{"id":189481,"date":"2026-06-07T22:15:40","date_gmt":"2026-06-07T14:15:40","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=189481"},"modified":"2026-06-07T22:27:17","modified_gmt":"2026-06-07T14:27:17","slug":"pengendara-vario-tewas-usai-tabrak-tangki-cpo-di-bengkayang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pengendara-vario-tewas-usai-tabrak-tangki-cpo-di-bengkayang\/","title":{"rendered":"Pengendara Vario Tewas Usai Tabrak Tangki CPO di Bengkayang"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Kecelakaan antara sepeda motor dan mobil tangki CPO di Bengkayang menewaskan satu pengendara dan melukai dua penumpang setelah kendaraan besar itu hendak berbelok ke sisi kanan jalan.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BENGKAYANG<\/strong> &#8211; Manuver mobil tangki minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) saat hendak berbelok ke sisi kanan jalan berujung kecelakaan maut di Jalan Raya Dusun Bhakti, Desa Rukma Jaya, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang (Bengkayang), Kalimantan Barat (Kalbar), Sabtu (06\/06\/2026) sekitar pukul 05.45 WIB.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seorang pengendara sepeda motor Honda Vario bernama Tajudin Alit (64), warga Desa Sungai Itik, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya (Kubu Raya), meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak bagian kiri mobil tangki CPO.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peristiwa itu melibatkan sepeda motor Honda Vario KB 6495 MF yang dikendarai korban dan mobil tangki CPO KB 8071 PR yang dikemudikan Asnandi (51), warga Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas (Sambas), sebagaimana diberitakan Tribunpontianak, Sabtu (06\/06\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Sungai Raya Kepulauan Achmad Al Ghazali membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan korban mengalami benturan serius di bagian kepala, leher, dan dada hingga meninggal dunia di lokasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain korban meninggal dunia, dua penumpang sepeda motor turut mengalami luka-luka. Hajibah (58) mengalami luka lecet di tangan dan luka sobek pada kaki. Sementara Muhammad Rehan (12) mengalami luka sobek di kepala, memar di bagian mata dan pipi, serta luka lecet pada tangan dan kaki.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kedua korban luka langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Singkawang untuk mendapatkan perawatan medis. Adapun pengemudi mobil tangki CPO dilaporkan tidak mengalami luka dalam kecelakaan tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, mobil tangki CPO melaju dari arah Pontianak menuju Singkawang dengan kecepatan sedang. Kendaraan besar itu kemudian hendak berbelok atau menyeberang ke sisi kanan jalan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada saat bersamaan, sepeda motor yang dikendarai Tajudin datang dari arah yang sama. Jarak yang terlalu dekat membuat benturan tidak terhindarkan hingga sepeda motor masuk ke kolong mobil tangki.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Karena jarak sudah terlalu dekat, pengendara tidak dapat menghindar sehingga kecelakaan tidak dapat dihindari,&#8221; jelas Achmad Al Ghazali.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Polisi memperkirakan kerugian material akibat kecelakaan itu mencapai sekitar Rp3 juta. Sejumlah barang bukti juga telah diamankan, yakni satu unit sepeda motor Honda Vario beserta Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan satu unit mobil tangki CPO berikut STNK.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kasus tersebut masih dalam penyelidikan kepolisian. Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi pengendara maupun pengemudi kendaraan besar agar lebih berhati-hati saat bermanuver, terutama ketika berbelok atau menyeberang di jalur yang dilalui kendaraan lain dari arah yang sama. []\n<p>Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kecelakaan antara sepeda motor dan mobil tangki CPO di Bengkayang menewaskan satu pengendara dan melukai dua penumpang setelah kendaraan besar itu hendak berbelok ke sisi kanan jalan. BENGKAYANG &#8211; Manuver mobil tangki minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) saat hendak berbelok ke sisi kanan jalan berujung kecelakaan maut di Jalan Raya Dusun Bhakti, &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":189482,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[3488,2273],"tags":[32977,4578,18129,183,32976,27649,1875,545,3189,33817,33816,2632,27654,33815,33814],"class_list":["post-189481","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kabupaten-bengkayang-provinsi-kalimantan-barat-kalbar","category-kalimantan-barat-kalbar","tag-achmad-al-ghazali","tag-bengkayang","tag-honda-vario","tag-kalbar","tag-kapolsek-sungai-raya-kepulauan","tag-kecelakaan-bengkayang","tag-kecelakaan-lalu-lintas","tag-kecelakaan-maut","tag-kubu-raya","tag-motor-tabrak-tangki-cpo","tag-rsud-singkawang","tag-sambas","tag-sungai-raya-kepulauan","tag-tajudin-alit","tag-tangki-cpo"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/189481","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=189481"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/189481\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":189493,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/189481\/revisions\/189493"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/189482"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=189481"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=189481"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=189481"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}