{"id":190529,"date":"2026-06-13T14:42:39","date_gmt":"2026-06-13T06:42:39","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=190529"},"modified":"2026-06-14T00:45:22","modified_gmt":"2026-06-13T16:45:22","slug":"banjir-terjang-buleleng-mahasiswa-ditemukan-tewas-di-reruntuhan-rumah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/banjir-terjang-buleleng-mahasiswa-ditemukan-tewas-di-reruntuhan-rumah\/","title":{"rendered":"Banjir Terjang Buleleng, Mahasiswa Ditemukan Tewas di Reruntuhan Rumah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Seorang mahasiswa berusia 20 tahun ditemukan meninggal dunia di bawah reruntuhan rumah setelah banjir menerjang Perumahan Griya Mahadewa Blok A4, Desa Bakti Seraga, Buleleng.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>BALI <\/b>&#8211; Banjir yang menerjang kawasan permukiman di Desa Bakti Seraga, Kabupaten Buleleng, Bali, menewaskan seorang mahasiswa bernama Ricardo Razaq Alghivieri (20), Jumat (12\/06\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di bawah reruntuhan rumahnya setelah sempat dilaporkan terseret arus banjir. Peristiwa itu terjadi di Perumahan Griya Mahadewa Blok A4, ketika aliran deras sungai di belakang rumah korban menghantam sebagian bangunan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 13.55 Waktu Indonesia Tengah (WITA). Informasi awal menyebut korban terseret arus banjir sekitar pukul 12.30 WITA.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar I Nyoman Sidakarya mengatakan, sebagaimana diberitakan Cnn Indonesia, Jumat, (12\/06\/2026), &#8220;Info kejadian adanya satu orang terseret arus banjir kami terima dari Bapak Waskita, diperkirakan kejadiannya sekitar pukul 12.30 WITA,&#8221;.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelum tim penyelamat tiba, warga setempat lebih dulu melakukan pencarian di sekitar lokasi. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil hingga keluarga korban melaporkan kejadian itu kepada petugas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kami langsung merespons cepat dengan memberangkatkan 8 orang personel Pos SAR Buleleng menuju lokasi kejadian,&#8221; imbuhnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jarak dari Pos Search and Rescue (SAR) Buleleng menuju lokasi kejadian diperkirakan membutuhkan waktu sekitar satu setengah jam. Setibanya di lokasi, tim SAR gabungan langsung membagi area pencarian di sejumlah titik terdampak banjir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Koordinator Pos SAR Buleleng Kadek Donny Indrawan mengatakan, pencarian dilakukan dengan menyisir area sekitar lokasi kejadian hingga aliran sungai yang mengarah ke kawasan pantai.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kita membagi tim dalam tindak awal pencarian atau penyisiran di daerah lokasi kejadian ini,&#8221; kata Kadek Donny, dalam keterangan tertulisnya, Jumat malam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tim Search and Rescue Unit (SRU) juga menyusuri aliran sungai hingga sekitar Pantai Pengambengan, Kabupaten Jembrana, Bali. Pada pukul 16.15 WITA, tim menerima informasi bahwa korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kita dapatkan informasi bahwa (korban) ditemukan di bawah reruntuhan rumah. Selanjutnya kami laksanakan evakuasi secara manual,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Proses evakuasi berlangsung hingga pukul 17.12 WITA. Petugas mengeluarkan korban secara hati-hati karena kondisi bangunan masih labil setelah diterjang banjir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah berhasil dievakuasi dari reruntuhan, jenazah Ricardo Razaq Alghivieri dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng menggunakan ambulans Palang Merah Indonesia (PMI) Buleleng.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peristiwa ini menjadi peringatan serius terhadap risiko permukiman yang berada dekat aliran sungai, terutama saat intensitas hujan memicu banjir dan memperbesar potensi kerusakan bangunan serta korban jiwa. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seorang mahasiswa berusia 20 tahun ditemukan meninggal dunia di bawah reruntuhan rumah setelah banjir menerjang Perumahan Griya Mahadewa Blok A4, Desa Bakti Seraga, Buleleng. BALI &#8211; Banjir yang menerjang kawasan permukiman di Desa Bakti Seraga, Kabupaten Buleleng, Bali, menewaskan seorang mahasiswa bernama Ricardo Razaq Alghivieri (20), Jumat (12\/06\/2026). Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":190537,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[9900,35],"tags":[4213,35250,35241,35242,35251,35247,35246,35244,28816,35252,35249,35243,35248,35245],"class_list":["post-190529","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-bali","category-berita-nasional","tag-bali","tag-banjir-bali","tag-banjir-buleleng","tag-desa-bakti-seraga","tag-evakuasi-sar","tag-i-nyoman-sidakarya","tag-kadek-donny-indrawan","tag-kantor-pencarian-dan-pertolongan-denpasar","tag-korban-banjir","tag-perumahan-griya-mahadewa","tag-pmi-buleleng","tag-ricardo-razaq-alghivieri","tag-rsud-buleleng","tag-sar-buleleng"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/190529","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=190529"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/190529\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":190538,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/190529\/revisions\/190538"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/190537"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=190529"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=190529"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=190529"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}