusantara dinilai menjadi penanda awal pulihnya ekosistem seiring pengembangan Wanagama IKN sebagai pusat restorasi dan edukasi lingkungan. NUSANTARA &#8211; Kemunculan beruang madu, lutung merah, rusa sambar, dan berbagai burung hutan di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi penanda awal pulihnya ekosistem alam di tengah pembangunan kota masa depan berbasis smart-forest &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":189283,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,9430],"tags":[12404,33602,33599,10966,7307,165,33603,6487,33598,15560,33601,33600,3109,33597],"class_list":["post-189274","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-nusantara","tag-basuki-hadimuljono","tag-beruang-madu","tag-gunawan-setiadi","tag-hari-lingkungan-hidup-sedunia","tag-ibu-kota-nusantara","tag-ikn","tag-lutung-merah","tag-otorita-ikn","tag-ova-emilia","tag-pt-pamapersada-nusantara","tag-restorasi-hutan","tag-smart-forest-city","tag-ugm","tag-wanagama-ikn"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/189274","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=189274"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/189274\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":189294,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/189274\/revisions\/189294"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/189283"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=189274"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=189274"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=189274"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}