{"id":190840,"date":"2026-06-15T20:01:03","date_gmt":"2026-06-15T12:01:03","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=190840"},"modified":"2026-06-16T02:07:46","modified_gmt":"2026-06-15T18:07:46","slug":"sungai-bersejarah-kesultanan-banten-dipenuhi-sampah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/sungai-bersejarah-kesultanan-banten-dipenuhi-sampah\/","title":{"rendered":"Sungai Bersejarah Kesultanan Banten Dipenuhi Sampah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Relawan lingkungan mendesak Pemkot Serang memperkuat penegakan Perda Pengelolaan Sampah setelah tumpukan sampah rumah tangga menutupi aliran Sungai Cibanten.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>BANTEN <\/b>&#8211; Relawan lingkungan mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Serang memperkuat pengawasan dan penegakan aturan setelah tumpukan sampah kembali menutupi aliran Sungai Cibanten. Sungai bersejarah yang pernah menjadi urat nadi transportasi Kesultanan Banten itu kini tercemar sampah rumah tangga, plastik, sandal, pakaian, hingga styrofoam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Desakan itu muncul setelah Komunitas Peduli Sungai Banten (KPSB) bersama Gabungan Peduli Lingkungan menggelar aksi bersih-bersih Sungai Cibanten pada Sabtu (14\/06\/2026), sebagaimana diberitakan Cnn Indonesia, Senin, (15\/06\/2026). Dalam kegiatan tersebut, relawan menemukan banyak sampah menumpuk di sungai, bantaran, pinggir jalan, hingga lahan kosong.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketua KPSB Lulu Jamaludin mengatakan, sampah yang ditemukan sebagian besar berasal dari aktivitas rumah tangga. Kondisi itu menunjukkan masih rendahnya kesadaran sebagian warga dalam menjaga kebersihan lingkungan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Banyak ditemukan sampah rumah tangga yang dibuang ke sungai, bantaran sungai, pinggir jalan dan lahan kosong,&#8221; ujar Ketua KPSB, Lulu Jamaludin, Senin, (15\/06\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Lulu, perilaku membuang sampah sembarangan masih terlihat saat relawan melakukan aksi bersih sungai. Bahkan, ada warga yang kedapatan membuang sampah dari atas jembatan ketika melintas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Masih ada warga yang membuang sampah ke sungai dari atas jembatan saat melintas,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sungai Cibanten memiliki panjang sekitar 35 kilometer, berhulu di Gunung Katang dan bermuara di Karangantu. Namun, sungai yang memiliki nilai sejarah bagi Kesultanan Banten itu kini dipenuhi sampah hingga airnya tampak menghitam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk mencegah kerusakan lebih parah, relawan mendorong Pemkot Serang menegakkan Peraturan Daerah (Perda) Kota Serang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Sampah. Aturan tersebut dinilai perlu diterapkan lebih tegas agar warga tidak lagi membuang sampah ke sungai maupun ruang terbuka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Salah satu usulan yang disampaikan yakni penguatan penegakan Peraturan Daerah Kota Serang nomor 7 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Sampah,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain penegakan Perda, relawan juga mendorong peningkatan pengawasan di titik rawan pembuangan sampah. Upaya itu dapat dilakukan melalui operasi penertiban, pemasangan kamera pengawas, serta pemberian sanksi sosial yang bersifat edukatif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Tujuannya bukan untuk mempermalukan warga, tetapi sebagai bagian dari edukasi agar tumbuh rasa tanggung jawab bersama terhadap kebersihan lingkungan,&#8221; tutur Lulu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut KPSB, sanksi sosial dapat berupa kewajiban kerja bakti membersihkan sampah di lokasi pelanggaran. Pemerintah juga didorong memperbanyak tempat pembuangan sampah, memperkuat pengelolaan bank sampah, serta mengedukasi warga tentang konsep mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang atau reduce, reuse, recycle (3R).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kesadaran masyarakat adalah kunci utama. Kalau setiap warga memiliki kepedulian untuk membuang sampah pada tempatnya, maka sungai akan tetap bersih, lingkungan sehat,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Relawan berharap Sungai Cibanten tidak hanya dibersihkan saat aksi lingkungan, tetapi dijaga melalui pengawasan rutin, penegakan aturan, dan perubahan perilaku warga. Dengan begitu, sungai bersejarah tersebut dapat kembali menjadi ruang ekologis yang sehat bagi masyarakat Serang. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Relawan lingkungan mendesak Pemkot Serang memperkuat penegakan Perda Pengelolaan Sampah setelah tumpukan sampah rumah tangga menutupi aliran Sungai Cibanten. BANTEN &#8211; Relawan lingkungan mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Serang memperkuat pengawasan dan penegakan aturan setelah tumpukan sampah kembali menutupi aliran Sungai Cibanten. Sungai bersejarah yang pernah menjadi urat nadi transportasi Kesultanan Banten itu kini tercemar sampah &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":190845,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[7994,35],"tags":[35782,35785,2439,33525,35775,35777,35773,35776,35778,35779,1185,35780,35783,35781,19406,35784,8315,35774],"class_list":["post-190840","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-banten","category-berita-nasional","tag-3r","tag-aksi-bersih-sungai","tag-bank-sampah","tag-kamera-pengawas","tag-kesultanan-banten","tag-komunitas-peduli-sungai-banten","tag-kota-serang","tag-kpsb","tag-lulu-jamaludin","tag-pemkot-serang","tag-pencemaran-sungai","tag-perda-pengelolaan-sampah","tag-reduce-reuse-recycle","tag-relawan-lingkungan","tag-sampah-rumah-tangga","tag-sanksi-sosial","tag-serang","tag-sungai-cibanten"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/190840","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=190840"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/190840\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":190846,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/190840\/revisions\/190846"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/190845"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=190840"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=190840"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=190840"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}