{"id":191249,"date":"2026-06-18T13:00:35","date_gmt":"2026-06-18T05:00:35","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=191249"},"modified":"2026-06-18T22:06:25","modified_gmt":"2026-06-18T14:06:25","slug":"polisi-dalami-motif-penyiraman-cairan-kimia-di-kubu-raya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/polisi-dalami-motif-penyiraman-cairan-kimia-di-kubu-raya\/","title":{"rendered":"Polisi Dalami Motif Penyiraman Cairan Kimia di Kubu Raya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Polres Kubu Raya masih mendalami dugaan penyiraman cairan kimia terhadap pasangan suami istri di Sungai Ambawang serta meminta publik tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KUBU RAYA <\/strong>&#8211; Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya meminta masyarakat tidak berspekulasi terkait kasus penyiraman cairan kimia yang melukai pasangan suami istri di Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya. Polisi memastikan penyidikan masih berjalan untuk mengungkap fakta hukum, termasuk motif dan dugaan peristiwa lain yang disebut menjadi pemicu aksi tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peristiwa penyiraman itu terjadi di Kompleks Mes Permanen Avdeling 4 Perseroan Terbatas (PT) GAN 2, Kecamatan Sungai Ambawang, Selasa, (19\/05\/2026) sekitar pukul 13.15 Waktu Indonesia Barat (WIB). Seorang pria berinisial ME diduga menyiramkan cairan kimia ke arah pasangan suami istri berinisial YS dan EA.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Akibat kejadian tersebut, YS mengalami luka bakar pada bagian wajah hingga tubuh. Sementara itu, EA mengalami luka bakar pada bagian wajah dan lengan kanan. Keduanya kemudian mendapat perawatan medis karena luka yang diduga disebabkan cairan bersifat korosif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Polisi menduga cairan yang digunakan dalam peristiwa itu merupakan \u201ccuka getah\u201d, bahan kimia yang biasa digunakan dalam proses pembekuan getah karet. Cairan tersebut diduga diperoleh pelaku dari lingkungan pekerjaannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari pemeriksaan awal, penyidik mendalami dugaan bahwa tindakan ME dipicu rasa sakit hati dan kecemburuan. ME diduga meyakini YS telah melakukan pemerkosaan terhadap istrinya. Namun, kepolisian menegaskan dugaan tersebut belum dapat disimpulkan sebelum seluruh alat bukti dan keterangan saksi terkumpul.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Kubu Raya, Ambril, melalui Kepala Subseksi Penerangan Masyarakat (Kasubsie Penmas) Polres Kubu Raya, Ade, mengatakan penyidik masih bekerja untuk mengungkap seluruh rangkaian kejadian secara objektif, sebagaimana diberitakan Pontianak Post, Rabu, (17\/06\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kasus ini masih dalam penyelidikan dan penyidikan mendalam. Kami sedang bergerak cepat memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan alat bukti di lapangan. Target kami jelas, membuat kasus ini terang benderang berdasarkan fakta hukum yang objektif, bukan sekadar opini yang berkembang,&#8221; ujar Ade kepada awak media, Rabu, (17\/06\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ade mengatakan penyidik tidak hanya mendalami dugaan tindak pidana penyiraman cairan kimia, tetapi juga klaim yang disebut menjadi alasan pelaku melakukan aksinya. Menurut dia, seluruh fakta harus diuji melalui proses hukum yang sah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Semua masih kami dalami. Kami tidak ingin berasumsi dan akan bekerja berdasarkan fakta serta alat bukti yang sah,&#8221; katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kasus tersebut sebelumnya ramai dibicarakan di berbagai platform media sosial. Sejumlah narasi dan dugaan beredar di tengah masyarakat setelah peristiwa itu mencuri perhatian publik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Polres Kubu Raya juga mengingatkan masyarakat agar memberi ruang kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk menuntaskan penyidikan. Polisi meminta warga tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi karena dapat mengganggu proses pengungkapan perkara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kami meminta masyarakat mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada Polri. Kami bekerja secara profesional, terukur, dan patuh pada koridor hukum yang berlaku. Berikan kami waktu untuk menegakkan keadilan yang seadil-adilnya,&#8221; pungkas Ade. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Polres Kubu Raya masih mendalami dugaan penyiraman cairan kimia terhadap pasangan suami istri di Sungai Ambawang serta meminta publik tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. KUBU RAYA &#8211; Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya meminta masyarakat tidak berspekulasi terkait kasus penyiraman cairan kimia yang melukai pasangan suami istri di Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya. Polisi &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":191263,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2273,481,32],"tags":[36460,36461,36457,36459,3189,36458,16942,36456,9815,18505,36462,16373,14209],"class_list":["post-191249","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kasus","category-kabupaten-kubu-raya-sungai-raya-provinsi-kalimantan-barat-kalbar","tag-ade-polres-kubu-raya","tag-ambril-polres-kubu-raya","tag-cuka-getah","tag-kasus-kriminal-kubu-raya","tag-kubu-raya","tag-pasutri-disiram-cairan-kimia","tag-penyidikan-polisi","tag-penyiraman-cairan-kimia","tag-polres-kubu-raya","tag-pontianak-post","tag-pt-gan-2","tag-sungai-ambawang","tag-viral-media-sosial"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/191249","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=191249"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/191249\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":191264,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/191249\/revisions\/191264"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/191263"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=191249"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=191249"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=191249"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}