{"id":189336,"date":"2026-06-06T23:07:28","date_gmt":"2026-06-06T15:07:28","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=189336"},"modified":"2026-06-06T23:16:16","modified_gmt":"2026-06-06T15:16:16","slug":"minibus-masuk-parit-polisi-ingatkan-bahaya-mengemudi-saat-lelah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/minibus-masuk-parit-polisi-ingatkan-bahaya-mengemudi-saat-lelah\/","title":{"rendered":"Minibus Masuk Parit, Polisi Ingatkan Bahaya Mengemudi Saat Lelah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Kecelakaan tunggal minibus di Desa Pampang diduga dipicu pengemudi mengantuk saat berkendara.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KAYONG UTARA<\/strong> &#8211; Kecelakaan tunggal minibus yang masuk ke parit di Desa Pampang, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara (Kayong Utara), Kalimantan Barat (Kalbar), menjadi peringatan bagi pengendara agar tidak memaksakan perjalanan saat tubuh lelah atau mengantuk.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peristiwa yang terjadi pada Kamis (04\/06\/2026) itu menyebabkan pengemudi mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Kendaraan yang terperosok ke parit juga telah dievakuasi petugas agar tidak mengganggu arus lalu lintas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kayong Utara melalui Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Kepolisian Resor (Polres) Kayong Utara, Dede Saepul Mikdar, mengatakan hasil penyelidikan sementara menunjukkan kecelakaan diduga dipicu faktor human error karena pengemudi mengantuk saat berkendara, sebagaimana diberitakan Tribunpontianak, Jumat (05\/06\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cTerkait kecelakaan tunggal yang terjadi di Desa Pampang kemarin, berdasarkan hasil penyelidikan sementara ditemukan adanya faktor human error atau pengemudi dalam kondisi mengantuk saat berkendara,\u201d ujar Dede saat dikonfirmasi pada Jumat (05\/06\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Dede, petugas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kayong Utara langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan kecelakaan. Selain melakukan penyelidikan, petugas juga mengevakuasi kendaraan dari parit.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKorban sudah mendapatkan perawatan di rumah sakit dan untuk kendaraan juga sudah kami lakukan evakuasi,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dede mengingatkan masyarakat agar memastikan kondisi tubuh benar-benar fit sebelum mengemudikan kendaraan, terutama ketika menempuh perjalanan jauh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami mengimbau kepada masyarakat agar sebelum mengendarai kendaraan bermotor memastikan kondisi tubuh benar-benar fit. Jika merasa mengantuk atau sudah lelah dan tidak sanggup melanjutkan perjalanan, sebaiknya segera beristirahat hingga kondisi tubuh kembali segar,\u201d pesannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Polisi berharap pengendara tidak mengabaikan rasa lelah dan kantuk saat berkendara. Kesadaran untuk beristirahat dinilai penting untuk mencegah kecelakaan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain. []\n<p>Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kecelakaan tunggal minibus di Desa Pampang diduga dipicu pengemudi mengantuk saat berkendara. KAYONG UTARA &#8211; Kecelakaan tunggal minibus yang masuk ke parit di Desa Pampang, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara (Kayong Utara), Kalimantan Barat (Kalbar), menjadi peringatan bagi pengendara agar tidak memaksakan perjalanan saat tubuh lelah atau mengantuk. Peristiwa yang terjadi pada Kamis (04\/06\/2026) itu &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":189338,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2273,29],"tags":[33654,33652,183,9886,15995,13161,33655,18960,33653,17538,14090],"class_list":["post-189336","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kabupaten-kayong-utara-sukadana-provinsi-kalimantan-barat-kalbar","tag-dede-saepul-mikdar","tag-desa-pampang","tag-kalbar","tag-kayong-utara","tag-kecelakaan-tunggal","tag-keselamatan-berkendara","tag-minibus-masuk-parit","tag-polres-kayong-utara","tag-satlantas-polres-kayong-utara","tag-sopir-mengantuk","tag-sukadana"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/189336","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=189336"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/189336\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":189349,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/189336\/revisions\/189349"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/189338"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=189336"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=189336"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=189336"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}