{"id":189973,"date":"2026-06-10T21:36:19","date_gmt":"2026-06-10T13:36:19","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=189973"},"modified":"2026-06-10T21:41:21","modified_gmt":"2026-06-10T13:41:21","slug":"kasus-pelecehan-anak-guncang-lingkungan-olahraga-surabaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kasus-pelecehan-anak-guncang-lingkungan-olahraga-surabaya\/","title":{"rendered":"Kasus Pelecehan Anak Guncang Lingkungan Olahraga Surabaya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>KONI Surabaya dan Perbakin Surabaya menonaktifkan pengurus yang diduga melecehkan anak di bawah umur, sementara laporan korban diproses Polrestabes Surabaya.<\/em><b><\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>JAWA TIMUR<\/strong> &#8211; Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Surabaya dan Persatuan Menembak dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) Surabaya menonaktifkan seorang pengurus yang diduga melakukan pelecehan dan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur di lingkungan latihan menembak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kasus itu kini ditangani kepolisian setelah korban melapor dan menjalani proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya, sebagaimana diberitakan Cnn Indonesia, Rabu, (10\/06\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketua KONI Surabaya, Arderio Hukom, mengatakan keputusan penonaktifan diambil setelah dugaan kasus tersebut mencuat ke publik melalui unggahan sejumlah akun Instagram yang memuat kronologi dan surat tulisan tangan korban.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Terduga ini sudah dinonaktifkan dari kepengurusan Perbakin Surabaya,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Arderio menjelaskan, terduga pelaku bukan pelatih resmi Perbakin Surabaya. Menurut dia, terduga merupakan pengurus yang kerap membantu melatih atlet, sementara korban belum berstatus sebagai atlet resmi Perbakin Surabaya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kenapa saya bilang bukan pelatih, karena kalau pelatih ini di SK-kan untuk pelatih puslacab dan itu belum ada,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam keterangan yang beredar, korban menyebut terduga pelaku memanfaatkan kedekatan saat latihan. Korban mengaku pelecehan terjadi lebih dari satu kali, termasuk di area latihan dan di dalam kendaraan, dengan dalih pemberian hukuman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Awal mulanya dia memberi aku hukuman fisik karena keseringan jatuhin mag [magasin\/alat penyimpanan dan penyuplai amunisi pada senjata api]. Pada suatu waktu, dia menagih hukuman fisiknya kepadaku. Lalu saat itu saat di lapangan hanya ada aku berdua bersama dia karena berhubung teman-teman sudah pulang semua,&#8221; kata korban melalui keterangannya, Rabu (10\/6).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Korban mengatakan dirinya sempat diminta membantu membawa perlengkapan latihan ke dalam ruangan sebelum dugaan pelecehan terjadi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Aku membantu dia membawa barang ke dalam ruangan. Lalu dia menagihnya di dalam ruangan itu dan di saat itu aku hanya menurut saja. Lalu dia memulainya,&#8221; ujar dia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Korban mengaku mulai curiga, tetapi tidak mampu menolak karena tindakan itu disebut sebagai bentuk hukuman dari terduga pelaku.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Aku pun menurut saja sampai waktu dia menghukum aku lagi, karena mag lagi, dia menghukum aku di mobil, saat itu dia memulainya ketika aku selesai latihan dan diajak ke belakang,&#8221; ujar korban.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Arderio menegaskan Perbakin Surabaya dan KONI Surabaya mendukung penuh proses hukum. Ia menyebut pihak Perbakin turut mendampingi pelapor saat membuat laporan ke kepolisian. &#8220;Kemarin sampai larut juga, teman-teman Perbakin mendampingi pelapor,&#8221; sebutnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Arderio, kasus ini harus menjadi momentum untuk memastikan lingkungan olahraga aman, terutama bagi anak-anak dan atlet usia dini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Tapi yang jelas, sikap dari KONI Surabaya dan Perbakin Surabaya mendukung penuh dan men-support segala macamnya untuk kejadian ini terang benderang, agar bisa menjadi pelajaran seluruh penggiat olahraga di Surabaya. Bahwa olahraga ini ruang bebas, ruang aman, dan ruang nyaman untuk segala macam pihak. Terutama anak-anak kita di usia dini,&#8221; katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Surabaya, Ida Widayati, membenarkan laporan tersebut telah masuk dan masih berproses di kepolisian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Ini pelaporannya baru kemarin sore, masih proses BAP [Berita Acara Pemeriksaan] di Polrestabes Surabaya, nanti kalau sudah selesai saya kabari,&#8221; ujar Ida.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Kasatres PPA-PPO) Surabaya, Melatisari, juga memastikan laporan korban telah diterima dan sedang ditangani penyidik. Kasus ini diharapkan menjadi perhatian serius bagi seluruh organisasi olahraga untuk memperkuat sistem perlindungan anak di lingkungan pembinaan atlet. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KONI Surabaya dan Perbakin Surabaya menonaktifkan pengurus yang diduga melecehkan anak di bawah umur, sementara laporan korban diproses Polrestabes Surabaya. JAWA TIMUR &#8211; Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Surabaya dan Persatuan Menembak dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) Surabaya menonaktifkan seorang pengurus yang diduga melakukan pelecehan dan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur di lingkungan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":189981,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[9290,35],"tags":[34442,34444,34447,7897,34441,34446,17156,34440,34443,34445],"class_list":["post-189973","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-jawa-timur","category-berita-nasional","tag-atlet-di-bawah-umur","tag-dp3appkb-surabaya","tag-kasus-pelecehan-surabaya","tag-kekerasan-seksual","tag-koni-surabaya","tag-olahraga-aman-anak","tag-pelecehan-anak","tag-perbakin-surabaya","tag-polrestabes-surabaya","tag-ppa-ppo-surabaya"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/189973","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=189973"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/189973\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":189989,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/189973\/revisions\/189989"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/189981"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=189973"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=189973"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=189973"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}