{"id":190039,"date":"2026-06-10T22:52:06","date_gmt":"2026-06-10T14:52:06","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=190039"},"modified":"2026-06-10T22:57:23","modified_gmt":"2026-06-10T14:57:23","slug":"simpang-gelap-carakajaya-dua-mobil-tabrakan-di-banjarbaru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/simpang-gelap-carakajaya-dua-mobil-tabrakan-di-banjarbaru\/","title":{"rendered":"Simpang Gelap Carakajaya, Dua Mobil Tabrakan di Banjarbaru"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Tabrakan Toyota Rush dan Daihatsu Sigra di simpang empat Carakajaya menyebabkan empat orang luka ringan dan menyoroti minimnya penerangan jalan di lokasi kejadian.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BANJARBARU<\/strong> &#8211; Minimnya penerangan di simpang empat Jalan Carakajaya, Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), kembali menjadi sorotan setelah dua mobil bertabrakan pada Selasa (09\/06\/2026) malam sekitar pukul 21.00 Waktu Indonesia Tengah (Wita).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kecelakaan itu melibatkan Toyota Rush hitam bernomor polisi BG 1678 UE yang dikemudikan Jimmy Septian (32) dan Daihatsu Sigra merah bernomor polisi DA 1731 LQ yang dikemudikan Hairun (54), sebagaimana diberitakan Redaksi8, Rabu, (10\/06\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Akibat insiden tersebut, empat orang mengalami luka ringan. Kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah karena kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup serius.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Kepolisian Resor (Polres) Banjarbaru, Tio Septian Dwi Cayo, melalui Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Kardi Gunadi, mengatakan kecelakaan bermula saat Toyota Rush melaju dari arah Jalan Carakajaya menuju Jalan Lingkar Utara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat memasuki persimpangan, pengemudi Toyota Rush diduga tidak menguasai medan jalan. Kendaraan kemudian kehilangan kendali dan menabrak bagian samping Daihatsu Sigra yang melintas dari arah Banjarmasin menuju Banjarbaru.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPengemudi Toyota Rush diduga tidak hafal jalan, sehingga saat tiba di simpang empat mobil hilang kendali dan langsung menabrak bagian samping Daihatsu Sigra yang datang dari arah Banjarmasin,\u201d ujar Kasatlantas Polres Banjarbaru, Tio Septian Dwi Cayo melalui Kasi Humas Kardi Gunadi saat dikonfirmasi, Rabu (10\/06\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka berat, benturan tersebut membuat kedua kendaraan rusak parah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKendaraan Toyota Rush mengalami ringsek pada bodi, lampu, dan bemper depan, serta kaca depan retak dan kaca belakang pecah. Sementara Daihatsu Sigra mengalami kerusakan signifikan pada bodi dan sasis, disertai kaca mobil yang pecah,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kardi memastikan kedua pengemudi memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Keduanya juga disebut dalam kondisi normal saat mengemudikan kendaraan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKedua kendaraan juga dinilai layak jalan dengan fungsi pengereman dan lampu yang baik,\u201d tutupnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Kardi, simpang empat Carakajaya pada malam hari memang minim penerangan karena belum dilengkapi Penerangan Jalan Umum (PJU). Meski demikian, marka dan rambu lalu lintas tersedia di lokasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Petugas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Banjarbaru telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mendata pengemudi dan penumpang, serta mengamankan kedua kendaraan sebagai barang bukti. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan pengendara saat melintasi persimpangan minim penerangan pada malam hari. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tabrakan Toyota Rush dan Daihatsu Sigra di simpang empat Carakajaya menyebabkan empat orang luka ringan dan menyoroti minimnya penerangan jalan di lokasi kejadian. BANJARBARU &#8211; Minimnya penerangan di simpang empat Jalan Carakajaya, Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), kembali menjadi sorotan setelah dua mobil bertabrakan pada Selasa (09\/06\/2026) malam &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":190043,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2279,2276],"tags":[28114,34523,25807,12801,1875,33670,18095,34525,13407,24689,34522,34524,14044],"class_list":["post-190039","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kota-banjarbaru-provinsi-kalimantan-selatan","category-kalimantan-selatan-kalsel","tag-daihatsu-sigra","tag-jalan-carakajaya","tag-kardi-gunadi","tag-kecelakaan-banjarbaru","tag-kecelakaan-lalu-lintas","tag-landasan-ulin-utara","tag-liang-anggang","tag-pju-banjarbaru","tag-polres-banjarbaru","tag-satlantas-polres-banjarbaru","tag-simpang-carakajaya","tag-tio-septian-dwi-cayo","tag-toyota-rush"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/190039","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=190039"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/190039\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":190051,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/190039\/revisions\/190051"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/190043"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=190039"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=190039"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=190039"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}