{"id":191231,"date":"2026-06-19T17:13:31","date_gmt":"2026-06-19T09:13:31","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=191231"},"modified":"2026-06-19T17:23:36","modified_gmt":"2026-06-19T09:23:36","slug":"gebyar-museum-sadurengas-bangkitkan-cinta-budaya-pelajar-paser","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/gebyar-museum-sadurengas-bangkitkan-cinta-budaya-pelajar-paser\/","title":{"rendered":"Gebyar Museum Sadurengas Bangkitkan Cinta Budaya Pelajar Paser"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Gebyar Museum Sadurengas 2026 menghadirkan pameran benda pusaka, lomba kreatif, dan program edukasi untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda Paser terhadap sejarah dan budaya daerah.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PASER<\/strong> &#8211; Gebyar Museum Sadurengas 2026 menjadi ruang edukasi budaya bagi pelajar dan masyarakat Paser. Kegiatan yang digelar selama empat hari, 15-18 Juni 2026, di Museum Sadurengas, Tanah Grogot, itu menghadirkan pameran benda pusaka, lomba kreatif, hingga program pembelajaran sejarah bagi generasi muda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-191383\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/6168170364387660021.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"525\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/6168170364387660021.jpg 800w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/6168170364387660021-300x225.jpg 300w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/6168170364387660021-768x576.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/>Kegiatan bertema \u201cPenguatan Peran Generasi Muda Berbudaya Menuju Paser Tuntas\u201d tersebut melibatkan peserta dari Sekolah Dasar (SD)\/Madrasah Ibtidaiyah (MI) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP)\/Madrasah Tsanawiyah (MTs) sederajat se-Paser.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Panitia penyelenggara Gebyar Museum Sadurengas 2026 mengatakan, rangkaian kegiatan diisi dengan pameran benda pusaka milik masyarakat dan koleksi museum, lomba storytelling, lomba vlog Museum Sadurengas, Lomba Cerdas Cermat Museum, serta program Belajar Bersama Museum. Selain itu, gerakan Museum Masuk Sekolah juga menjadi bagian dari agenda tahunan tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Peserta lomba berasal dari tingkat SD\/MI hingga SMP\/MTs sederajat se-Kabupaten Paser. Pada hari pembukaan, pengunjung diajak berkeliling Arena Pameran Benda Pusaka. Sementara itu, kegiatan Belajar Bersama Museum diikuti 100 pelajar SMP&#8221;, ujarnya saat ditemui di sela-sela kegiatan, Kamis, (18\/06\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk kategori lomba, storytelling diikuti guru dari semua jenjang pendidikan. Lomba vlog Museum Sadurengas dibuka untuk umum, sedangkan Lomba Cerdas Cermat Museum diperuntukkan bagi pelajar tingkat SMP\/MTs.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Paser M. Yunus Syam mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Paser berupaya menjadikan museum sebagai ruang edukasi, kreativitas, dan penguatan identitas budaya daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMelalui pelaksanaan Gebyar Museum Sadurengas Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Paser melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berupaya menumbuhkan kecintaan masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap museum, sejarah, dan seni budaya daerah. Kegiatan ini juga menjadi media edukatif dan kreatif untuk memperkenalkan nilai-nilai budaya kepada masyarakat luas,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kadisdikbud Paser juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, dewan juri, guru pendamping, dan peserta yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSaya menyambut baik dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, dewan juri, guru pendamping, serta peserta yang telah berpartisipasi. Berbagai lomba dan aktivitas yang dilaksanakan merupakan wadah yang sangat baik untuk meningkatkan kreativitas, pengetahuan sejarah, serta rasa cinta terhadap budaya daerah,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia berpesan agar peserta menjadikan museum sebagai ruang belajar yang menyenangkan, sekaligus tempat untuk mengenal sejarah dan identitas budaya daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cIkuti kegiatan ini dengan semangat, sportivitas, dan rasa ingin tahu yang tinggi. Dari museum kita dapat memahami perjalanan sejarah, mengenali identitas budaya, dan mengambil pelajaran berharga bagi masa depan,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui Gebyar Museum Sadurengas 2026, generasi muda Paser diharapkan semakin melek sejarah, bangga terhadap budaya daerah, serta mampu berperan dalam pembangunan daerah melalui jalur kebudayaan. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Wiwik Rahmawati | Penyunting: Nursiah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gebyar Museum Sadurengas 2026 menghadirkan pameran benda pusaka, lomba kreatif, dan program edukasi untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda Paser terhadap sejarah dan budaya daerah. PASER &#8211; Gebyar Museum Sadurengas 2026 menjadi ruang edukasi budaya bagi pelajar dan masyarakat Paser. Kegiatan yang digelar selama empat hari, 15-18 Juni 2026, di Museum Sadurengas, Tanah Grogot, itu menghadirkan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":76,"featured_media":191234,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,26,477],"tags":[36649,17443,36648,14883,36642,36650,36646,36647,33238,36645,36643,540,23630,10134,36644,1899],"class_list":["post-191231","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-paser","tag-benda-pusaka","tag-budaya-paser","tag-cerdas-cermat-museum","tag-disdikbud-paser","tag-gebyar-museum-sadurengas-2026","tag-generasi-muda-berbudaya","tag-lomba-storytelling","tag-lomba-vlog","tag-m-yunus-syam","tag-museum-daerah","tag-museum-sadurengas","tag-kabupaten-paser","tag-pelajar-paser","tag-pemkab-paser","tag-sejarah-paser","tag-tanah-grogot"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/191231","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/76"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=191231"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/191231\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":191384,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/191231\/revisions\/191384"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/191234"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=191231"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=191231"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=191231"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}