{"id":190025,"date":"2026-06-10T22:17:25","date_gmt":"2026-06-10T14:17:25","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=190025"},"modified":"2026-06-10T22:19:40","modified_gmt":"2026-06-10T14:19:40","slug":"truk-tangki-hantam-pikap-di-trans-kalimantan-rumah-warga-ikut-tertabrak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/truk-tangki-hantam-pikap-di-trans-kalimantan-rumah-warga-ikut-tertabrak\/","title":{"rendered":"Truk Tangki Hantam Pikap di Trans Kalimantan, Rumah Warga Ikut Tertabrak"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Kecelakaan beruntun di Jalan Trans Kalimantan KM 33 melibatkan lima kendaraan dan satu rumah warga, namun polisi memastikan tidak ada korban jiwa.<\/em><br \/>\n<strong><br \/>\nKUBU RAYA<\/strong> &#8211; Kecelakaan beruntun di Jalan Trans Kalimantan Kilometer 33, Desa Pancaroba, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya (Kubu Raya), Kalimantan Barat (Kalbar), menjadi peringatan penting bagi pengemudi kendaraan besar agar menjaga jarak aman. Insiden yang terjadi Selasa (09\/06\/2026) pagi itu melibatkan lima kendaraan dan satu rumah warga, namun tidak menimbulkan korban jiwa, sebagaimana dilansir Ri, Rabu (10\/06\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kecelakaan tersebut melibatkan mobil pikap KB 8841 SI, truk tangki KB 8420 WB, minibus KB 1275 UL, truk KB 8706 MZ, dan sepeda motor KB 5002 YX yang sedang terparkir di bahu jalan. Satu rumah warga bernama Jiki juga terdampak setelah dihantam kendaraan dalam rangkaian kecelakaan tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya Effendhy Kusuma melalui Kepala Subseksi Penerangan Masyarakat (Kasubsi Penmas) Ade mengatakan, kecelakaan terjadi dalam dua rangkaian peristiwa yang saling berkaitan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peristiwa pertama bermula saat pikap yang dikemudikan Angap melaju dari arah Tayan menuju Kota Pontianak. Setiba di lokasi kejadian, kendaraan itu memperlambat laju karena hendak berbelok ke kiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun, truk tangki yang dikemudikan Muhammad Budi dari arah belakang diduga tidak mampu mengantisipasi kendaraan di depannya hingga menabrak bagian belakang pikap.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cTruk Tangki tersebut langsung menabrak bagian belakang Pick Up. Benturan yang keras membuat pengemudi Pick Up kehilangan kendali hebat, hingga mobilnya terlempar dan menghantam rumah milik warga bernama Jiki yang berada di pinggir kiri jalan,\u201d ujar Ade saat memberikan keterangan pers.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kecelakaan itu memicu kemacetan di jalur Trans Kalimantan. Sekitar 20 menit kemudian, minibus yang dikemudikan Zarman datang dari arah luar kota dan memperlambat laju karena melihat penumpukan kendaraan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari arah belakang, truk yang dikemudikan Kahari Dwi Saputra menabrak bagian belakang minibus hingga kendaraan tersebut masuk ke parit di sisi kiri jalan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cTruk tersebut kemudian membuang setir ke kanan jalan dan langsung menyapu sepeda motor KB 5002 YX milik Kimju yang sedang terparkir di bahu jalan arah luar kota. Akhirnya, truk beserta motor tersebut ikut terperosok masuk ke dalam parit,\u201d jelas Ade secara rinci.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) Polres Kubu Raya dan keterangan saksi, polisi menduga kecelakaan dipicu kelalaian pengemudi dalam menjaga jarak aman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cDari peristiwa kecelakaan beruntun ini, kami pastikan tidak ada korban jiwa. Seluruh pengendara dan warga yang rumahnya terdampak dalam kondisi selamat,\u201d tegas Ade.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kubu Raya mengimbau pengguna jalan, terutama pengemudi kendaraan bermuatan besar, meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur Trans Kalimantan. Polisi juga mengingatkan pentingnya menjaga jarak aman untuk mencegah kecelakaan serupa. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kecelakaan beruntun di Jalan Trans Kalimantan KM 33 melibatkan lima kendaraan dan satu rumah warga, namun polisi memastikan tidak ada korban jiwa. KUBU RAYA &#8211; Kecelakaan beruntun di Jalan Trans Kalimantan Kilometer 33, Desa Pancaroba, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya (Kubu Raya), Kalimantan Barat (Kalbar), menjadi peringatan penting bagi pengemudi kendaraan besar agar menjaga &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":190027,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2273,32],"tags":[34519,34521,14046,4861,16086,3189,9815,34518,16373,34520],"class_list":["post-190025","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kabupaten-kubu-raya-sungai-raya-provinsi-kalimantan-barat-kalbar","tag-desa-pancaroba","tag-jaga-jarak-aman","tag-jalan-trans-kalimantan","tag-kalimantan-barat","tag-kecelakaan-beruntun","tag-kubu-raya","tag-polres-kubu-raya","tag-satlantas-kubu-raya","tag-sungai-ambawang","tag-truk-tangki"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/190025","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=190025"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/190025\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":190028,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/190025\/revisions\/190028"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/190027"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=190025"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=190025"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=190025"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}