{"id":190311,"date":"2026-06-12T17:42:45","date_gmt":"2026-06-12T09:42:45","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=190311"},"modified":"2026-06-12T17:43:51","modified_gmt":"2026-06-12T09:43:51","slug":"disbunak-paser-kawal-harga-tbs-sawit-rata-rata-sudah-di-atas-rp3-000-kg","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/disbunak-paser-kawal-harga-tbs-sawit-rata-rata-sudah-di-atas-rp3-000-kg\/","title":{"rendered":"Disbunak Paser Kawal Harga TBS Sawit, Rata-Rata Sudah di Atas Rp3.000\/Kg"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Tim gabungan Disbunak Paser bersama asosiasi petani memantau langsung harga TBS kelapa sawit di pabrik agar pembelian stabil minimal Rp3.000 per kg.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PASER <\/strong>&#8211; Tim gabungan Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kabupaten Paser bersama sejumlah asosiasi petani turun langsung ke pabrik kelapa sawit untuk memantau harga Tandan Buah Segar (TBS) agar pembelian di tingkat pabrik stabil minimal Rp3.000 per kilogram.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemantauan dilakukan setelah harga TBS di sejumlah pabrik mulai bergerak naik, meski masih ada perusahaan yang membeli di bawah Rp3.000 per kg. Setelah dua hari menyisir wilayah Kecamatan Kuaro, tim melanjutkan pemantauan ke Kecamatan Batu Engau pada Jumat, (12\/06\/2026), karena wilayah tersebut memiliki jumlah pabrik sawit terbanyak di Paser.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Dinas (Kadis) Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Paser Djoko Bawono mengatakan, dalam tiga hari terakhir tim telah mendatangi sejumlah perusahaan untuk memastikan harga pembelian TBS di tingkat pabrik.<\/p>\n<figure id=\"attachment_190312\" aria-describedby=\"caption-attachment-190312\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-190312\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG_20260602_084735_822.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"525\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG_20260602_084735_822.jpg 1280w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG_20260602_084735_822-300x225.jpg 300w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG_20260602_084735_822-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG_20260602_084735_822-768x576.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-190312\" class=\"wp-caption-text\">Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kab. Paser, Djoko Bawono<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Hari pertama tim mendatangi PT DWSHSS dan GBSS di wilayah Kuaro. Alhamdulillah harga di pabrik sudah di atas Rp3.000 per kilogram,\u201d ungkap Djoko saat ditemui Jumat, (12\/06\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada hari kedua, tim semula dijadwalkan mendatangi Perseroan Terbatas (PT) BIM dan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Federal Lima. Namun, PT BIM meminta penjadwalan ulang karena memiliki agenda internal di Balikpapan dan Penajam Paser Utara (PPU).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tim kemudian bergeser ke PTPN IV Federal Lima. Di perusahaan tersebut, harga TBS tercatat Rp2.900 per kg. Menurut Djoko, harga itu masih berada di bawah target minimal Rp3.000 per kg, tetapi sudah menunjukkan kenaikan di tingkat pabrik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMemang belum tembus Rp3.000 karena PTPN menggunakan kaidah akuntansi negara sebagai BUMN. Tapi sudah ada kenaikan di tingkat pabrik, bukan harga di loading ramp,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selanjutnya, tim menyasar sejumlah pabrik di Kecamatan Batu Engau, mulai dari PT Saraswanti Sawit Makmur, PT Multi Makmur Mitra Alam (M3A), PT Agro Inti Kencana (AIK), hingga PT SS. Pemantauan dilakukan bersama asosiasi petani, Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS), dan Forum Kelapa Sawit.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cHasil pemantauan, rata-rata pabrik sudah menerapkan harga di atas Rp3.000\/kg. Bahkan ada yang mencapai Rp3.200\/kg. Sejauu ini hanya PTPN yang masih di bawah, sekitar Rp2.900\/kg,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemantauan lapangan tersebut juga didampingi aparat Kepolisian Sektor (Polsek) setempat. Tim sebelumnya telah melaporkan rencana turun lapangan kepada Wakil Bupati (Wabup) Paser pada 9 Juni 2026.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, perkembangan harga TBS di Paser juga menjadi perhatian Badan Intelijen Negara (BIN). Langkah ini sejalan dengan rencana Kementerian Pertanian (Kementan) memeriksa 300 perusahaan sawit di Indonesia untuk stabilisasi harga TBS bekerja sama dengan Satuan Tugas (Satgas) Pangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui pemantauan ini, Disbunak Paser berharap seluruh pabrik sawit di Paser segera menyesuaikan harga pembelian TBS minimal Rp3.000 per kg di tingkat pabrik agar petani memperoleh harga yang lebih adil dan tidak dirugikan. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Wiwik Rahmawati | Penyunting: Nursiah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tim gabungan Disbunak Paser bersama asosiasi petani memantau langsung harga TBS kelapa sawit di pabrik agar pembelian stabil minimal Rp3.000 per kg. PASER &#8211; Tim gabungan Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kabupaten Paser bersama sejumlah asosiasi petani turun langsung ke pabrik kelapa sawit untuk memantau harga Tandan Buah Segar (TBS) agar pembelian di tingkat pabrik &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":76,"featured_media":190313,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,477],"tags":[34935,904,14434,32807,34938,32805,199,16985,34937,32804,13522,12649,34936,34939,13903],"class_list":["post-190311","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-paser","tag-batu-engau","tag-bin","tag-disbunak-paser","tag-djoko-bawono","tag-harga-sawit-hari-ini","tag-harga-tbs-paser","tag-kementan","tag-kuaro","tag-pabrik-sawit-paser","tag-petani-sawit-paser","tag-ptpn-iv","tag-satgas-pangan","tag-spks","tag-stabilisasi-harga-tbs","tag-tbs-kelapa-sawit"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/190311","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/76"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=190311"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/190311\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":190334,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/190311\/revisions\/190334"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/190313"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=190311"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=190311"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=190311"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}