{"id":190950,"date":"2026-06-16T20:23:56","date_gmt":"2026-06-16T12:23:56","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=190950"},"modified":"2026-06-17T02:12:08","modified_gmt":"2026-06-16T18:12:08","slug":"pelaku-penyerangan-berparang-di-sampit-diamankan-polisi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pelaku-penyerangan-berparang-di-sampit-diamankan-polisi\/","title":{"rendered":"Pelaku Penyerangan Berparang di Sampit Diamankan Polisi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Polsek Ketapang mengusut kasus penyerangan berparang di kawasan eks Golden Sampit yang melukai seorang warga dan membuat warga sekitar panik.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>KOTAWARINGIN TIMUR <\/b>&#8211; Kepolisian Sektor (Polsek) Ketapang mulai mengusut kasus penyerangan menggunakan senjata tajam berupa parang yang melukai GJI alias Acs (33) di kawasan belakang eks Golden Sampit, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Terduga pelaku berinisial Rn (33) telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Ketapang, Anis, membenarkan perkara tersebut kini berada pada tahap penyidikan, sebagaimana diberitakan Kalamanthana, Senin, (15\/06\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cBenar, untuk saat ini proses tahap penyidikan,\u201d ujar AKP Anis saat dikonfirmasi, Senin (15\/6\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peristiwa itu sebelumnya terjadi pada Jumat (12\/06\/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Aksi penyerangan tersebut sempat membuat warga sekitar panik karena terduga pelaku disebut mengejar korban sambil membawa parang di kawasan yang cukup ramai.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan informasi di lapangan, kejadian bermula ketika korban datang menggunakan sepeda listrik ke kawasan Jalan Rahadi Usman I. Tidak lama kemudian, rekannya berinisial Bg juga tiba di lokasi yang sama.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Situasi mendadak tegang ketika Rn muncul dan diduga langsung menghunus parang setelah melihat Bg berada di lokasi. Seorang warga bernama Alpin menyebut terduga pelaku langsung mengayunkan parang ke arah Bg.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cLangsung diayunkan parangnya ke arah Bg,\u201d ujar Alpin, salah seorang warga yang menyaksikan kejadian tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melihat rekannya hendak diserang, Acs berusaha membantu dengan mengambil sepotong kayu untuk menahan serangan. Namun, ayunan parang itu mengenai pergelangan tangan kiri korban hingga menyebabkan luka robek cukup serius.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Warga yang berada di sekitar lokasi mengaku panik karena kejadian berlangsung cepat. Sementara itu, Bg berhasil melarikan diri ke arah Jalan Rahadi Usman untuk menyelamatkan diri. Terduga pelaku disebut masih sempat melakukan pengejaran sambil membawa parang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cOrang-orang langsung berteriak karena takut kena juga. Kejadiannya cepat sekali,\u201d ungkap seorang warga lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah kejadian, terduga pelaku diduga membuang parang di pinggir jalan sebelum melarikan diri dari lokasi. Korban kemudian dievakuasi warga ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit untuk mendapatkan penanganan medis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pihak keluarga korban selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ketapang. Setelah menerima laporan, petugas mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti berupa sebilah parang yang diduga digunakan dalam penyerangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain mengamankan barang bukti, polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi saat kejadian berlangsung. Kapolsek Ketapang mengatakan pihaknya masih mendalami motif dan penyebab keributan tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKorban sudah mendapatkan penanganan medis dan barang bukti senjata tajam sudah diamankan anggota,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Polsek Ketapang mengimbau masyarakat tetap menjaga situasi kondusif dan menyerahkan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum. Penyidikan diharapkan dapat mengungkap secara terang motif penyerangan serta memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Polsek Ketapang mengusut kasus penyerangan berparang di kawasan eks Golden Sampit yang melukai seorang warga dan membuat warga sekitar panik. KOTAWARINGIN TIMUR &#8211; Kepolisian Sektor (Polsek) Ketapang mulai mengusut kasus penyerangan menggunakan senjata tajam berupa parang yang melukai GJI alias Acs (33) di kawasan belakang eks Golden Sampit, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":190954,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2259,2266],"tags":[12786,35352,35979,8824,4158,35350,16777,16611,8516,35978,16942,17016,35351,12668,18262],"class_list":["post-190950","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-tengah","category-kabupaten-kotawaringin-timur-provinsi-kalimantan-tengah","tag-eks-golden-sampit","tag-gji-alias-acs","tag-kapolsek-ketapang-anis","tag-kotawaringin-timur","tag-kotim","tag-mentawa-baru-hulu","tag-mentawa-baru-ketapang","tag-olah-tkp","tag-parang","tag-penyerangan-berparang-sampit","tag-penyidikan-polisi","tag-polsek-ketapang","tag-rn","tag-rsud-dr-murjani-sampit","tag-senjata-tajam"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/190950","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=190950"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/190950\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":190955,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/190950\/revisions\/190955"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/190954"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=190950"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=190950"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=190950"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}