{"id":189992,"date":"2026-06-10T21:56:41","date_gmt":"2026-06-10T13:56:41","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=189992"},"modified":"2026-06-10T22:01:53","modified_gmt":"2026-06-10T14:01:53","slug":"harapan-pupus-di-reruntuhan-korban-gempa-filipina-bertambah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/harapan-pupus-di-reruntuhan-korban-gempa-filipina-bertambah\/","title":{"rendered":"Harapan Pupus di Reruntuhan, Korban Gempa Filipina Bertambah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Korban tewas akibat gempa magnitudo 7,8 di Filipina bertambah menjadi 46 orang setelah satu jenazah ditemukan di reruntuhan supermarket General Santos City.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>MANILA<\/strong> &#8211; Operasi pencarian korban gempa berkekuatan magnitudo 7,8 di Filipina bagian selatan kembali menemukan korban meninggal di bawah reruntuhan supermarket di General Santos City, Rabu (10\/06\/2026). Temuan itu menambah jumlah korban tewas menjadi 46 orang, sementara 17 orang lainnya masih dilaporkan hilang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gempa yang mengguncang lepas pantai Mindanao pada Senin (08\/06\/2026) tidak hanya merobohkan bangunan, tetapi juga memicu tanah longsor dan peringatan tsunami di sejumlah wilayah pulau bagian selatan Filipina, sebagaimana dilansir Kompas, Rabu (10\/06\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Korban terbaru yang ditemukan diidentifikasi sebagai Joey Deluvio, 39 tahun. Ia merupakan salah satu dari dua karyawan supermarket di General Santos City yang sebelumnya menjadi fokus operasi pencarian dan penyelamatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelum jenazah ditemukan, alat pendeteksi tanda kehidupan sempat menangkap sinyal \u201cdenyut nadi lemah\u201d dari balik reruntuhan. Namun, harapan tim penyelamat sirna setelah petugas berhasil menjangkau titik tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Ketika mereka sampai ke tubuhnya&#8230; tidak ada tanda-tanda kehidupan,&#8221; ujar petugas penyelamat setempat, Michelle Chua, kepada Agence France-Presse (AFP).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Chua mengatakan, jenazah Deluvio ditemukan dalam kondisi terjepit di antara dua balok bangunan. Proses evakuasi berlangsung di tengah ancaman gempa susulan yang masih terus terjadi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelumnya, badan penanggulangan bencana nasional mencatat korban tewas akibat gempa mencapai 45 orang pada Rabu. Namun, angka itu belum memasukkan Deluvio, sebagaimana dikonfirmasi kantor pertahanan sipil setempat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jumlah orang yang dilaporkan hilang juga meningkat tajam, dari empat menjadi 17 orang. Sebagian besar korban tambahan berasal dari Provinsi Davao Occidental.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Sebagian besar korban tambahan berasal dari Davao Occidental, dan kebanyakan meninggal akibat tanah longsor atau gedung yang roboh,&#8221; kata pejabat pertahanan sipil Rafaelito Alejandro dalam wawancara radio.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tim penyelamat masih melanjutkan pencarian di sejumlah titik terdampak. Pemerintah setempat menghadapi tantangan besar karena kerusakan bangunan, potensi longsor, dan gempa susulan masih mengancam keselamatan warga maupun petugas di lapangan. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Korban tewas akibat gempa magnitudo 7,8 di Filipina bertambah menjadi 46 orang setelah satu jenazah ditemukan di reruntuhan supermarket General Santos City. MANILA &#8211; Operasi pencarian korban gempa berkekuatan magnitudo 7,8 di Filipina bagian selatan kembali menemukan korban meninggal di bawah reruntuhan supermarket di General Santos City, Rabu (10\/06\/2026). Temuan itu menambah jumlah korban tewas &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":189998,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2254],"tags":[14870,34464,34010,34466,34462,34463,34465,34469,34470,34467,34468],"class_list":["post-189992","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-berita-internasional","tag-14870","tag-davao-occidental","tag-gempa-filipina","tag-gempa-magnitudo-7","tag-gempa-mindanao","tag-general-santos-city","tag-korban-gempa-filipina","tag-michelle-chua","tag-rafaelito-alejandro","tag-supermarket-ambruk","tag-tanah-longsor-filipina"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/189992","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=189992"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/189992\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":190007,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/189992\/revisions\/190007"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/189998"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=189992"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=189992"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=189992"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}