{"id":189372,"date":"2026-06-06T23:58:03","date_gmt":"2026-06-06T15:58:03","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=189372"},"modified":"2026-06-06T23:58:28","modified_gmt":"2026-06-06T15:58:28","slug":"digitalisasi-bansos-di-palangka-raya-bi-tekankan-perlindungan-konsumen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/digitalisasi-bansos-di-palangka-raya-bi-tekankan-perlindungan-konsumen\/","title":{"rendered":"Digitalisasi Bansos di Palangka Raya, BI Tekankan Perlindungan Konsumen"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>BI Kalteng menilai digitalisasi bansos dapat memperluas inklusi keuangan, tetapi harus diiringi edukasi agar penerima manfaat aman bertransaksi.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PALANGKA RAYA<\/strong> &#8211; Bank Indonesia (BI) mendorong digitalisasi perlindungan sosial di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), dibarengi peningkatan literasi dan perlindungan konsumen agar penerima bantuan sosial (bansos) tidak menjadi korban kejahatan digital.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pesan itu mengemuka dalam Sosialisasi Perluasan Piloting Digitalisasi Perlindungan Sosial Kota Palangka Raya di Aula Betang Hapakat, Kantor Perwakilan BI Kalteng, sebagaimana diwartakan Media Center, Jumat (05\/06\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Perwakilan BI Kalteng Yuliansyah Andrias mengatakan, program percontohan atau pilot project digitalisasi bansos sejalan dengan upaya meningkatkan inklusi keuangan masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPelaksanaan pilot project ini sejalan dengan upaya peningkatan inklusi keuangan. Dalam model digitalisasi bantuan sosial yang sedang dibangun, masyarakat dapat memanfaatkan rekening yang dimiliki melalui berbagai kanal pembayaran digital,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Yuliansyah, digitalisasi bansos diharapkan membuat penerima manfaat lebih mudah menggunakan rekening untuk kebutuhan transaksi melalui kanal pembayaran digital yang aman dan mudah diakses.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Optimisme itu didukung perkembangan ekosistem transaksi digital di Kalteng. Hingga Maret 2026, jumlah pedagang atau merchant pengguna Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Kalteng mencapai 417.720 merchant. Pengguna baru QRIS juga bertambah sekitar 15 ribu orang, sementara volume transaksi QRIS telah mencapai 13,9 juta transaksi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cAngka tersebut menunjukkan bahwa masyarakat semakin terbiasa menggunakan layanan pembayaran digital dalam aktivitas sehari-hari,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meski demikian, Yuliansyah menegaskan transformasi digital tidak cukup hanya mengejar kemudahan transaksi. Menurutnya, literasi digital harus diperkuat agar masyarakat memahami manfaat, risiko, dan langkah pencegahan dari potensi kejahatan digital.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami selalu mengingatkan masyarakat untuk memahami manfaat dan risiko transaksi digital. Ada jargon yang terus kami sampaikan, yakni \u2018Kalau ragu, stop dulu\u2019. Jika menemukan tautan atau informasi yang diragukan keasliannya, jangan langsung melakukan transaksi. Cari terlebih dahulu informasi dari sumber resmi,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia mengingatkan, transaksi digital yang telah dilakukan umumnya tidak dapat dibatalkan atau dikembalikan. Apalagi jika pengguna telah memasukkan Personal Identification Number (PIN) atau memberi persetujuan transaksi, maka pengguna dianggap memahami risiko yang menyertainya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karena itu, agen perlindungan sosial dan pihak terkait diminta ikut mengedukasi penerima bansos mengenai tata cara penggunaan layanan digital secara aman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yuliansyah menilai manfaat digitalisasi tetap lebih besar jika risiko dapat diantisipasi. Program tersebut diharapkan meningkatkan efisiensi, transparansi, serta kemudahan akses layanan bagi masyarakat penerima bansos.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menyukseskan pilot project digitalisasi perlindungan sosial ini. Dengan kolaborasi yang kuat, program ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat sekaligus mempercepat transformasi digital di daerah,\u201d pungkasnya. []\n<p>Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BI Kalteng menilai digitalisasi bansos dapat memperluas inklusi keuangan, tetapi harus diiringi edukasi agar penerima manfaat aman bertransaksi. PALANGKA RAYA &#8211; Bank Indonesia (BI) mendorong digitalisasi perlindungan sosial di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), dibarengi peningkatan literasi dan perlindungan konsumen agar penerima bantuan sosial (bansos) tidak menjadi korban kejahatan digital. Pesan itu mengemuka dalam &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":189379,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2259,2264],"tags":[10874,33697,33696,33698,20636,6051,10147,3561,1686,9512,33700,33699],"class_list":["post-189372","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-tengah","category-kota-palangkaraya-provinsi-kalimantan-tengah","tag-bank-indonesia","tag-bansos-digital","tag-bi-kalteng","tag-digitalisasi-perlindungan-sosial","tag-inklusi-keuangan","tag-kalimantan-tengah","tag-literasi-digital","tag-palangka-raya","tag-perlindungan-konsumen","tag-qris","tag-transaksi-digital","tag-yuliansyah-andrias"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/189372","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=189372"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/189372\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":189383,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/189372\/revisions\/189383"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/189379"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=189372"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=189372"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=189372"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}