{"id":189576,"date":"2026-06-09T14:48:52","date_gmt":"2026-06-09T06:48:52","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=189576"},"modified":"2026-06-09T14:48:52","modified_gmt":"2026-06-09T06:48:52","slug":"mentan-dan-akpsi-bahas-harga-tbs-300-perusahaan-sawit-bakal-diperiksa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mentan-dan-akpsi-bahas-harga-tbs-300-perusahaan-sawit-bakal-diperiksa\/","title":{"rendered":"Mentan dan AKPSI Bahas Harga TBS, 300 Perusahaan Sawit Bakal Diperiksa"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Bupati PPU Mudyat Noor mendukung pengawasan pemerintah pusat terhadap perusahaan sawit yang belum menyesuaikan harga TBS sesuai ketetapan daerah.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PENAJAM PASER UTARA <\/strong>&#8211; Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor mendorong pengawasan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit agar tetap berpihak kepada petani. Hal itu disampaikan saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pembahasan Perkembangan dan Upaya Stabilisasi Harga TBS Kelapa Sawit di Kantor Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Senin (08\/06\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mudyat yang juga menjabat Ketua Asosiasi Kabupaten Penghasil Sawit Indonesia (AKPSI) menegaskan, stabilitas harga TBS penting untuk menjaga kesejahteraan petani sawit di daerah penghasil, termasuk PPU.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-189747\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/6138689421105106938.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"464\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/6138689421105106938.jpg 1280w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/6138689421105106938-300x199.jpg 300w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/6138689421105106938-1024x678.jpg 1024w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/6138689421105106938-768x509.jpg 768w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/6138689421105106938-310x205.jpg 310w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/>Rakor tersebut dipimpin Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, didampingi Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono. Kegiatan itu turut dihadiri asosiasi sawit, perwakilan petani, eksportir, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), serta pihak terkait lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Mudyat, pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus hadir memastikan harga sawit tetap adil bagi petani. Ia berharap harga TBS dapat kembali stabil dan mengikuti ketetapan yang berlaku di masing-masing daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Pemerintah daerah tentu mendukung langkah pengawasan yang dilakukan pemerintah pusat agar kesejahteraan petani tetap terjaga,\u201d harap Mudyat Noor.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, Mentan Andi Amran Sulaiman menyampaikan, sekitar 300 perusahaan sawit akan diperiksa karena belum menyesuaikan harga pembelian TBS sesuai kondisi pasar yang seharusnya mendukung kenaikan harga di tingkat petani.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cHari ini masih ada kurang lebih 300 dari total 1.900 perusahaan yang bergerak di sektor kelapa sawit. Yang 300 ini akan kita periksa, kita cek kenapa mereka tidak menaikkan harga seperti semula,\u201d tegas Amran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Amran mengatakan, pihaknya telah melaporkan ratusan perusahaan tersebut kepada Satgas Pangan Polri sebagai langkah pengawasan terhadap perusahaan yang belum melakukan penyesuaian harga TBS.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kementan mencatat, terdapat sekitar 270 hingga 300 perusahaan yang masih mempertahankan harga di bawah kondisi yang diharapkan. Data tersebut akan ditindaklanjuti melalui proses pemeriksaan oleh aparat terkait.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cIni langsung diperiksa. Tidak langsung disanksi, tetapi melalui proses pemeriksaan terlebih dahulu. Suratnya hari ini kita serahkan untuk ditindaklanjuti,\u201d ujar Amran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurutnya, pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui penyebab perusahaan belum menyesuaikan harga. Pemerintah menegaskan, langkah itu bertujuan memastikan petani memperoleh harga layak sesuai kondisi pasar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meski demikian, pemerintah tidak akan langsung menjatuhkan sanksi sebelum proses verifikasi data selesai. Amran juga membuka kemungkinan sebagian perusahaan sebenarnya telah menyesuaikan harga, tetapi belum tercatat dalam laporan resmi pemerintah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cTetapi bisa saja data ini ternyata perusahaan sudah menaikkan harga seperti sebelumnya. Karena itu kami minta dilakukan pemeriksaan secara objektif dan berdasarkan data yang terverifikasi,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemerintah berharap seluruh perusahaan sawit segera mengikuti kesepakatan bersama untuk mengembalikan harga TBS sesuai ketetapan di masing-masing wilayah. Penyesuaian harga tetap harus mengacu pada Peraturan Gubernur (Pergub) yang berlaku di daerah penghasil sawit.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKalau Rp3.200 per kilogram harusnya tetap Rp3.200 per kilogram. Ada yang Rp3.600 per kilogram, maka harus kembali ke Rp3.600 per kilogram sesuai wilayah masing-masing. Tetapi tetap harus mengikuti Pergub dan harga yang dikeluarkan gubernur,\u201d pungkas Amran. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Subur Priono | Penyunting: Nursiah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bupati PPU Mudyat Noor mendukung pengawasan pemerintah pusat terhadap perusahaan sawit yang belum menyesuaikan harga TBS sesuai ketetapan daerah. PENAJAM PASER UTARA &#8211; Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor mendorong pengawasan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit agar tetap berpihak kepada petani. Hal itu disampaikan saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pembahasan Perkembangan dan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":39,"featured_media":189746,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,482],"tags":[14940,1419,6427,199,34164,9516,9514,13423,9451,34165,30035],"class_list":["post-189576","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-penajam-paser-utara-ppu","tag-akpsi","tag-bupati-ppu","tag-harga-tbs","tag-kementan","tag-mentan-amran-sulaiman","tag-mudyat-noor","tag-penajam-paser-utara","tag-perusahaan-sawit","tag-petani-sawit","tag-satgas-pangan-polri","tag-tbs-sawit"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/189576","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/39"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=189576"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/189576\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":189748,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/189576\/revisions\/189748"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/189746"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=189576"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=189576"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=189576"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}