{"id":191756,"date":"2026-06-21T14:38:36","date_gmt":"2026-06-21T06:38:36","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=191756"},"modified":"2026-06-22T06:44:15","modified_gmt":"2026-06-21T22:44:15","slug":"as-iran-berunding-di-swiss-konflik-lebanon-jadi-ujian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/as-iran-berunding-di-swiss-konflik-lebanon-jadi-ujian\/","title":{"rendered":"AS-Iran Berunding di Swiss, Konflik Lebanon Jadi Ujian"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>AS dan Iran kembali berunding di Swiss untuk membahas program nuklir dan gencatan senjata Lebanon di tengah bentrokan Israel-Hizbullah serta ancaman penutupan Selat Hormuz.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>SWISS <\/b>&#8211; Keberlanjutan gencatan senjata di Lebanon menjadi ujian utama dalam perundingan lanjutan Amerika Serikat (AS) dan Iran di Swiss, Minggu (21\/06\/2026). Pertemuan tersebut juga membahas program nuklir Iran di tengah bentrokan Israel dan Hizbullah serta ancaman Teheran kembali menutup Selat Hormuz.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Delegasi Iran dan Wakil Presiden (Wapres) AS JD Vance telah tiba di Swiss untuk mengikuti pembicaraan. Vance mengatakan perundingan akan dipusatkan pada penyelesaian isu nuklir Iran dan upaya menjaga gencatan senjata di Lebanon.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Saya berharap bisa membuat kemajuan dalam isu nuklir, membuat kemajuan dalam isu gencatan senjata Lebanon. Itu dua hal besar yang menurut saya akan menjadi fokus kami,&#8221; kata Vance.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pertemuan itu semula dijadwalkan berlangsung pada Jumat (19\/06\/2026). Namun, agenda tersebut ditunda pada menit-menit terakhir setelah Israel melancarkan serangan ke Lebanon menyusul tewasnya empat tentaranya dalam pertempuran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Washington kemudian mengumumkan gencatan senjata baru di Lebanon pada Jumat malam. Penghentian pertempuran tersebut menjadi salah satu syarat dalam kesepakatan awal antara AS dan Iran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun, gencatan senjata belum sepenuhnya meredakan ketegangan. Pasukan Israel dan Hizbullah kembali terlibat bentrokan pada Sabtu (20\/06\/2026), sementara kedua pihak saling menuding sebagai pelanggar kesepakatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rangkaian perkembangan itu, sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Minggu (21\/06\/2026), membuat konflik Lebanon tidak lagi sekadar persoalan keamanan setempat, tetapi juga menjadi faktor penentu kelanjutan diplomasi AS dan Iran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Iran merespons serangan Israel di Lebanon dengan menyatakan akan kembali menutup Selat Hormuz, jalur strategis bagi pelayaran dan perdagangan energi dunia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Selat Hormuz akan ditutup untuk lalu lintas kapal,&#8221; demikian pernyataan komando militer Iran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Delegasi Iran dalam perundingan tersebut terdiri atas Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf dan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei mengatakan Teheran akan menuntut pihak-pihak terkait melaksanakan komitmen yang telah disepakati.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Jika tidak, seluruh kesepahaman akan berada dalam masalah,&#8221; kata Baqaei.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari pihak AS, negosiator Jared Kushner dan Steve Witkoff telah lebih dahulu berada di Swiss untuk menangani aspek teknis perundingan. Pakistan juga mengirim Perdana Menteri Shehbaz Sharif dan Panglima Militer Asim Munir, sedangkan Qatar terlibat sebagai mediator.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Situasi keamanan di Lebanon masih tidak stabil. Israel melaporkan seorang tentaranya kembali tewas dalam pertempuran sehingga jumlah tentaranya yang meninggal sejak kesepakatan AS-Iran tercapai menjadi lima orang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pejabat militer Israel menyatakan pasukannya telah diperintahkan menghentikan tembakan, tetapi tetap menjalankan operasi defensif di zona keamanan. Israel mengeklaim serangan terbaru dilakukan setelah Hizbullah menembakkan lebih dari 50 proyektil ke arah pasukannya di Lebanon selatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hizbullah membantah tuduhan tersebut dan menuding Israel berupaya menyusup ke Perbukitan Ali Taher, kawasan strategis yang menghadap Nabatieh. Kelompok itu menyatakan para pejuangnya bertindak untuk merespons pergerakan pasukan Israel.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Media pemerintah Lebanon melaporkan serangan udara Israel terjadi di sekitar 20 lokasi. Otoritas setempat mencatat lebih dari 30 orang tewas, sedangkan Kementerian Kesehatan Lebanon menyebut jumlah korban meninggal akibat keseluruhan pertempuran telah melampaui 4.000 orang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Anggota Parlemen Lebanon dari Hizbullah, Hassan Fadlallah, menegaskan kelompoknya akan melakukan perlawanan apabila mendapat serangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kami memiliki hak penuh untuk menghadapi musuh ini ketika mereka menyerang kami,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, Duta Besar Israel untuk AS Yechiel Leiter menyatakan Hizbullah merupakan pihak yang lebih dahulu melanggar gencatan senjata. Menurut dia, tindakan militer Israel merupakan bentuk pertahanan dari serangan yang dikategorikan sebagai aksi teror.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Keberhasilan negosiasi di Swiss kini bergantung pada kemampuan para pihak menjaga penghentian pertempuran di Lebanon, melaksanakan komitmen awal, dan mencegah ketegangan di Selat Hormuz berkembang menjadi krisis kawasan yang lebih luas. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>AS dan Iran kembali berunding di Swiss untuk membahas program nuklir dan gencatan senjata Lebanon di tengah bentrokan Israel-Hizbullah serta ancaman penutupan Selat Hormuz. SWISS &#8211; Keberlanjutan gencatan senjata di Lebanon menjadi ujian utama dalam perundingan lanjutan Amerika Serikat (AS) dan Iran di Swiss, Minggu (21\/06\/2026). Pertemuan tersebut juga membahas program nuklir Iran di tengah &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":191758,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2254],"tags":[15084,9642,4250,37297,37295,19787,7908,7612,2496,33624,19801,15078,7906,19316,16069,9533,19803,8589,15308,19157,37296,4833],"class_list":["post-191756","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-berita-internasional","tag-abbas-araghchi","tag-amerika-serikat","tag-as","tag-asim-munir","tag-esmaeil-baqaei","tag-gencatan-senjata-lebanon","tag-hizbullah","tag-iran","tag-israel","tag-jared-kushner","tag-jd-vance","tag-konflik-timur-tengah","tag-lebanon","tag-mohammad-bagher-ghalibaf","tag-negosiasi-as-iran","tag-pakistan","tag-program-nuklir-iran","tag-qatar","tag-selat-hormuz","tag-shehbaz-sharif","tag-steve-witkoff","tag-swiss"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/191756","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=191756"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/191756\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":191766,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/191756\/revisions\/191766"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/191758"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=191756"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=191756"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=191756"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}