{"id":189901,"date":"2026-06-09T21:03:36","date_gmt":"2026-06-09T13:03:36","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=189901"},"modified":"2026-06-10T02:08:21","modified_gmt":"2026-06-09T18:08:21","slug":"tekan-gap-dunia-kerja-kemnaker-kerja-sama-dengan-3-kampus-bandung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/tekan-gap-dunia-kerja-kemnaker-kerja-sama-dengan-3-kampus-bandung\/","title":{"rendered":"Tekan Gap Dunia Kerja, Kemnaker Kerja Sama dengan 3 Kampus Bandung"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Kemnaker menggandeng UTB, Unpas, dan UN LA untuk memperkuat SDM, riset, pelatihan, sertifikasi, magang, serta penempatan kerja lulusan.<\/em><b><\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>JAWA BARAT<\/strong> &#8211; Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggandeng tiga perguruan tinggi di Bandung untuk memperkuat kesiapan lulusan menghadapi kebutuhan industri melalui pengembangan sumber daya manusia (SDM), riset, dan pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kerja sama tersebut melibatkan Universitas Teknologi Bandung (UTB), Universitas Pasundan (Unpas), dan Universitas Langlangbuana (UN LA). Penandatanganan Kesepahaman Bersama dilakukan di Bandung, Jawa Barat, Senin (08\/06\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemnaker Cris Kuntadi mengatakan, kolaborasi itu diarahkan untuk memperkuat ekosistem ketenagakerjaan nasional sekaligus memperkecil kesenjangan atau gap antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kesepahaman Bersama ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi kelembagaan dalam mendukung pembangunan ketenagakerjaan nasional. Sinergi ini menjadi kunci dalam menghasilkan SDM unggul yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan nasional,&#8221; ujar Cris, sebagaimana dilansir Kemnaker, Senin (08\/06\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Cris, perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai pusat inovasi dan riset. Sementara itu, Kemnaker memiliki mandat menyiapkan tenaga kerja kompeten serta memperluas kesempatan kerja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menjelaskan, kerja sama tersebut diharapkan melahirkan program konkret untuk meningkatkan kualitas lulusan melalui pengembangan hard skills dan soft skills. Lulusan perguruan tinggi juga diharapkan memperoleh akses lebih luas terhadap pelatihan, sertifikasi, magang, hingga penempatan kerja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bagi Kemnaker, kolaborasi dengan kampus akan memperkuat penyusunan kebijakan ketenagakerjaan berbasis riset. Di sisi lain, perguruan tinggi dapat meningkatkan daya saing lulusannya di pasar kerja global.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Saya berharap penandatanganan hari ini tak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi menjadi titik awal dari implementasi program-program kolaboratif yang nyata, terukur, dan berkelanjutan,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ruang lingkup kerja sama tersebut mencakup tiga bidang utama. Pertama, pengembangan kapasitas SDM untuk meningkatkan mutu dan kompetensi tenaga kerja agar sesuai kebutuhan pasar kerja modern.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kedua, pengkajian kebijakan melalui riset untuk mendukung perumusan kebijakan dan pembangunan bidang ketenagakerjaan. Ketiga, pengabdian kepada masyarakat melalui program aplikatif yang mendukung penguatan ekosistem kerja di masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Melalui kolaborasi akademis dan pemerintah ini, Kemnaker berharap lahir inovasi-inovasi baru yang mampu menjawab tantangan ketenagakerjaan global sekaligus mempercepat pembangunan SDM yang unggul dan berdaya saing tinggi di Indonesia,&#8221; kata Cris.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan, tetapi berlanjut pada program nyata yang berdampak langsung terhadap kualitas lulusan, kebutuhan industri, dan penguatan pasar kerja nasional. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kemnaker menggandeng UTB, Unpas, dan UN LA untuk memperkuat SDM, riset, pelatihan, sertifikasi, magang, serta penempatan kerja lulusan. JAWA BARAT &#8211; Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggandeng tiga perguruan tinggi di Bandung untuk memperkuat kesiapan lulusan menghadapi kebutuhan industri melalui pengembangan sumber daya manusia (SDM), riset, dan pengabdian kepada masyarakat. Kerja sama tersebut melibatkan Universitas Teknologi Bandung &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":189908,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[9359,35],"tags":[7899,24387,15037,18300,15941,34375,17957,34386,34385,3207,6634,34384,11751,34383],"class_list":["post-189901","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-jawa-barat","category-berita-nasional","tag-bandung","tag-cris-kuntadi","tag-kemnaker","tag-ketenagakerjaan","tag-link-and-match","tag-magang","tag-pelatihan-kerja","tag-penempatan-kerja","tag-perguruan-tinggi","tag-sdm","tag-sertifikasi","tag-un-la","tag-unpas","tag-utb"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/189901","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=189901"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/189901\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":189928,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/189901\/revisions\/189928"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/189908"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=189901"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=189901"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=189901"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}