{"id":190960,"date":"2026-06-16T20:04:29","date_gmt":"2026-06-16T12:04:29","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=190960"},"modified":"2026-06-17T02:12:29","modified_gmt":"2026-06-16T18:12:29","slug":"biawak-besar-masuk-rumah-warga-kotim-damkar-bergerak-cepat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/biawak-besar-masuk-rumah-warga-kotim-damkar-bergerak-cepat\/","title":{"rendered":"Biawak Besar Masuk Rumah Warga Kotim, Damkar Bergerak Cepat"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Disdamkarmat Kotim mengevakuasi biawak besar dari rumah warga di Mentawa Baru Hulu hanya dalam enam menit dan mengimbau masyarakat tidak menangkap satwa liar sendiri.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KOTAWARINGIN TIMUR<\/strong> &#8211; Seekor biawak berukuran besar yang masuk ke kamar belakang rumah warga di Jalan S. Parman, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), berhasil dievakuasi petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim pada Selasa pagi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Evakuasi satwa liar itu berlangsung cepat karena petugas hanya membutuhkan waktu sekitar enam menit untuk mengamankan biawak dari dalam rumah warga. Laporan masuk sekitar pukul 07.45 Waktu Indonesia Barat (WIB), kemudian personel penyelamat yang bersiaga langsung bergerak menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar 1,5 kilometer dari Markas Komando (Mako) Damkar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Komandan Regu (Danru) III Disdamkarmat Kotim Supiansyah mengatakan, tim segera melakukan pengecekan setelah menerima laporan dari pemilik rumah, sebagaimana dilansir Detikcom, Selasa, (16\/06\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Setelah menerima laporan, tim langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan evakuasi. Hanya enam menit selesai langsung kita bawa ke markas,&#8221; ujar Supiansyah, Komandan Regu III Disdamkarmat Kotim.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setibanya di lokasi, petugas diarahkan menuju area belakang rumah. Tim kemudian menggunakan peralatan khusus untuk memastikan proses penangkapan berjalan aman, baik bagi penghuni rumah maupun satwa yang ditemukan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Berkat pengalaman dan keterampilan petugas, proses evakuasi berlangsung cepat. Dalam waktu sekitar enam menit, biawak air Asia (Varanus salvator) berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban maupun kerusakan pada bangunan rumah,&#8221; cerita Supiansyah, Komandan Regu III Disdamkarmat Kotim.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Masuknya biawak ke permukiman warga diduga berkaitan dengan kondisi lingkungan sekitar rumah yang berdekatan dengan drainase, sungai, atau kawasan bervegetasi lebat. Kondisi tersebut memungkinkan satwa liar bergerak mendekati area permukiman, terutama saat mencari tempat berlindung atau sumber makanan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Petugas mengingatkan masyarakat agar tidak mencoba menangkap sendiri satwa liar yang masuk ke rumah. Warga diminta segera menghubungi petugas berwenang agar penanganan dilakukan dengan alat dan prosedur yang aman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Langkah tersebut dinilai lebih aman serta dapat meminimalkan risiko bagi warga maupun satwa yang ditemukan,&#8221; pesan Supiansyah, Komandan Regu III Disdamkarmat Kotim.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Disdamkarmat Kotim berharap warga tetap waspada terhadap kemungkinan kemunculan satwa liar di lingkungan permukiman, khususnya di kawasan yang dekat dengan saluran air dan semak. Pelaporan cepat kepada petugas dinilai penting untuk mencegah kepanikan, menghindari korban, serta memastikan satwa dapat dievakuasi tanpa membahayakan manusia maupun lingkungan sekitar. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Disdamkarmat Kotim mengevakuasi biawak besar dari rumah warga di Mentawa Baru Hulu hanya dalam enam menit dan mengimbau masyarakat tidak menangkap satwa liar sendiri. KOTAWARINGIN TIMUR &#8211; Seekor biawak berukuran besar yang masuk ke kamar belakang rumah warga di Jalan S. Parman, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), berhasil &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":190961,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2259,2266],"tags":[35986,35984,35983,18521,13085,13831,27799,20374,8824,4158,35350,16777,5595,35985,35987],"class_list":["post-190960","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-tengah","category-kabupaten-kotawaringin-timur-provinsi-kalimantan-tengah","tag-biawak-air-asia","tag-biawak-besar","tag-biawak-masuk-rumah","tag-damkar-kotim","tag-disdamkarmat-kotim","tag-evakuasi-biawak","tag-jalan-s-parman","tag-keselamatan-warga","tag-kotawaringin-timur","tag-kotim","tag-mentawa-baru-hulu","tag-mentawa-baru-ketapang","tag-satwa-liar","tag-supiansyah","tag-varanus-salvator"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/190960","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=190960"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/190960\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":190962,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/190960\/revisions\/190962"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/190961"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=190960"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=190960"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=190960"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}