{"id":190302,"date":"2026-06-12T13:42:51","date_gmt":"2026-06-12T05:42:51","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=190302"},"modified":"2026-06-13T00:44:31","modified_gmt":"2026-06-12T16:44:31","slug":"yoon-suk-yeol-dihukum-30-tahun-kasus-drone-ke-korut-jadi-sorotan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/yoon-suk-yeol-dihukum-30-tahun-kasus-drone-ke-korut-jadi-sorotan\/","title":{"rendered":"Yoon Suk Yeol Dihukum 30 Tahun, Kasus Drone ke Korut Jadi Sorotan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Yoon Suk Yeol membantah tuduhan memerintahkan operasi drone ke Korut yang disebut jaksa sebagai upaya menciptakan dalih deklarasi darurat militer.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>SEOUL<\/strong> &#8211; Mantan Presiden Korea Selatan (Korsel) Yoon Suk Yeol menghadapi tekanan hukum baru setelah dijatuhi hukuman 30 tahun penjara terkait tuduhan pengiriman drone ke Korea Utara (Korut), yang dinilai jaksa sebagai upaya menciptakan kondisi seolah-olah negara berada dalam situasi perang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jaksa penuntut khusus menilai operasi drone itu diduga dirancang untuk membangun dalih bagi deklarasi darurat militer. Langkah tersebut disebut meningkatkan ketegangan dengan Korut serta berpotensi menimbulkan kebocoran informasi rahasia negara, sebagaimana diberitakan Cnn Indonesia, Jumat, (12\/06\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Yoon dijatuhi hukuman 30 tahun penjara atas tuduhan tersebut,&#8221; kata juru bicara Pengadilan Distrik Pusat Seoul kepada Agence France-Presse (AFP).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perkara ini menambah daftar persoalan hukum Yoon. Pada Februari lalu, ia juga dijatuhi hukuman penjara seumur hidup karena dinilai memimpin pemberontakan untuk &#8220;melumpuhkan&#8221; Majelis Nasional Korsel melalui deklarasi darurat militer.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yoon telah mengajukan banding atas vonis tersebut. Ia bersikeras bahwa deklarasi darurat militer dilakukan semata-mata demi kepentingan negara, bukan untuk kepentingan politik pribadi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tim hukum Yoon juga membantah tuduhan terkait operasi drone. Mereka menyebut tidak ada perintah maupun persetujuan dari Yoon untuk menjalankan operasi tersebut sebagaimana disampaikan jaksa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut tim hukum, operasi itu merupakan respons atas pengiriman balon berisi sampah oleh Korut yang melintasi perbatasan pada tahun tersebut. Mereka menilai tindakan itu sebagai bentuk pembelaan diri yang sah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kasus ini diperkirakan terus menjadi sorotan karena tidak hanya menyangkut nasib politik dan hukum seorang mantan presiden, tetapi juga menyentuh isu sensitif hubungan Korsel dan Korut yang selama ini kerap berada dalam ketegangan militer. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Yoon Suk Yeol membantah tuduhan memerintahkan operasi drone ke Korut yang disebut jaksa sebagai upaya menciptakan dalih deklarasi darurat militer. SEOUL &#8211; Mantan Presiden Korea Selatan (Korsel) Yoon Suk Yeol menghadapi tekanan hukum baru setelah dijatuhi hukuman 30 tahun penjara terkait tuduhan pengiriman drone ke Korea Utara (Korut), yang dinilai jaksa sebagai upaya menciptakan kondisi &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":190348,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2254],"tags":[34977,34976,34983,34981,8570,8509,8037,7378,34979,34975,34978,34980,34982,34974],"class_list":["post-190302","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-berita-internasional","tag-darurat-militer-korsel","tag-drone-korea-utara","tag-eks-presiden-korea-selatan","tag-hubungan-korsel-korut","tag-korea-selatan","tag-korea-utara","tag-korsel","tag-korut","tag-majelis-nasional-korea-selatan","tag-operasi-drone","tag-pengadilan-distrik-pusat-seoul","tag-politik-korea-selatan","tag-vonis-yoon-suk-yeol","tag-yoon-suk-yeol"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/190302","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=190302"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/190302\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":190357,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/190302\/revisions\/190357"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/190348"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=190302"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=190302"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=190302"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}