{"id":189684,"date":"2026-06-08T23:09:02","date_gmt":"2026-06-08T15:09:02","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=189684"},"modified":"2026-06-08T23:10:53","modified_gmt":"2026-06-08T15:10:53","slug":"perempuan-misterius-diduga-arahkan-anak-sd-mencuri-di-bontang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/perempuan-misterius-diduga-arahkan-anak-sd-mencuri-di-bontang\/","title":{"rendered":"Perempuan Misterius Diduga Arahkan Anak SD Mencuri di Bontang"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Tiga anak SD yang diamankan warga dan FKPM Api-Api mengaku diarahkan seorang perempuan untuk mencari barang berharga milik warga di Bontang.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BONTANG<\/strong> &#8211; Dugaan keterlibatan orang dewasa dalam kasus tiga anak sekolah dasar (SD) yang diamankan warga dan Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Kelurahan Api-Api, Kota Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim), mulai mencuat. Ketiga anak itu mengaku diarahkan seorang perempuan untuk mencari barang berharga milik warga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lurah Gunung Elai Sulistyo mengatakan pengakuan tersebut terungkap setelah pihak kelurahan memanggil orang tua ketiga anak yang diamankan pada Minggu (07\/06\/2026) dini hari di Rukun Tetangga (RT) 35, Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cDari pengakuan mereka, ada seorang perempuan yang menyuruh mereka,\u201d kata Sulistyo, sebagaimana diberitakan Klik Kaltim, Senin (08\/06\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan keterangan yang diperoleh pihak kelurahan, ketiga anak tersebut awalnya berkumpul di kawasan Taman Madukoro, Kelurahan Satimpo. Setelah itu, seorang perempuan disebut datang menjemput mereka menggunakan sepeda motor dan membawa mereka menuju Kelurahan Api-Api.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sesampainya di lokasi, ketiganya diduga diminta mencari kesempatan untuk mengambil barang berharga milik warga. Modus yang dilakukan yakni memeriksa kantong sepeda motor maupun lokasi yang dianggap berpotensi menyimpan barang berharga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Barang atau uang yang berhasil diperoleh kemudian disebut dikumpulkan dan diserahkan kepada orang yang diduga mengarahkan mereka. Sulistyo menyebut, berdasarkan informasi yang diterima pihak kelurahan, ketiga anak itu juga pernah beberapa kali terlibat dalam aktivitas serupa dan sempat meresahkan warga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat ini, pihak kelurahan bersama unsur terkait masih menelusuri identitas perempuan yang disebut dalam pengakuan anak-anak tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami akan mencari orang yang disebutkan itu. Jika ditemukan dan terbukti terlibat, tentu akan kami serahkan kepada aparat penegak hukum,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain menelusuri dugaan keterlibatan orang dewasa, pihak kelurahan juga melakukan pendampingan terhadap ketiga anak tersebut. Orang tua mereka diminta meningkatkan pengawasan, terutama agar anak-anak tidak berkeliaran pada malam hari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sulistyo mengimbau anak-anak tidak dibiarkan keluar rumah setelah Magrib untuk mencegah mereka terlibat dalam pergaulan atau aktivitas berisiko. Sebagai langkah pembinaan, pihak kelurahan juga membuka opsi menitipkan ketiga anak tersebut ke pondok pesantren apabila mendapat persetujuan dari orang tua masing-masing.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKalau orang tuanya setuju, kami siap membantu mencarikan tempat pembinaan, termasuk melalui pondok pesantren,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelumnya, FKPM Kelurahan Api-Api mengamankan ketiga anak itu setelah menerima laporan warga terkait aktivitas mencurigakan di kawasan RT 35. Saat diamankan sekitar pukul 01.00 Waktu Indonesia Tengah (Wita), mereka kedapatan berkeliling menggunakan sepeda motor dan mengaku sedang mencari angin. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tiga anak SD yang diamankan warga dan FKPM Api-Api mengaku diarahkan seorang perempuan untuk mencari barang berharga milik warga di Bontang. BONTANG &#8211; Dugaan keterlibatan orang dewasa dalam kasus tiga anak sekolah dasar (SD) yang diamankan warga dan Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Kelurahan Api-Api, Kota Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim), mulai mencuat. Ketiga anak &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":189689,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[475,26],"tags":[33173,4358,1743,21479,34128,34124,5544,27772,34123,34127,1618,34125,34126],"class_list":["post-189684","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kota-bontang","category-kalimantan-timur-kaltim","tag-anak-berhadapan-dengan-hukum","tag-anak-sd","tag-bontang","tag-bontang-utara","tag-dugaan-eksploitasi-anak","tag-fkpm-api-api","tag-kalimantan-timur","tag-kelurahan-api-api","tag-kelurahan-gunung-elai","tag-kelurahan-satimpo","tag-pencurian","tag-sulistyo","tag-taman-madukoro"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/189684","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=189684"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/189684\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":189693,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/189684\/revisions\/189693"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/189689"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=189684"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=189684"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=189684"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}