{"id":190999,"date":"2026-06-16T17:56:55","date_gmt":"2026-06-16T09:56:55","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=190999"},"modified":"2026-06-17T03:00:33","modified_gmt":"2026-06-16T19:00:33","slug":"nekat-daki-semeru-lewat-jalur-terlarang-13-orang-diamankan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/nekat-daki-semeru-lewat-jalur-terlarang-13-orang-diamankan\/","title":{"rendered":"Nekat Daki Semeru Lewat Jalur Terlarang, 13 Orang Diamankan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Balai Besar TNBTS mengamankan 13 orang yang diduga melakukan pendakian ilegal ke Gunung Semeru dan masih mencari empat orang lain yang diduga masuk melalui kawasan Purbakala.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>JAWA TIMUR <\/b>&#8211; Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) memperketat pengawasan jalur pendakian Gunung Semeru setelah 13 orang yang diduga melakukan pendakian ilegal diamankan di dua lokasi berbeda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain mengamankan 13 orang tersebut, petugas juga masih mencari empat orang lain yang diduga turut masuk ke kawasan Gunung Semeru melalui jalur tidak resmi. Penindakan dilakukan melalui operasi pengawasan di Resort Pengelolaan Taman Nasional (RPTN) Ranupani, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur (Jatim), dan RPTN Taman Satriyan, Kabupaten Malang, Jatim.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari 13 orang yang diamankan, dua orang ditangkap di Ranupani, sedangkan 11 orang lainnya diamankan di kawasan Purbakala, Desa Mulyoasri, Kecamatan Ampelgading, yang masuk wilayah Taman Satriyan, sebagaimana diberitakan Cnn Indonesia, Selasa, (16\/06\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, mengatakan penindakan dilakukan untuk merespons dugaan pendakian ilegal ke Gunung Semeru.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Balai Besar TNBTS mengamankan 13 orang yang diduga melakukan pendakian ilegal ke Gunung Semeru, proses penindakan dilaksanakan melalui Operasi Pengawasan yang dilaksanakan di RPTN Ranupani, Kabupaten Lumajang dan RPTN Taman Satriyan, Kabupaten Malang,&#8221; kata Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha, Selasa (16\/06\/2026)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ke-13 orang tersebut kemudian menjalani pemeriksaan dan proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP) oleh Balai Penegakan Hukum Kehutanan Jawa Bali Nusa Tenggara Kementerian Kehutanan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, dua orang yang diamankan di Ranupani diduga mendaki Semeru melalui jalur tidak resmi yang dikenal dengan sebutan &#8220;ayek-ayek&#8221;. Mereka juga disebut berupaya menghindari Pemandu Pendakian Gunung Semeru Terdaftar (PPGST) saat turun gunung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Keduanya sempat melarikan diri ke area perkebunan. Namun, warga setempat yang mengetahui pergerakan mereka kemudian mengamankan dan menyerahkan keduanya kepada petugas TNBTS.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, pengamanan 11 orang di Taman Satriyan merupakan tindak lanjut patroli petugas di jalur yang dicurigai kerap digunakan sebagai akses pendakian ilegal menuju Gunung Semeru.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Pengawasan di Taman Satriyan sebagai tindak lanjut patroli dan penyisiran oleh petugas di jalur yang dicurigai digunakan menjadi akses pendakian ilegal menuju Gunung Semeru, 11 orang yang diamankan diarahkan turun guna didata dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Operasi pengawasan tersebut belum berakhir. Balai Besar TNBTS masih memburu empat pendaki ilegal lain yang diduga turut menerobos masuk melalui kawasan Purbakala.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pranata Hubungan Masyarakat (Humas) Balai Besar TNBTS, Endrip Wahyutama, mengatakan pihaknya belum dapat memastikan sanksi terhadap 13 orang tersebut karena masih menunggu proses dari Balai Penegakan Hukum Kehutanan Jawa Bali Nusa Tenggara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;[Sanksi] belum, nanti kami akan diberikan informasi oleh pihak penegak hukum,&#8221; ucap dia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pengetatan pengawasan jalur pendakian ini diharapkan dapat mencegah aktivitas ilegal di kawasan konservasi Gunung Semeru sekaligus meningkatkan keselamatan masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan taman nasional. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Balai Besar TNBTS mengamankan 13 orang yang diduga melakukan pendakian ilegal ke Gunung Semeru dan masih mencari empat orang lain yang diduga masuk melalui kawasan Purbakala. JAWA TIMUR &#8211; Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) memperketat pengawasan jalur pendakian Gunung Semeru setelah 13 orang yang diduga melakukan pendakian ilegal diamankan di dua lokasi &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":191004,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[9290,35],"tags":[36031,36030,14719,36033,8186,36034,25447,8325,7996,33782,36024,36032,36025,36027,36028,36029,36026,36023],"class_list":["post-190999","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-jawa-timur","category-berita-nasional","tag-balai-penegakan-hukum-kehutanan","tag-endrip-wahyutama","tag-gunung-semeru","tag-jalur-ayek-ayek","tag-jawa-timur","tag-kawasan-purbakala","tag-kementerian-kehutanan","tag-lumajang","tag-malang","tag-pendaki-ilegal-semeru","tag-pendakian-ilegal","tag-ppgst","tag-ranupani","tag-rptn-ranupani","tag-rptn-taman-satriyan","tag-rudijanta-tjahja-nugraha","tag-taman-satriyan","tag-tnbts"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/190999","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=190999"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/190999\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":191011,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/190999\/revisions\/191011"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/191004"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=190999"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=190999"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=190999"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}